
Yori berada di meja ditepi jalan dan dapat dengan mudah dipantau oleh ima.
Melihat yori datang, risa segera memeluknya dengan erat.
“ yoriii... akhirnya kau datang menemuiku. aku sangat merindukanmu.“ ucap risa yang tidak mau melepaskan pelukannya terhadap yori.
Ima yang melihat pemandangan reuni romantis itu hampir saja berdiri dan keluar dari mobil, tapi dia duduk lagi dan menahan diri serta memberikan kepercayaan penuh kepada suaminya itu.
" yori tidak akan membuatku kecewa. risa yang memeluknya..bukan yori. sabar..tahan amarahmu ima..! " gumam ima dalam hati sambil memperingatkan dirinya sendiri.
“ risa, ini tempat umum. jangan memelukku !” ucap yori mendorong risa.
“ bukankah dulu kita selalu berpelukan dan berciuman didepan umum ? kenapa sekarang kau harus malu ? ” tanya risa manja.
“ itu dulu, aku sekarang tidak malu melainkan ingin menjaga nama baikku. sekarang aku sudah menikah dan memiliki istri. aku tidak mau kau melakukan hal itu kepadaku lagi.” ucap yori kepada risa.
Dalam hati, yori sangat bahagia bisa bertemu dengan risa sekali lagi, bahkan saat risa memeluknya yori merasa nyaman dan mengingat kembali masa lalu mereka berdua.
jika bukan karena teringat kepada istrinya, tentu dia akan membalas pelukan risa saat itu juga.
“ risa, carilah pria lain untuk bersama denganmu. lupakanlah aku.” tambah yori.
“ aku tidak mau. aku hanya ingin menikah denganmu ! “ ucap risa dengan wajah cemberutnya.
Yori yang mendengar ucapan risa sedikit terkejut dan bahagia.
Yori mengingat masa lalunya yang bahagia bersama risa dan saat ini risa sedang memintanya untuk menikah.
“ jika kau mau menikah denganku, kenapa kau meninggalkanku 4 tahun yang lalu ?” tanya yori.
“ saat itu aku sangat bingung dan frustasi sehingga meninggalkanmu. maafkankah aku! bisakah kita memulainya dari awal ?” tanya risa sambil mendekatkan kursinya ke samping yori.
Yori hampir tergoda, tapi dia mengingat istrinya yang setia disaat tersulitnya 3 tahun yang lalu.
ima lah yang selama 3 tahun itu setiap hari merawat dan mendukung yori dengan sibuknya kuliah ima saat itu.
Yori teringat akan janjinya kepada istrinya itu, dia akan menjadi suami yang setia.
“ risa, aku memang mencintaimu tapi itu dulu. cintaku kepadamu saat ini hanyalah serpihan masa lalu yang ingin aku lupakan dan aku tidak ingin menyambung perasaan ini. aku ingin menjadi suami yang setia kepada istriku “ ucap yori serius.
“ kenapa kau lebih memilih istrimu yang jelek dibandingkan dengan ku ? apakah aku kurang cantik ? apakah aku kurang sexy ?” tanya risa mulai geram karena rayuannya belum bisa meluluhkan hati yori yang beku karena pernah ditinggalkan olehnya.
“ meskipun jelek, aku menerimanya dan sekarang aku mencintainya.” jawab yori serius.
Risa tidak memiliki cara lain untuk mendapatkan pria dihadapannya itu selain mengingatkan yori tentang betapa romantis kisah cinta mereka pada masa lalu.
perlahan risa mendekati yori hingga kursinya berada tepat disamping yori.
risa memegang wajah yori dengan lembut dan menciumnya dengan perlahan.
Yori terkejut dan teringat kembali masa lalunya dengan risa, dimana dia sering berpelukan dan berciuman didepan umum.
Risa lah wanita yang mengajarinya berciuman hingga dia ketagihan dengan ciuman risa yang sangat menggairahkan itu.
dari terkejut dan membelalakkan mata, yori perlahan terdiam dan mulai menutup matanya, secara tidak sadar yori membalas ciuman risa dengan memegang wajah risa.
