My Aunty Is My Mom

My Aunty Is My Mom
Perjalanan Hidup


__ADS_3

Pertemuan Renata dengan kokonya, begitu singkat, dan Renata masih syok dengan semua penuturan sang koko .


Hidup nya seperti jungkir balik.


Renata menatap langit - langit kamarnya.Sebuah alamat, foto, dikirim kokonya melalui handphone berbeda, Renata mengelus foto ponakannya.


Bertapa egoisnya seorang ibu, bisa mengorbankan anaknya, meninggalkan begitu saja. Malahan seorang papi yang merawat dan peduli sama buah hatinya, keterlaluan , dalam hati Tata.


" Zaman semakin edan, perempuan harusnya mempunyai hati lembut, hanya karena lelah. mengurus anak yang menderita autis, atau dia malu, anaknya berbeda dari anak lainnya? keterlaluan...., Renata beguman dalam hatinya.


Renata pun tertidur, ketika jam menunjukkan pukul 3 pagi.


Karena kesulitan tidur, Renata paginya kepayahan bangun, untung aja ada Dara Palita, kakak Kelas yang baik, dan Andien yang menjadi tetangganya .


Para senior hari ini menempati ruangan ujian anak SMP dan di gabung dengan kelas mereka, sedangkan anak kelas 1 dan 2 SMA tetap sekolah .


" Ta....., jerit Raka mengejar langkah Renata".


" Sttttt...minim suara bro. anak kelas 3 ujian semesteran lohhh, kena damprat bu alagan , baru puyeng".


" Mata kamu kenapa Ta? bertengkar sama si koko?".


" Kepo dehhhh, ".


" Apa ada adegan pecah belah melayang Ta ?"


" Kumatttt, " ujar Renata.


" Ciusss cinnnnnn".


" Jangan panggil cin kang mas, panggil aja Tata, okey".


" Sarapan yuk Ka, lapar".


" Kamu kenapa. kusut banget sihhhh".


" Lagi pusing aja, banyak pikiran".


" Ihhh, belum lagi opung opung, udah banyak kali yang kau pikirkan boruuuuu."( Raka meniru logat pak Sinaga, berbicara bahasa logat batak).

__ADS_1


" Agoiiii amang...agoiii amang....., " ujar Renata.


Renata dan Raka tertawa ngakak berdua .


" Kalau di kantin , makannya nih aja, mie goreng, nasi goreng, " ujar Raka.


" Mie samyang...., kita makan mie samyang aja deh Ka, mumpung bad mood," ujar Renata.


" Taruhan, siapa yang bisa habisin 1 porsi lebih cepat, boleh minta apa aja, " ujar Raka.


" Okeyyyy, deal yahhhh, " ujar Renata.


Mereka pun menunggu mie samyang mereka di masak Bu Aniz ibu pengelola kantin.


" Ihhh, ngedate gak modal, di kantin pula, " ujar Anita .


" Maklum, belum sarapan Sista, mau gimana lagi, bokap and nyokap valentine romantis abis , sampai travelling ke pulau dewata, anak semata wayang di tinggal pergi, mana pembantu di suruh balik ke kampung, si mami takut aku kerjain tuh pembantu", ujar Raka.


" Makanya , jangan gatellll, " ujar Teguh.


" Selain Tata, Renata Aurelia Kusuma, tidak ada yang bisa menggetarkan hatiku," ujar Raka.


" Move on dong bang....., udah 2021 lohhhhh," ujar Dina .


" Tepat jam sepuluh pagi, lima puluh tahun yang lalu


Dengan ucapan Bismillahhirrahmaanirrahim, saya melangkah


Bertemu yang dilahirkan untuk saya dan saya untuk Ainun


Alunan budaya Jawa bernafaskan Islam, menjadikan kita suami istri


Melalui pasang surut kehidupan, penuh dengan kenangan manis


Membangun keluarga sejahtera, damai dan tentram, keluarga sakinah".


" Tumben hapal bro, kamu demam? ," ujar Renata dengan wajah serius.


Teguh, Anita, Dina tertawa ngakak.

__ADS_1


" Kalau soal cinta , EQ dan IQ nya jalan nih mahluk, tetapi kalau udah mood nya hilang, pasti tidur di kelas, " ujar Teguh.


" Ka , itu puisi nya pak **. habibie mau menikahi Ibu Ainun lohhh, kok yang itu sihhh yang kamu hapal, buat aku..., " ujar Renata.


" Aku mau meng halal kan kamu Ta, serius", ujar Raka menatap serius pada Renata .


" Kumat lagi dehhh, " ujar Renata sengaja mengalihkan pembicaraan.


" Samyaang nya datang cantikkkk, hati- hati taruhannya Ta, manatau Raka menang, hayooo, di halalin lohhh, "ujar bu Ani.


" Ehhh, gak ada ya minta yang gituan ya Ka, gak mau akuuu, serius, " ujar Renata.


" Mau dong Ta..., " ujar Raka.


" Ihhhh, licik dehhhhh, malas ahhh, aku gak usah makan aja."


Raka meraih tangan Renata.


" Iya...iya...gak minta mau meng halal kan kamu, yang lain aja dulu, mas Raka sabar dek, nungguin kamu".


" Parah nih, kesambet dehhh, tadi lewat kuburan ya bro, " ujar Teguh ngakak.


" Kalian ..., dukung dong perasaan aku sama Tata".


" Kamu mau jadi pembinor atau pelakor atau apalah , istilah jaman nowww?" tanya Dina.


" Jahat...," ujar Raka .


" Yukkk, bergegas amkan, udah mau bel loh 15 menitan lagi", ujar Teguh.


" Aku jadi juri, bersiap ...1....2.....3..., " ujar Anita .


Raka dan Renata pun makan mie samyang nya.


" Siapakah yang menang???Hayoooo tebak.Si ucok atau si butet, "ujar Anita.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Like yang banyak ya 🥰

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2