
Melihat adiknya menundukkan pandangan, bara berusaha menghibur adiknya itu.
“ kau akan segera bisa berjalan lagi, kita akan mencari dokter terbaik. jika perlu kita akan pergi keluar negri agar kau bisa segera berjalan. " ucap bara bersemangat.
“ kak, aku tidak mau pergi jauh dan meninggalkan istriku. aku akan berobat disini walaupun harus membutuhkan waktu yang cukup lama. ” jawab yori.
“ aku benar – benar tidak bisa memikirkan hal apa yang telah wanita jelek itu lakukan terhadapmu. kenapa kau sekarang bisa sangat mencintainya dan bahkan melupakan risa, wanita yang sangat kau cintai itu ? ” ucap bara terheran.
“ kak, dia mampu menerimaku dengan kondisiku yang cacat. dia tulus merawatku, bagaimana mungkin aku tidak jatuh cinta padanya ? ” jawab yori.
“ baik..baik.. aku tidak perduli tentang apa yang telah dia lakukan asal kan kau mau berjalan lagi, bagiku itu lebih dari cukup. saat kau bisa berjalan lagi kita akan berpesta dan mabuk hingga malam..ha..ha..ha ” ucap bara.
“ kak, aku tidak akan minum lagi. ” ucap yori.
“ kenapa ? kau akan menolak tawaran kakak kesayanganmu ini ? ” tanya bara mulai menggoda adiknya.
“ ima tidak suka jika aku minum dan juga itu tidak baik untuk kesehatanku kak. bukankah kau ingin aku sehat ? ” tanya yori.
“ jika hanya sesekali, itu tidak akan membuatmu sakit. ayolah...” rayu bara.
“ kak, aku mohon. aku tidak mau membuatmu sedih, jangan paksa aku untuk minum lagi kedepannya. ” ucap yori yang hampir menangis.
Melihat adiknya yang hampir menangis karenanya, bara pun terkejut.
selama ini bara tidak pernah melakukan sesuatu yang membuat adiknya itu menangis.
“ yori..! Yori..! ada apa ? kenapa kau menangis ? jika kau tidak mau minum, aku tidak akan memaksamu lagi ! tapi aku mohon jangan menangis. aku tidak akan sanggup melanjutkan hidup jika aku melihatmu menangis karena ulah ku sendiri. maafkan aku yori..!! ” ucap bara panik.
“ baik kak, aku ambil ucapan itu sebagai janji. kedepannya saat aku bisa berjalan, aku harap kau bisa melindungiku dari minuman keras maupun wanita – wanita yang memiliki niat buruk terhadapku. ” ucap yori.
Bara sebenarnya tidak terlalu paham dengan maksud dari perkataan adiknya, tapi dia tidak mau membuat adiknya sedih lagi.
Bara hanya menyetujui apapun permintaan adiknya itu.
“ apapun itu akan ku lakukan untukmu, apapun itu !! aku akan melindungimu dari semua hal buruk yang akan menimpamu, bahkan kakakmu ini akan menggunakan badannya jika melihat ada peluru yang menuju ke arahmu. jangan khawatir dan tenanglah, ada kakakmu disini. ” ucap bara sambil memeluk dan membelai kepala adiknya itu.
Bara yang hanya memiliki yori sebagai pilar hidupnya, tidak akan sanggup kehilangan adiknya untuk alasan apapun.
bara bahkan rela mengorbankan dirinya untuk adik kesayangannya itu dalam hal apapun.
Tanpa bara tau bahwa wanita yang kelak akan dicintainya dengan sepenuh jiwa dan raga nya adalah istri dari adik nya sendiri dan mau tidak mau bara harus mengorbankan perasaannya.
Pengorbanan bara adalah awal dari rasa sakitnya untuk menemukan cinta sejati.
ima pun sama, tidak ada cinta yang didapat dengan mudah.
Setelah tenang, yori dan bara pun berbincang tentang hal – hal normal seperti biasa.
Seperti tentang perusahaan, kakek atau hal lain yang berhubungan dengan mereka berdua.
" kak, kenapa aku tidak melihatmu memiliki pacar akhir - akhir ini ? " tanya yori.