Ima yang melihat adegan panas secara langsung itu langsung kehilangan akal sehatnya.
suaminya membalas dan menikmati ciuman dari wanita lain dengan statusnya yang sudah memiliki istri.
ima segera membuka pintu mobil dan berjalan menuju kedua orang yang sedang asyik berciuman mesra didepan umum itu.
paman sam yang melihat ima keluar dengan mengepalkan tangan tidak bisa menahan ima.
paman sam sangat sadar bahwa perilaku yori sudah keterlaluan.
yori yang masih terlena oleh ciuman risa tiba – tiba teringat akan malam pertamanya yang sangat membahagiakan bersama istrinya, seketika itu juga yori mendorong risa.
“ risa ! Hentikan...” ucapan yori terhenti dan terdengar suara keras.
“ PLAK !!! PLAK !!!“
cap telapak tangan ima terukir dengan indah dan sempurna dikedua pipi risa.
“ siapa kamu ? “ tanya risa yang terkejut karena ditampar secara tiba - tiba.
“ PLAK !!”
satu tamparan lagi mendarat dipipi kanan risa.
“ berani – beraninya kau menamparku ? apa kau tau siapa aku ?” tanya risa mulai marah dan tersadar dari rasa terkejutnya.
“ PLAK !!”
satu lagi tamparan yang sangat keras mendarat dipipi risa sebelah kiri.
Risa hanya bisa diam karena terkejut oleh apa yang telah di lakukan wanita cantik dihadapannya itu pada wajahnya, dia memegangi kedua pipinya yang mulai bengkak karena kerasnya dan banyaknya tamparan dari ima.
“wanita cantik didepanku ini tentu sudah gila !! Kenapa dia menamparku berkali – kali tanpa alasan ? ” gumam risa dalam hati.
__ADS_1
Melihat pemandangan yang mengerikan didepan matanya yori dan pengunjung kafe yang lain hanya tercengang menyaksikan pertunjukan terbaik sepanjang masa didepan mata mereka secara langsung bahkan ada yang sejak awal sudah merekam ima sejak kedatangannya karena begitu cantiknya ima siang itu.
“ dia adalah istriku..." ucap yori menunduk.
Risa shock berat, dia benar - benar tidak percaya. apa yang didengarnya berbeda jauh dengan apa yang terlihat dihadapannya.
" bagaimana bisa aku bersaing dengan wanita secantik dan sedingin ini ? " gumam risa dalam hati.
sambil memegangi kedua pipinya yang sudah bengkak seperti tomat matang, risa memberanikan diri bertanya.
“bufanfah isfimu jefek ? ( bukankah istrimu jelek ) tanya risa tidak begitu jelas karena kedua pipinya yang sedang bengkak.
“ ini adalah wajah asli istriku. awalnya aku pun tidak tau bahwa dia secantik ini dan aku menerimanya dengan wajah jeleknya, saat itulah dia memberitahuku tentang wajah aslinya.” ucap yori sambil menatap ima.
“ istriku..”ucap yori mencoba menenangkan ima yang masih mengepalkan tangan tanda amarah ima belum mereda.
“ PLAK !!
Sebuah tamparan mendarat dengan sempurna dipipi yori sebelah kiri.
yori sangat terkejut atas tamparan ima, tapi yori tau bahwa dia telah membuat kesalahan. yori pun memberanikan diri meminta maaf.
“ maafkan aku karena telah berbohong kepadamu !” ucap yori.
“ PLAK !!”
sebuah tamparan yang paling keras yang bisa ima berikan telah mendarat dengan sempurna dipipi yori sebelah kiri.
pipi yori sebelah kiri telah ditampar oleh ima hingga 2 kali.
yori sangat terkejut dengan sikap kasar istrinya itu dan memegang pipinya sendiri dengan refleks.
yori dan risa sama - sama terdiam terkejut dan takut setelah mendapatkan cap telapak tangan dipipi mereka masing - masing.
ima yang biasanya baik hati hari ini berubah menjadi iblis dalam waktu sekejap.
setelah yori dan risa diam, ima mulai berbicara, dia mengucapkan kata -kata yang membuat hati yori hancur sehancur – hancurnya hari itu.
