My Fate Husband

My Fate Husband
Chapter 33


__ADS_3

“ apa ? bagaimana bisa ? apa namanya ? aku akan melihatnya terlebih dahulu baru bisa memutuskan !”ucap bara tergesa – gesa.


Selly memberitahukan tentang judul video itu.


setelah menutup telepon bara segera mengambil ponselnya dan membuka lala tube.


semakin bara melihat video itu semakin marahlah dia kepada adik kesayangannya itu.


“ yori !!!! kenapa kau begitu bodoh !!! apa yang sudah kau lakukan !!! apa otakmu tertinggal disaku celana wanita itu !!!” ucap bara sambil membanting vas bunga yang ada di atas meja ruang tengah.


“ pyar...”


Yori hanya terdiam lemas.


Bibi ana dan paman sam hanya diam tidak mampu membela yori.


paman sam sangat tau bahwa apa yang telah dilakukan yori memang tidak bisa dimaafkan dan sudah keterlaluan.


suasana di villa lang siang itu sangat kacau.


pecahan vas dan guci berserakan dimana – mana.


Bara yang tidak bisa memukul adiknya sendiri, melampiaskan kemarahannya pada semua barang pecah belah yang ada diruang tengah termasuk meja kaca yang ada diruangan itu pun tidak luput dari tinjunya.


Setelah tangan bara berdarah barulah dia berhenti dan pergi dari rumah.


Melihat semua kejadian itu, yori tidak bergeming.


pandangan yori kosong, dia bahkan tidak menghentikan kakaknya pergi dari rumah itu.


paman sam dan bibi ana mulai membersihkan pecahan kaca yang berserakan dimana – mana.


Yori pun mulai bergumam..


“ paman sam.. apakah aku bodoh ?” tanya yori.


“ maaf sebelumnya tuan. tapi anda terlalu bodoh. bagaimana mungkin anda menemui wanita lain dan berbohong kepada istri anda sendiri.


Istri yang menemani anda di saat – saat tersulit hidup anda. lebih parahnya lagi anda berpelukan dan berciuman didepan kedua matanya secara langsung.


Bahkan saya pun tidak bisa mengatakan betapa buruknya sikap anda tuan.” ucap paman sam membela ima karena paman sam sadar yori sudah keterlaluan dan melewati batas.


“ tuan, walaupun anda masih memiliki rasa terhadap wanita itu, bukankah seharusnya anda memikirkan perasaan nyonya ima terlebih dahulu ? saya tau nyonya ima adalah wanita yang sangat kuat, tetapi hatinya sangat lemah.


apalagi saat dia tau bahwa anda telah berbohong kepadanya dan menemui wanita itu. hatinya saat itu sudah hancur berkeping – keping.” tambah paman sam sambil mulai menangis.


“ Saat melihat anda dipeluk oleh wanita itu nyonya ima hampir saja keluar dari mobil, tapi dia masih menahan diri.. nyonya ima masih memberi kesempatan kepada anda untuk memperbaiki kesalahan anda, dia mengumpulkan kembali pecahan hatinya yang sudah berserakan kemana – mana dan percaya sepenuhnya kepada anda tuan, tapi...” ucapan paman sam terhenti dan mulai menangis sejadi – jadinya.


“ anda sungguh sangat buruk tuan, anda membalas kepercayaan nyonya ima dengan berciuman dihadapannya secara langsung. anda sungguh sangat..amat.. buruk. saya pun akan mendukung nyonya ima jika dia meninggalkan anda.” ucapan paman sam kali ini adalah yang terakhir.


paman sam segera pergi dari ruangan itu untuk menenangkan diri. Bibi ana yang baru tau tentang kebenarannya hanya terduduk lemas sambil membereskan pecahan kaca yang berserakan.


“ tuan, saya pun seorang wanita. Jika saya adalah nyonya ima, saya tidak akan mau melihat wajah anda lagi." ucap bibi ana sambil menangis dan melanjutkan membersihkan pecahan kaca yang berserakan diruangan itu.


Yori hanya diam seribu kata, dia baru sadar tentang kebodohannya yang mengikuti serpihan cinta dari masa lalunya.