" aku hanya sedang malas dengan tingkah para wanita cantik dan sexy saat ini. mereka semua sangat merepotkan ! yang mereka bicarakan hanya cinta dan cinta. " jawab bara.
" tapi bukankah kita memang membutuhkan cinta sebelum menjalin suatu hubungan kak ? " tanya yori.
" kakakmu ini tidak membutuhkan cinta, hanya membutuhkan penghangat ditempat tidur..ha..ha..ha.. " jawab bara.
Saat sedang asyik berbincang, tiba – tiba bara teringat sesuatu.
“ oh iya yori, aku hampir lupa. semalam aku bermimpi sangat aneh sekali. “ ucap bara.
Mendengar kakaknya mengingat kejadian tadi malam, seketika jantung yori mulai berdetak lebih kencang, karena ini pertama kalinya dia harus berbohong kepada kakaknya demi kebaikan semua orang, termasuk demi kebaikan kakaknya sendiri.
“ aku bermimpi bertemu dengan wanita yang sangat cantik. kecantikannya membuat nafasku terhenti seketika, aku tau bahwa dia adalah bidadari, dia memiliki sayap putih transparan yang sangat indah dikedua sisinya. apakah menurutmu aku jatuh cinta pada pandangan pertama didalam mimpiku ? ” ucap bara apa adanya.
Mendengar hal itu yori sangat sedih.
“ bagaimana jika kakak jatuh cinta kepada ima ? tanpa ima aku tidak bisa hidup, apa yang harus aku lakukan ? ” gumam yori dalam hati berusaha sekuat tenaga untuk menyembunyikan perasaan sedihnya dan berusaha tenang.
“ kak, kau tau bukan bahwa itu semua hanyalah mimpi karena kau terlalu banyak minum. maka dari itu berhentilah minum ! itu menyebabkan kau bermimpi yang aneh – aneh. " jawab yori.
__ADS_1
“ iya, aku tau itu hanya mimpi. jika itu kenyataan, tentu aku akan mengejar bidadari itu sampai manapun. aku akan menangkapnya dan mengurungnya dikamarku.ha..ha..ha..” ucap bara sambil tertawa.
“ kak, walaupun begitu bidadari itu belum tentu mau untuk kau tangkap. berhentilah ! itu hanyalah mimpi. ” tambah yori mencoba meyakinkan kakaknya.
“ iya, selama ini para wanitalah yang menawarkan diri mereka kepadaku. aku tidak pernah ditolak sebelumnya. terlebih lagi bidadari dalam mimpiku terlalu cantik dan aku tidak pernah melihat wanita seperti itu dalam hidupku.
Jadi aku sangat menginginkannya walaupun hanya mimpi belaka. ” ucap bara sambil menatap dinding kaca luas yang terpampang dihadapannya.
“ tapi anehnya, sekujur tubuhku terasa sakit. apakah kau tau ? tadi pagi saat aku bangun tidur, seperti ada bekas ikatan di kaki, tangan dan mulutku walaupun terlihat samar. aku hampir percaya bahwa mimpiku adalah sebuah kenyataan. ” tambah bara sambil mengepalkan tangannya.
Yori yang melihat dan mendengar cerita dari kakaknya merasa benar – benar sedih.
Yori tidak ingin berbohong kepada kakaknya, tetapi dia juga tidak ingin kehilangan istri yang sangat dicintainya.
Jika tidak berbohong tentu hal yang lebih mengerikan dari peristiwa tadi malam akan segera terjadi.
Sadar akan hal itu,yori hanya bisa melanjutkan kebohongannya.
“ baik..baik.. jika kau bertemu lagi dengan bidadari itu. aku harap kau bisa berkenalan dengannya, memperlakukannya dengan baik agar dia tidak meninggalkanmu lagi. ” ucap yori.
“ aha, benar juga. aku ingin segera tidur dan bermimpi bertemu dengan bidadari itu lagi. saat itu aku akan meminta dia memberitahuku siapa namanya, aku akan berteman dan membuatnya jatuh cinta padaku hingga dia tidak akan bisa meninggalkanku lagi. Ha..ha..ha..” jawab bara sambil tertawa bahagia.