“ pertama : jangan panggil aku istrimu! aku jijik mendengarnya dari mulut kotormu itu.
kedua : terima kasih telah berbohong kepadaku !
ketiga : suamiku bukanlah pria yang mudah dipeluk dan menikmati ciuman dari wanita lain selain istrinya.
Jika didalam hati suamiku masih ada nama lain selain nama ima halim, maka dia bukan lagi suamiku !! ” ucap ima sambil membalikkan tubuhnya dan menatap risa.
Yori pun segera mengejar dan meraih tangan ima.
“ lepaskan tanganku ! atau kau akan melihat mayat seseorang saat ini juga !!” ucap ima dengan wajah yang sudah berurai air mata dan tubuh yang bergetar menahan amarahnya yang akan meluap dan bisa lebih menyakiti pria dihadapannya.
Melihat istrinya menangis dengan tubuhnya yang bergetar menahan amarah, yori hanya bisa melihat istrinya pergi dan menghilang dari pandangannya.
Salah seorang pengunjung kafe mengupload adegan terbaik sepanjang sejarah itu ke lala tube. Baru beberapa menit diupload video itu menjadi trending no.1 “ istri yang sangat cantik tapi dingin sedang memergoki suaminya yang sedang kencan dengan selingkuhannya”.
Risa mengejar yori dan memegang tangannya, seketika itu juga yori segera melepaskan tangan risa.
“ lepaskan aku ! tidakkah kau lihat karena sikapmu istriku marah seperti itu !!” teriak yori untuk pertama kalinya.
Risa terkejut dan langsung berkomentar sambil memegang tangan yori sekali lagi.
“ bukankah kau juga senang aku memelukmu ? bukankah kau menikmatinya saat aku menciummu ? jangan munafik!! jangan berbohong pada dirimu sendiri.” teriak risa mencegah yori pergi.
“ iya, aku merindukanmu dan aku suka saat kau memelukku !! " teriak yori.
“ iya aku menikmatinya saat kau menciumku bahkan aku terlena untuk sesaat. tapi aku tidak ingin melakukannya. aku sangat bodoh karena mengingat masa lalu dan pergi menemuimu!” ucap yori sambil menunduk.
“sekarang aku mencintai istriku jadi tolong berhenti menemuiku ! tolong lepaskan aku..!!” ucap yori sambil melepaskan tangan risa dengan paksa lalu berlari menuju mobil dan pergi dari hadapan risa.
risa terdiam melihat sisi yori yang belum pernah dilihatnya maupun dilihat oleh orang lain sebelumnya.
yori adalah pria lemah lembut yang sangat mencintai risa dan mau melakukan apapun untuknya.
Risa tidak terima, dia akan tetap mengejar yori.
setidaknya sekarang risa tau bahwa yori masih mencintainya.
dengan memegang kedua pipinya yang bengkak, risa pulang dengan niat licik selanjutnya.
...
di villa Lang..
Ima segera mengemas barangnya.
paman sam yang tau tentang kejadian hari ini hanya bisa diam dan tidak bisa membela yori sedikitpun.
“ paman sam, tolong antarkan aku kerumah orang tuaku !” ucap ima kepada paman sam.
“ baik nyonya.” jawab paman sam. Bibi ana yang kebingungan belum sempat menanyakan apapun karena ima segera pergi dari rumah itu.
__ADS_1
bara yang keluar dari kamar karena mendengar ada orang datang tidak melihat siapapun diruang tengah..
“ bi, aku dengar ada orang datang ?” tanya bara sambil melihat sekitar.
“ iya tuan, nyonya ima baru saja datang dan setelah berkemas dia segera pergi lagi. dia meminta paman sam untuk mengantarnya kembali ke rumah orang tuanya “ jawab bibi ana apa adanya.
“ ada apa ? kenapa ima pergi dari rumah ini ?” tanya bara panik.