Hal itu membuat yori kehilangan cintanya dimasa kini dan masa yang akan datang.


....


pagi harinya paman sam dan bibi ana bekerja seperti biasa.


yori pun bersiap berangkat kerja.


Bara sudah berangkat lebih dahulu karena ada meeting penting pagi itu.


“ paman sam, bibi ana, apakah kalian masih marah kepadaku ?” tanya yori kepada kedua pelayannya itu.


“ tuan, kami hanyalah pelayan. kami tidak memiliki hak untuk marah kepada tuan yori. terlebih lagi tuan sudah mendapatkan hukuman dengan perginya nyonya ima dari rumah ini.” ucap paman sam.


Yori tersenyum getir dan memasuki mobilnya untuk berangkat ke kantor, dia menanyakan selly perihal keberadaan ima.


Selly mengatakan bahwa ima mengambil cuti selama seminggu karena ada urusan penting.


yori hanya terdiam dan menuju ruangan yang telah disiapkan khusus untuk nya setelah kepulangannya dari perjalanan bisnis 3 bulan yang lalu.


Pikiran yori melayang kemana – mana hingga suara ponsel membuyarkan lamunannya.


“ hallo.” ucap yori.


“ yori, ini risa. bisakah kita bertemu ? aku ingin meminta maaf kepadamu !” ucap risa dari ujung telepon.


“ risa, jangan menghubungiku lagi ! aku sudah tidak lagi mencintaimu !” ucap yori dengan malas.


“ kau sendiri yang mengatakan kemarin bahwa kau masih mencintaiku. aku akan menunggumu ditempat lain, aku akan mengirim pesan tentang lokasi pertemuan kita.” ucap risa lalu menutup teleponnya.


Tidak lama kemudian suara pesan diponsel yori berbunyi. Dibuka ponselnya dan itu adalah pesan dari risa.

__ADS_1


Yori, aku ingin sekali meminta maaf padamu.


Beri aku kesempatan sekali saja, setelah ini aku tidak akan menemuimu lagi.


Temui aku di kafe pelangi dijalan sumpah pemuda sekarang juga.


Yori pun menutup kembali ponselnya dan berfikir sejenak.


“ jika pertemuan ini bisa membuat risa benar – benar melepaskanku, maka aku akan menemuinya.” gumam yori dalam hati.


Disisi lain, ima termenung di kafe pelangi sendirian menatap langit yang tampak cerah siang itu.


mata ima bengkak karena selalu menangis sehingga memaksanya menggunakan kaca mata.


Risa yang mengetahui hal itu sudah memulai rencananya untuk mendapatkan yori kembali.


mobil yori terlihat datang dan parkir didepan kafe pelangi, lalu yori melangkah masuk ke dalam kafe.


“ risa, aku sudah datang. tepati janjimu dan jangan menemuiku lagi !” ucap yori yang masih berdiri.


merasa rencananya sudah 50% berhasil, risa pun melanjutkan aktingnya.


“ tenanglah, duduklah dan minum dulu. mari kita berbincang sebentar.” ucap risa yang berusaha menahan yori.


“ baiklah, tapi setelah itu aku akan pulang dan kau harus menepati janjimu.“ ucap yori mengingatkan risa.


“ tentu !” jawab risa.


Yori pun duduk dan meminum kopi bersama risa.


Ima yang melihat sikap yori seketika terkejut. hati ima sangat bahagia saat melihat suaminya datang untuk menemuinya, bahkan dia sudah siap memaafkan yori dan menerimanya kembali sebagai suaminya.


bagaimanapun ima sangat mencintai suaminya itu, pria pertama yang masuk kedalam kehidupannya.


melihat bahwa yori menemui risa dan bukan ima, hati ima seketika membeku seperti es beku abadi dikutub utara.


yori tidak hanya menemui risa lagi bahkan mereka asyik minum kopi bersama.


harapan ima musnah tak berbekas bagaikan debu dari daun pohon tebu yang diibakar, abunya melayang – layang di udara entah hilang kemana.


Ima hanya memperhatikan suaminya yang sudah menghianatinya itu lalu memotretnya berkali – kali dari awal hingga akhir.