Melihat kakaknya mulai tertawa, perasaan sedih dan bahagia bercampur menjadi satu di hati yori.
“ andaikan saja wanita yang membuatnya jatuh cinta bukanlah ima. tentu aku akan membantumu mendapatkannya kak, tapi ima adalah istriku.
Tidak mungkin aku memberikan istriku kepadamu, bukankah kau yang memberikannya padaku saat pertama kali kakek memintamu menikahinya ? aku mohon.. jangan minta kembali ima dariku... aku tidak akan sanggup hidup tanpanya....” gumam yori dalam hati dengan sangat..sangat sedih.
Melihat bahwa keadaan luar sudah mulai gelap, yori kembali kekamarnya.
yoru melihat sang istri masih tertidur lelap lalu dia pun mendekatkan kursi rodanya ke samping tempat tidur dan memandangi wajah istrinya.
“ taukah kau istriku ? tampaknya kakakku jatuh cinta kepadamu sejak pertama kali melihatmu ? apakah kau bisa memberikan ide – ide unik didalam kepala kecilmu itu untuk membantuku keluar dari masalah rumit ini ? suamimu ini akan selalu melindungimu, tetaplah berada disisiku..” gumam yori dalam hati sambil mencium kening istrinya.
Lalu yori pun turun ke ruang tengah.
Melihat yori turun, bibi ana segera menemuinya.
“ baiklah aku akan segera menuju meja makan, tolong panggilkan kakakku yang masih berada didalam kamarnya. ” ucap yori.
“ baik tuan. " jawab bibi ana.
Bibi ana segera menuju kamar bara untuk memberitahu nya bahwa makan malam sudah siap.
“ tok..tok..tok..”
“ tuan muda bara, makan malam sudah siap. tuan muda yori sudah berada di meja makan. “ ucap bibi ana.
“ aku tidak akan makan malam bi, aku ingin segera tidur dan bertemu dengan cintaku. bidadariku sudah menunggu didalam mimpi. ” ucap bara sambil berusaha untuk segera tidur.
Mendengar perkataan bara, bibi ana tidak begitu mengerti dan dia segera menuju meja makan untuk memberitahukan yori.
“ tuan.. tuan muda bara tidak ikut makan malam hari ini. dia mengatakan bahwa dia ingin segera tidur dan bertemu dengan cintanya. dia juga menyebutkan bahwa bidadari nya sedang menunggunya. " ucap bibi ana apa adanya.
Yori terdiam seribu bahasa, lalu memandang bibi ana dan paman sam yang berdiri disebelahnya.
“ paman sam, bibi ana, apakah kalian tau siapa wanita yang membuat kakakku jatuh cinta walaupun baru pertama kali melihatnya ? apakah kalian tau siapa bidadari dalam mimpinya ? ” tanya yori.
“ Wanita itu adalah istriku....” ucap yori.
Tangis yori pun pecah bersamaan dengan kata – kata yang keluar dari mulutnya.
Setelah mengetahuinya, paman sam dan bibi ana pun merasa sedih yang sangat mendalam .
Bagaimana bisa kakak dan adik jatuh cinta pada wanita yang sama dengan jalan dan alur yang berbeda.
Yori jatuh cinta kepada ima karena ketulusan dan kebaikan hati ima sedangkan bara jatuh cinta karena kecantikan dan penolakan dari ima.
Paman sam dan bibi ana menunduk sedih melihat keadaan asmara kedua tuan muda kesayangan mereka itu.
“ tuan muda yori, tuan muda bara hanya menganggapnya sebagai mimpi. dia tidak akan menyakiti nyonya ima. percayalah tuan. ” ucap bibi ana.
__ADS_1
“ iya bi, aku berharap tentang hal itu. kuncinya hanya satu, jangan sampai kakakku melihat wajah asli ima. jika itu terjadi maka dia akan mengejar ima bahkan hingga ke ujung dunia. " ucap yori.
Paman sam dan bibi ana mengangguk.
“ kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah tuan bara mengetahui wajah asli nyonya ima tuan..” jawab paman sam.
Yori tersenyum kepada mereka berdua dan mulai makan malam.
setelah selesai, yori melihat kearah bibi ana.