“ saya juga tidak tau tuan, sebelum saya sempat bertanya nyonya ima sudah buru – buru pergi.” jawab bibi ana dengan jujur.
Bara berfikir sejenak...
“ apakah yori marah kepada ima karena insiden kemarin siang ? Ima memberikanku obat melalui mulutnya untuk menolongku ! bagaimana mungkin yori bisa seegois itu ?” gumam bara dalam hati.
Belum sempat bara kembali kekamarnya, yori datang dengan berlari.
“ ima mana bi ?” tanya yori sambil mengatur nafas.
“nyonya hanya datang untuk berkemas lalu segera pergi lagi tuan. " jawab bibi ana.
“ kemana dia pergi ? “ tanya yori mulai panik.
“ dia meminta paman sam untuk mengantarnya kembali kerumah orang tuanya tuan.” jawab bibi ana lagi.
Mendengar hal itu yori segera keluar dan menyusul istrinya.
...
sesampainya dirumah, ima meminta paman sam agar pulang kembali ke villa.
Ima menutup pintu rumahnya.
saat ibu rose datang menghampiri ima dengan berlari dan terkejut, ima pun tersenyum dan hanya memberikan satu pesan.
“ bu, apapun yang terjadi jangan biarkan yori mengetahui bahwa aku ada disini. aku akan menceritakannya nanti setelah aku tenang.” ucap ima sambil berjalan menuju kamarnya dengan membawa koper yang sangat besar.
Sang ibu yang hendak bertanya hanya bisa menahan diri, menunggu putrinya itu menceritakannya sendiri.
Tidak lama kemudian terdengar suara mobil yori.
“ ding..dong”
pintu bel rumah ima berbunyi, sang ibu tau bahwa itu adalah menantunya, yori.
dengan berat hati ibu rose membuka pintu.
“ selamat siang bu, apakah ima ada disini ?” tanya yori sambil mengatur nafas karena kelelahan berlari.
“ maaf nak, ima memang kesini tapi dia segera pergi lagi mencari apartemen untuk tinggal sementara waktu katanya.” ucap sang ibu yang membela anaknya.
“ apa ? apakah dia mengatakan dimana apartemennya bu ?” tanya yori mulai panik.
“maaf nak, tapi ima tidak mengatakan apapun. dia hanya ingin menenangkan diri katanya.” ucap sang ibu yang setengah jujur.
“ baiklah bu, terima kasih. saya pamit dulu. " ucap yori sambil melangkah menuju mobilnya dengan tubuh lemas.
“ pasti terjadi sesuatu hingga membuat ima dan yori menjadi seperti ini. “ gumam sang ibu dalam hati.
...
Di villa lang..
Yori sampai dirumahnya, dia terduduk lemas dikursi ruang tengah.
Bara yang melihatnya segera menghampirinya.
“ ada apa antara kau dan ima ? apakah kau memarahi ima karena dia telah menyelamatkan nyawaku menggunakan mulutnya ? kenapa kau bisa menjadi sangat egois ?” tanya bara dengan sedikit marah.
“ kak, ini bukan karenamu. Ini karena kesalahanku sendiri.” jawab yori yang masih menunduk kehilangan semangat hidup.
“ kringg..kringg”
telepon rumah berbunyi. paman sam segera mengangkat telepon tersebut.
" hallo, kediaman keluarga Lang ada yang bisa saya bantu ?” tanya paman sam dengan ramah.
“ maaf tuan, saya selly sekertaris tuan bara. bisakah saya berbicara dengan tuan bara ?ada masalah penting yang harus saya sampaikan!” ucap selly terburu – buru.
paman sam menutup telepon dengan telapak tangannya dan melihat ke arah bara.
“ tuan bara, ada telepon dari selly” ucap paman sam.
bara yang melihat adiknya hanya diam akhirnya menjawab telepon dari selly terlebih dahulu.
“ iya selly, ada apa?” tanya bara.
“ tuan, apakah anda sudah melihat trending lala tube hari ini ? nyonya ima menjadi hot topik di lala tube!” ucap selly panik.
Bersambung..
__ADS_1