Setelah yori pulang, ima pun segera pergi dari kafe itu dan menuju kantor pengadilan untuk mengajukan gugatan cerai.


Ima tak lupa menyimpan video lala tube yang diberikan selly sebagai bukti kuat.


Ima adalah wanita yang tidak bisa dianggap remeh, janji adalah nyawa.


Ima berubah menjadi wanita yang tidak hanya cantik dan kokoh, tapi juga menjadi sangat dingin bahkan dinginnya es dikutub utara kalah dingin dengan sikap dinginnya saat ini.


Bagi ima kata “ berkhianat” adalah kata sakral dan merupakan satu – satunya kunci untuk menutup hati ima dan tidak akan pernah bisa dibuka lagi kecuali dengan kata sakral lain yaitu cinta sejati.


Tapi bagaimana ima akan mendapatkan cinta sejati jika wajahnya sudah terlihat oleh dunia.


ima tidak akan mendapatkan cinta sejati lagi dan hatinya akan tertutup selama – lamanya.


....


Besok paginya...


paman sam mengambil surat dari kotak surat.


Betapa terkejutnya dia saat melihat amplop coklat besar berisi permintaan gugat cerai dari ima.


“ tuan yori !! tuan yori !! “ teriak paman sam.


yori dan bara yang sedang sarapan pun terkejut dengan teriakan paman sam dari depan pintu.


“ ada apa paman ? kenapa kau sangat histeris ? “ tanya yori heran.


“ ini tuan..ini surat gugatan cerai dari nyonya ima. surat ini baru saja datang pagi ini dari kantor pengadilan.” jawab paman sam yang tubuh nya gemetaran.


paman sam tidak menyangka bahwa ima sanggup meminta cerai kepada pria yang dicintainya itu.


Yori dan semua orang dimeja makan dibuat terkejut bukan main dengan berita itu.


Yori segera membuka isi amplop itu, didalamnya terdapat surat pemintaan cerai dan beberapa foto serta satu buah flashdisk.


Melihat foto - foto didalam amplop itu bara seketika membalikkan meja makan yang berada tepat dihadapannya.


“ pranggg...”


suara piring dan alat makan yang lain pecah membuat semuanya ketakutan.


Yori gemetar melihat fotonya bersama risa dikafe pelangi kemarin.


yori segera memutar isi flashdisk, bara masih berdiri menahan amarahnya.

__ADS_1


didalam flashdisk berisi videonya bersama risa saat pertama kali bertemu beberapa hari yang lalu dimana dia berpelukan dan berciuman didepan umum dengan romantisnya.


Bara hampir pingsan lagi, sebisa mungkin bara menopang tubuhnya yang hampir jatuh dengan kursi yang berada disampingnya.


“ yori..!! kau menemui wanita tidak tau diri itu lagi !! kenapa kau sekarang menjadi seorang ******** !!!!! " ucap bara yang tidak mampu menahan amarahnya lebih lama lagi.


bagaimana tidak, wanita yang sangat dicintai bara telah disakiti separah itu oleh adik kandungnya sendiri.


“ jika bukan karena kau adalah adikku satu – satunya, tentu aku sudah membunuhmu saat aku melihat video itu !!” tambah bara sambil meluapkan emosinya.


melihat amarah kakaknya, seketika yori panik dan berusaha menjelaskan.


“ kak, aku bisa menjelaskan semuanya. video itu memang murni kesalahanku tapi foto – foto ini, ini salah faham kak.” ucap yori menenangkan amarah kakaknya.


Yori tidak pernah melihat bara semarah ini selama hidupnya.


Bara mengangkat kursi disampingnya dan melemparnya ke wajah yori.


Tapi kursi itu tidak mengenai yori karena setelah melempar kursi itu, bara pingsan.


Seisi rumah panik dan membawa bara ke rumah sakit mengingat bara pernah roboh dan tidak bergerak sebelumnya.


Yori menemani kakaknya menuju rumah sakit. bara masuk ruang icu dan langsung dirawat.


Setelah masuk ruangan, bibi ana pamit pulang untuk membereskan rumah yang berantakan.


paman sam pergi mengantar bibi ana pulang.


