
Akhirnya , hari yang dinantikan tiba, Renata memperhatikan pakaian mami ,mbok Siti. dan Claudia, pakaian mereka berbahan yang sama, berwarna pink, mami Adi persiapkan dsn di jait desainer yang sama dengan pakaian keluarga Adi. Warna pakaian dari keluarga Adi putih, sengaja di bedakan, agar tamu tahu, mana keluarga perempuan dan mana keluarga laki - laki .
Renata melihat mami , mbok Siti dan Claudia di rias, demikian juga dirinya .
Renata memakai dres berwarna putih. Renata begitu cantik .
Renata di apartemennya , sudah selesai di rias. Ketika Anita mengatakan , pengantin Pria susah tiba di apartemen Renata, sedang menuju apartemen mereka , Detak jantung Renata semakin berpacu .
Di depan , sudah ada pasukan Renata menghadang sang pengantin pria, mereka membuat ritual, dan keusilan.
Ketika Adi sampai dan lift terbuka, Teguh mengatakan, kalau mau aman jalan, harus memberi ampau , Teguh dan Adi tertawa .
" Nih ampau buat kamu Guh, apa udah bisa aku jalan ke apartemen Tata?".
" Satu bro? tuh di kantong tebal banget, "ujar Teguh.Teman adi Louise pun tertawa.
Adi memberi 1 ampau lagi.
" Silakan, "ujar Teguh.
Tidak berapa jauh ketika melangkah, Adi melihat Dian disana .
" Kamu kan gak suka pedas, sedangkan Tata suka. Untuk melihat kesungguhan kamu, kamu harus makan Tteokbokki.
(Tteokbokki adalah makanan Korea berupa tteok dari tepung beras yang dimasak dalam bumbu gochujang yang pedas.)
__ADS_1
" Dimakan sendiri, tanpa di bantu pasukan, " ujar Dian menahan senyuman.
Adi memakan tteokbokki dengan bersusah payah, beberapa.kali minum.
Adi lulus di tantangan ke dua .
" Eitssss, stop," ujar Anita.
" Tantangannya kamu harus nyanyi sambil main biola, kemudia Rayu Tata dari pesan Wa, " ujar Anita.
Adi tersenyum, tidak menduga , temannya Tata se usil ini mengerjain dia.
Adi pun bernyanyi, menyayikan lagu Everyday I love you.
Di tantangan terakhir, Adi melihat Raka. Raka terlihat menyembunyikan hatinya yang sedih. Adi cukup paham .
" Renata gadis yang baik, penyayang, peduli, walau dia tidak menerima kasih sayang dari mami dan papinya sejak dari kecil, dia sangat tabah dan berusaha selalu kuat. Aku berharap kamu bisa bahagia kan Tata, seorang dokter sangat sibuk, kamu bisa mengerti profesinya, dia juga punya mami dan ponakan yang harus dia perhatikan, jika dia kurang memperhatikan mu, kamu harus mengerti.Lebih mengerti dia, lebih menyayangi dia . Jangan pernah tidak setia, karena papinya seorang pria yang buruk dalam hal kesetiaan, trauma pasti.ada, namun dia berusaha tegar ."
" Jika kamu menyakiti dia, aku dan teman teman yang lain, akan membuat perhitungan sama kamu Di," ujar Raka menatap serius Adi.
" Kamu wajib bahagia kan Tata, menjadi suami , teman hidup, dan papa yang baik, pasangan yang pengertian, dan menghargai isteri.Jadilah pria sejati, jika kamu gagal, maka berusahalah, ".
" Aku ingat kata - kata mu Ka, selagi kamu hidup, dan yang lainnya, kalian akan melihat aku, membahagiakan Renata."
Raka dan Adi saling berpelukan.
Raka mengetuk kamar Renata .
__ADS_1
Raka memandang Renata.
" Kamu sangat cantik Ta , sayang kamu memilih nya ,bukan aku. Kamu janji. harus bahagia, doakan aku, bisa sembuh dari perasaan padamu ."
Renata memeluk Raka .
" Kamu selalu menjadi teman, saudara terbaik ku," ujar Renata.
" Calon mu udah nunggu, menghadapi beberapa rintangan dari kami . Jangan nangis, bahagialah Ta...kamu selalu menjadi Tata ku, " ujar Raka terisak sedih.
Raka meraih tangan Renata .Mereka berjalan keluar dari kamar .
" Aku serahkan temanku padamu Di, kamu harus bahagiakan dia, " ujar Raka mengusap air matanya.
" Maaf Ta, maaf selama ini mami banyak salah sama kamu, mami tulus mendoakan kebahagiaan mu, kelak jika ada kehidupan, jangan pernah mempunyai orangtua seperti mami dan papi , kami orangtua yang payah, orang tua yang salah, ujar mami Renata menangis terisak isak."
Teman Renata juga menangis, mereka plaing tahu, gimana perlakuaan mami dan papi Renata padanya.
Sang penata rias merapikan dandanan Renata, Renata menaiki mobil bersama Adi.Teman dan keluarga nya menyusul di belakang.
🤵👰🤵👰🤵👰🤵👰🤵👰🤵👰
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1
Adi memberikan bunga tangan untuk Renata, dan Renata memasang bunga di jas Adi .
"