“ bi, tolong bawakan makan malam ke kamarku, karena ima belum makan. dia terlalu lelah dan marah kepadaku. ” ucap yori.
“ marah ? kenapa tuan ? ” tanya paman sam.
“ karena semalam aku minum dengan kakakku, dia tidak mau aku melakukan hal buruk seperti kakakku. oaman sam, bibi ana , maukah kalian mengingatkanku agar aku tidak minum lagi walaupun kakakku atau orang lain memaksaku ? ” tanya yori.
“ tentu tuan, kami akan menghindarkan anda dari minuman keras ! ” jawab paman sam dengan serius.
Mendengar hal itu yori sangat bahagia, dia pun tersenyum dan didorong oleh paman sam untuk kembali kekamarnya.
Sementara bibi ana sedang menata makan malam untuk dibawa kedalam kamar yori.
“ tok..tok..tok..”
“ tuan muda yori, ini bibi ana. saya membawakan makan malam nyonya ima. ” ucap bibi ana dibalik pintu.
“ masuklah bi, ima sedang mandi. ” jawab yori.
Bibi ana pun masuk kedalam kamar dan meletakkan makan malam untuk ima dimeja dekat dengan tempat tidur.
Tidak lama kemudian ima keluar dari kamar mandi dan mendekati yori lalu mencium pipi suaminya yang sudah terbaring di tempat tidur.
“ maafkan aku suamiku, aku tidak menemanimu makan malam. ” ucap ima.
“ tidak apa – apa sayang... sekarang makanlah, sebelum makan malam yang dibawa bibi ana menjadi dingin. " jawab yori.
Bibi ana dan paman sam melihat ima yang baru selesai mandi.
“ nyonya , anda memang sangatlah cantik. aku harap kecantikan anda membawa kebahagiaan ke dalam rumah ini . ” ucap bibi ana.
“ ada apakah ini ? kenapa bibi ana sangat serius ? tentu aku akan membuat yori bahagia bi, tidak perlu khawatir tentang itu. " jawab ima.
Ima yang tidak paham dengan maksud perkataan bibi ana hanya menjawab apa adanya.
“ nyonya, saya akan membantu tuan yori melindungi anda. ” ucap paman sam.
“ wah,wah,wah, ada apa ini sebenarnya. kenapa semua orang menjadi sangat serius ? baiklah paman sam aku akan sangat berterima kasih atas bantuanmu. ” ucap ima tersenyum sambil mulai memakan makan malamnya.
Paman sam dan bibi ana pun segera keluar kamar dan beristirahat.
Didalam kamar ima sedang sibuk makan.
Yori memandangi wajah cantik istrinya itu.
“ *b*agaimana bisa kami jatuh cinta pada wanita yang sama ? untuk pertama kalinya kakakku jatuh cinta, seharusnya aku bahagia. tapi aku sedih, kenapa kakak harus jatuh cinta pada istriku ? setidaknya aku masih beruntung karena istriku sangat mencintaiku.
Bagaimana dengan kakakku ? saat dia tau yang sebenarnya, apa yang akan terjadi pada kami bertiga ? ” gumam yori dalam hati.
Ima sudah selesai makan malam dan dia pun ke kamar mandi untuk menggosok gigi.
Setelah selesai, ima bergegas untuk bergabung dengan suaminya ditempat tidur.
“ apa saja yang kau bicarakan dengan kakakmu ? ” tanya ima sambil menenggelamkan wajahnya ke dada suaminya.
“ banyak hal, termasuk tentang mu. ” jawab yori sambil memeluk istrinya itu.
“ tentangku ? apa yang kalian bicarakan tentangku ? apa kalian bersama – sama membully ku dalam percakapan kalian ? ” tanya ima sambil menarik wajahnya dari pelukan suaminya.
“ tentu saja aku tidak akan membiarkan kakakku membully kamu lagi sayangku... kami hanya membicarakan tentang mimpinya tadi malam. ” jawab yori.
“ maksudmu tindakan kriminalnya tadi malam ? ” tanya ima sedikit kesal karena kembali teringat pengalaman mengerikan yang hampir membuatnya kehilangan masa depan.
__ADS_1
BERSAMBUNG...