
Untuk mendapatkan gelar dr. (dokter) di depan nama kamu tidaklah mudah. Kamu perlu menjalani serangkaian proses yang panjang mulai dari belajar S-1 Kedokteran dan mendapatkan gelar S.Ked., lalu menjalani Program Profesi atau KOAS, mengikuti ujian sertifikasi, dan melakukan internship agar mendapat Surat Tanda Registrasi atau STR untuk dokter. Jika ingin mengambil gelar spesialis, maka kamu harus menjalani lagi pendidikan yang lebih panjang lagi.
Untuk mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked.) kamu harus berdarah-darah berjuang agar lulus di ujian teori tertulis, ujian OSCE, dan ujian SOCA atau oral. Pembelajaran di fakultas kedokteran berbeda dengan fakultas-fakultas lainnya karena kamu akan belajar dengan sistem blok. Dalam tiap satu blok, kamu akan mempelajari satu sistem organ secara keseluruhan mulai dari fungsi, penyakit, obat, cara pemeriksaan, sampai dengan interpretasi hasil laboratorium.
Untuk mengevaluasi apakah kamu sudah paham suatu blok atau belum diadakan ujian teori tertulis setiap akhir blok yang terdiri dari soal pilihan ganda yang bisa mencapai 500 butir. Gak berhenti di situ, kamu harus menjalani ujian OSCE di setiap akhir blok atau akhir semester. Di dalam ujian ini kamu akan berpura-pura menjadi dokter dan mendiagnosa pasien. Tapi pasiennya masih bohongan alias manekin di depan dokter penguji. Ini merupakan ujian paling mendebarkan karena kamu langsung diuji di depan dosen penguji dengan waktu terbatas sehingga gak boleh panik dan tetap berpikiran jernih jangan sampai salah diagnosa.
Gak kalah ngerinya dengan OSCE, ada juga namanya ujian SOCA atau ujian lisan atau ujian oral di tiap akhir 2 semester di dalam ujian ini kamu harus bisa menjelaskan secara lisan dari kasus yang ditanyakan mulai dari konsep, tindakan, alasan, ekspektasi, dan treatment apa yang akan kamu ambil dari kasus yang ditanyakan. Di sini diperlukan kemampuan komunikasi dan menyampaikan pendapat yang baik agar apa yang kamu katakan sesuai dengan apa yang ada di otak kamu.
Setelah mendapatkan gelar S.Ked. kamu masih belum resmi jadi dokter loh. Jika ingin jadi dokter, kamu harus mengambil program profesi atau lebih familiar dengan istilah KOAS. Di dalam program profesi ini kamu akan menjalani kuliah lagi selama kurang lebih 2 tahun atau +14 stase. Di dalam KOAS ini, kamu akan dirotasi ke berbagai bagian di rumah sakit untuk mempelajari berbagai macam kasus dokter .
Ada juga ujian yang langsung berkaitan dengan stase yang dijalani, contohnya ujian membaca foto rongten pada stase radiologi.
Renata cukup keteteran, mengurus Claudia, maminya , tetapi mbok Siti dan pengasuh Claudia banyak membantunya. Yanti sang asisten di Jakarta, serta Rain asisten yang menangani Resto di Singapura dan Jerman, sangat aanyak membantu Renata, di saat sibuk koas.
Renata tidak bisa menghindar, kehadiran Adi , memberinya semangat, buat menyelesaikan koasnya. Walau banyak tantangan, Renata selalu berjuang, demi cita - citanya .
Raka sama sekali tidak mau mundur, Adi juga. Mereka tetap berada di sekitar Renata.
__ADS_1
Lain lagi para dokter senior, yang menyatakan cintanya pada Renata, banyak buket bunga, coklat dan aneka makanan , Renata dapatkan itu semua setiap hari, ditolak, gak nyerah .
Ketika shift malam, Adi sering mendatangi Renata, memberi sup herbal buat Renata minum, mengantar makanan, dan jika Renata shift malam, maka Claudia, mami nya akan Adi jaga. Karena kalau dulu Raka selalu membantu Renata , jika ke luar kota. di tolak , Raka tetap ngotot bantu .
Perasaan Renata pada Adi semakin berkembang, gimanapun mereka sering bersama .
Dan apa yang Renata rasakan, pada Raka dan Adi , sangat berbeda.
Raka.
Sejauh apapun Renata menjaga jarak, dia tetap mendekatkan diri, sejauh apapun penolakan Renata , dia sudah berkulit badak, itu selalu Raka katakan.
" Ka, please jangan seperti ini, aku gak mau melukai kamu ".
" Aku siap terluka, tetapi menyuruhku menjauhimu, tidak mudah Ta. Aku tahu, perasaan kamu pada Adi tidak pernah usai kan?".
__ADS_1
" Ya....," ujar Renata.
" Kenapa hanya dia, dari sekian banyak pria Ya?".
" Kenapa kedekatan kita selama ini, apa belum cukip membuatmu sedikit merasakan perasaanku Ta? " ,tanya Raka.
" Perasan gak bisa di atur Ka, berjalan sendiri, apa adanya. Berhentilah Ka, liat, begitu banyak sosok yang menyukai kamu, kita just friends Ka".
" Aku gak bisa Ta, gak bisa".
" Aku mencintainya Ka, aku tidak bisa menerima kamu, maaf...., aku menerkma Adi , aku akan lebih menyakiti kamu, kalau kita menjalaninya , makasih , selama ini kamu sudah sangat banyak membantu aku, makasih, aku sudah berjuang menerima kamu, tetapi hati ini tidak bisa, dan maafkan aku, salahkanlah aku dengan semua ini Ka. Marahi aku, jauhi aku, tetapi aku tidak mau membohongi kata hatiku, tidak mau membohongi kamu , "ujar Renata berjalan keluar, setelah shift malamnya.
Renata menghapus air matanya .Dan ketika pergelangan tangannya di genggam seseorang, Renata menoleh dengan linangan air mata.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Like yang banyak yah
__ADS_1
Vote
Koment