My Aunty Is My Mom

My Aunty Is My Mom
Koas


__ADS_3

Renata membuka pintu apartemennya dan terkejut saat melihat Adi keluar dari apartemen , tepat apartemen Renata .


" Kokk..., Renata bengong".


" Mas tetangga kamu ".


" A...apaaaa?".


Renata menatap Adi seakan tidak percaya.


" Mau masuk Ta?".


Renata menggeleng.


" Aku buru- buru mas, koas pertama kali ".


Adi memberikan bujet bunga pada Renata .


Renata bengong kembali.


" Mas antar".


" Aku pergi sendiri aja mas," ujar Renata.


" Sudah sarapan?".


Adi menarik Renata memasuki apartemennya. Renata membeku, melihat begitu banyak potret mereka berdua disana.




Mata Renata berkaca- kaca.


" Koko sengaja ngajakin buat liat ini semua?".


" Ya, biar kamu mengingat kisah kita sampai kapanpun tidak akan usai."


" Aku akan berusaha, agar kamu melihat , aku tak pernah meninggalkanmu yaaang", ujar Adi mebatap Renata dengan tatapan penuh perasaan.


Adi memeluk Renata dengan erat .


Mengelus rambut Renata.


" Jangan pernah tutup dirimu ".


Renata mengambil tas nya . Adi sudah selesai mengotak kan sandwich buat Renata.

__ADS_1


" Biar koko antar, nanti koko akan menjemput kamu Ta".


" Tidak ada penolakan".


Renata dan Adi berlari di koridor apartement, memasuki lift, Adi melindungi Renata ,karena padatnya lift , karena aktifitas pagi .


Adi dan Renata saling bertatapan.


Adi mengerat kan pelukan nya, kedua mata mereka saling bertatapan.


" Kabari koko, jam berapa pulang ".


Renata hanya mengangguk .


Adi mengantarkan Renata , kemudian Renata pun bergegas memasuki rumah sakit .


Renata menuju meja kerjanya, yang di tunjukkan seorang perawat .


Renata mengambil stetoskopnya .


" Mahasiswa yang koas, momor induk 8811, 9725, 8321, 6452, 7011 , bertugas di UGD, Yang lainnya di poliklinik, liat pembagian di poliklinik mana , ujar seorang kepala perawat ."


Renata dan Raka berada di satu tim, menangani pasien UGD.


Teori tidak sama dengan praktek, itulah yang di alami Renata , Raka dan teman temannya .


Renata melihat inilah wilayah yang harus dia tahlukkan. Seorang dokter pendamping , meminta keterangan dan analisis Renata, detak jantung tidak normal, ada pendarahan di area perut, akibat luka tusukan, " ujar Renata.


" Bawa buat di USG bagian perutnya, ujar sang dokter, bergegas, teriak sang dokter."


Renata dan seorang perawat pun bergegas mendorong sang pasien buat di USG bagian perutnya .


Renata kemudian membawa hasil UG, menemui sang dokter.


Ada pendarahan dokter, di bagian perut. Namun dugaan saya Aneurisma aorta ," ujar Renaata.


Sang dokter pendamping pun mengecek kondisinya pasien.


" Siapkan ruang operasi, pertemukan saya dengan keluarga pasien, " ujar sang dokter .


Sang perawat pun mengangguk .


" Kamu , kamu dan kamu, liat , perhatikan dokter senior ketika menjait luka ."


Renata , Raka dan Tifani, melihat seorang dokter wanita dengan sigap menjait luka sang pasien.


Ketika makan siang, mereka gantian makan,bahkan bergegas.

__ADS_1


Beginilah dunia kedokteran , di tempatkan di UGD selalu sibuk non stop, sudah pasti lelah, namu penyebabnya, keluhan dan diagnosa nya apa.


" Kenalkan saya Sandi," ujar seorang dokter senior, dokter bedah".


Renata , Raka, Tifani terdiam melihat wajah seram sang dokter.


Keren sih, tapi suaranya sangat tegas dan menakutkan, ujar Renata dalam hati.


" Liat cara saya menjait, dan kalian harus mampu, karena bagian UGD sellau daerah paling sibuk dan Urgent."


Dokter itu pun dengan cekatan menyuntik bius di tangan pasien dan menjait luka sang pasien.


" Pasang infus pasien itu, " sang dokter melototkan matanya pada Renata .


Renata bergegas memasang infus pada pasien, di awasi sang dokter.


" Tidak sia - sia , nilai kamu terbaik, dan mendapatkan predikat di kampus ternama , bahkan mendapatkan beasiswa penuh," ujar sang dokter.


" Jangan gedek rasa, minggu depan ,kamu sudah bisa menjait luka pasien, dan sudah bisa memasang ventilator. Dan ini berlaku buat kalian juga," ujar sang dokter .


" Kalian juga akan saya ajari melakukan Trakeostomi, ujar sang dokter senior yaitu dokter Sandi ."


Trakeostomi adalah tindakan bedah untuk membuat lubang pada saluran udara (trakea) agar dapat dipasangi tabung pernapasan. Tujuan utama dilakukannya prosedur ini adalah untuk memudahkan masuknya oksigen ke paru-paru pasien.


Trakeostomi biasanya dilakukan untuk menangani kondisi darurat medis atau penyakit tertentu yang menyebabkan pasien mengalami hambatan jalan napas atau gagal napas. Prosedur ini dilakukan dengan operasi dan perlu dipantau dengan ketat.


Para dokter senior ,terbengong melihat sosok Renata ,mengantri mengambil makanan.


UGD adalah pusat menimbah ilmu, banyak kasus yang ada disana , dan akan menjadi sumber ilmu dan pengalaman berharga.


Ketika sore pukul 6 , Renata pun keluar dari rumah sakit, dia lupa mengabari Adi, namun Adi sudah berada di pintu keluar.


" Sama mas aja Ta".


" Kami sudah janjian, "ujar Adi meraih tangan Renata.


" Aku akan mengunjungimu Ta".


" Istirahatlah mas, hari ini sangat melelahkan, " ujar Renata perlahan berjalan memasuki mobil Adi.


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2