Yori hanya berdua diruangan dengan kakaknya, dia sangat sedih, karena ulahnya yang keterlaluan telah membuat ima dan kakaknya sangat marah kepadanya.


Bunyi pesan dihpnya membuatnya tersadar, dibuka ponselnya.


ada pesan lagi dari risa..


Yori, aku berjanji tidak akan menemuimu.


Tapi aku tidak bisa menahan perasaanku.


Aku ingin kita memulai dari awal.


Seperti saat – saat kita bersama dulu, tidakkah kau ingin kita menikah ?


Setelah membaca pesan itu yori menutup ponselnya dan kembali menatap wajah kakaknya.


“ maafkan aku kak.. aku sangatlah bodoh !! maafkan aku...” ucap yori pelan.


Paman sam sudah kembali lagi ke rumah sakit setelah mengantar bibi ana pulang, dia membawa dokumen gugatan cerai dari pengadilan kepada yori.


“ tuan, kita harus bagaimana menanggapi permintaan cerai dari nyonya ima ?” tanya paman sam sambil menyerahkan amplop coklat besar tersebut kepada yori.


Yori terdiam dan memegang amplop itu dengan erat.


Paman sam tau bahwa saat ini yori sangat terpukul tidak hanya dengan gugatan cerai dari ima, tetapi juga karena kakaknya yang masuk rumah sakit karena ulahnya.


kepala yori benar – benar sakit merasakan dampak besar akibat perbuatan bodohnya itu.


Hanya karena setitik perasaan dari masa lalu membuat keluarganya hancur berkeping – keping seperti sekarang ini.


Yori terdiam menunduk dan menunggu kakaknya sadar.


..


Sore hari sekitar pukul 15.00, bara sadar dari pingsannya, dia melihat yori dan paman sam berada disisinya.


melihat bara telah sadar, yori dan paman sam sangat bahagia.


“ kak ! kakak sudah bangun ? apa kakak butuh sesuatu ? “ tanya yori panik.


“ aku tidak membutuhkan apapun.” jawab bara lemah.


“ bagaimana dengan mu ?” tanya bara sambil mengerutkan dahinya.


Wajah tampan bara itu tampak sangat serius.


“ aku baik – baik saja.” jawab yori menunduk.


“ apa kau bodoh sehingga tidak mengerti pertanyaanku ! bagaimana kau akan menghadapi ima dipersidangan ? hanya dengan dua bukti kuat ditangannya, dia sudah sah mendapatkan persetujuan cerai dari pengadilan! " ucap bara menjelaskan bagaimana gentingnya situasi yori saat ini.


“ aku harus bagaimana kak ? aku sangat bingung !” ucap yori yang suaranya mulai bergetar.


“ aku tidak tau kenapa kau sangatlah bodoh ! bagaimana bisa kau temui wanita itu setelah kau membuat gempar lala tube dihari sebelumnya ? apa kau masih juga tidak sadar betapa fatalnya perbuatanmu itu !” ucap bara sambil menahan amarahnya.


“ Aku akan membuat perumpamaan untukmu agar kau bisa faham kesalahanmu. wanita bernama risa itu ibarat surat cerai antara kau dan ima. saat kau menemui risa maka kau sedang menemui surat cerai mu. saat kau duduk bersamanya kau telah menandatangani surat ceraimu.


Kesalahan pertama belum dimaafkan oleh ima dan kau segera membuat kesalahan fatal berikutnya.” ucap bara sambil memegang kepalanya yang sakit karena terlalu sering marah.


“ tolonglah aku kak. aku tau aku bersalah tapi kejadian kemarin aku benar – benar tidak bersalah. aku menemui risa karena dia berjanji akan berhenti menemuiku jika aku datang.” ucap yori menjelaskan duduk permasalahannya.

__ADS_1


“ apa kau sadar kau sudah jatuh keperangkap risa ? bagaimana mungkin ima ada disana bersamaan dengan tempat pertemuanmu ?apa kau sebodoh itu yori ?? dan kenapa kau percaya kepada wanita seperti itu !!” ucap bara yang masih memegangi kepalanya yang semakin sakit.


Bersambung..


__ADS_2