
Pemuda itu terlihat lusuh ketika mendekati Maura yang baru saja keluar dari kelas terakhir. Alkohol tercium cukup kuat dari mulutnya. Membuat Maura cukup kaget saat si pemuda tiba-tiba meraih tangannya.
Ia hampir berteriak sebelum dirinya menyadari bahwa pemuda itu adalah Sagara.
Tatapan mereka bertemu. Meski tak mengatakannya, Maura tahu bahwa pemuda itu tak cukup tidur sejak beberapa hari lalu. Bahkan mungkin ia juga tak mengurus dirinya sendiri hingga terlihat berantakan.
Maura juga bisa menebak, pasti tak akan gampang bagi pemuda itu menemuinya sekarang. Ia terlalu mengenal Sagara dengan baik. Kebersamaan yang mereka lewati bersama bukanlah waktu yang singkat. Cukup untuk mengenal pribadi sang pemuda.
Selain ditekan oleh egonya yang tinggi, Sagara pasti bakal kehilangan muka apabila menemui Maura dalam kondisinya seperti sekarang. Meski begitu, si pemuda tetap memaksakan diri untuk menemuinya.
"Ra, please. Kasih gue kesempatan satu kali lagi. Kita ulang semua dari awal. Gue nggak bisa kalau kita kayak gini." Sagara mengucapkan kalimat itu dengan nada lirih. Seakan dirinya benar-benar hancur dan tak sanggup hidup tanpa Maura.
Si perempuan menyentakkan tangannya dari genggaman Sagara. Akibat ulah Sagara ia terpaksa berhenti dan kini berdiri berhadapan dengan si pemuda.
Jaraknya cukup dekat hingga membuat Sagara mundur satu langkah ke belakang. Bukannya tak senang mereka berdekatan, hanya saja Sagara tak ingin Maura mencium aroma alkohol dari mulutnya.
Meski pada faktanya, Maura bisa mencium dengan jelas aroma alkohol yang menguar dari mulut Sagara. Sikap cowok itu dengan menghindari Maura membuatnya semakin yakin jika si pemuda meneguk minuman keras sebelum bertemu dengannya.
"Kurang jelas apalagi sih omongan gue, Ga? Harusnya lo paham tanpa perlu gue kasih tahu kan?"
"Nggak, Ra. Gue nggak bisa terima. Gue sayang sama lo. Gue mau kita ...."
__ADS_1
"Apa? Lo mau kita apa? Lo udah buang kesempatan yang ada gitu aja ya, Ga. Dan sekarang lo bilang kalau lo sayang sama gue dan berharap apa? Jadian?"
Maura menyela ucapan pemuda itu dengan cepat. Pemuda itu bungkam. Tak ada kata yang terucap dari kerongkongan.
Diam-diam, tangan Sagara mengepal. Ada dendam yang menjalar hingga menutup matanya.
"Apa ini gara-gara, Mizar?"
Maura tergemap ketika mendengar ucapan Sagara. Lantas tersenyum kecut sebagai jawaban.
"Iya, kan? Gue udah duga dari awal. Lo pasti tertarik sama Mizar, makanya lo buang gue gitu aja demi dapetin dia," tuduh Sagara dengan nada menggebu menyudutkan Maura.
Perempuan itu makin terkekeh ketika mendengar pengakuan Sagara. Lantas kembali memangkas jarak di antara mereka. Sama sekali tak merasa takut meski lelaki di depannya menatap dengan sorot mengancam.
"Memang apa salah gue, Ra? Kalau gue salah, lo kasih tahu dong. Bukannya justru kayak gini!"
Senyum kecut membingkai wajah Maura. Tak menyangka jika ada manusia seperti Sagara di dunia.
"Lo bahkan nggak ngerasa diri lo salah!"
"Dahlah, lo nggak perlu temui gue lagi!" sambung Maura penuh penekanan.
__ADS_1
Sagara tak terima mendengar ucapan Maura. Lelaki itu dengan geram meraih tangan si perempuan dan mencengkeramnya dengan kuat. Namun, Maura dengan tangkas menyentakkan tangan si pemuda.
"Lo macem-macem, gue teriak sekarang!" ancam Maura tak main-main. Lingkungan mereka pun mendukung si perempuan.
Sagara bisa saja menerima amukan massa jika ia memaksakan kehendaknya pada Maura. Bahkan mereka kini sudah menjadi pusat perhatian. Bakal bahaya jika ia nekat bertindak kasar sekarang.
Terpaksa si pemuda tak akan mencari gara-gara. Demi keselamatan dirinya.
"Tapi, Ra kita ...."
"Cukup, Ga. Gue nggak mau denger. Pergi lo sekarang!" pungkas Maura sebelum Sagara menuntaskan kalimatnya.
Pemuda itu tampak geram. Ia mundur dan pergi begitu saja dari hadapan Maura.
'Gue pasti bakal balas perbuatan lo, Ra!' gumamnya dalam hati dengan penuh dendam.
...----------------...
Haiii!!! Berusaha update meski masih dilanda flu. Biar bisa menyapa kalian.
Sorry, My Possessive Badboy update-nya pendek banget hari ini. Kondisi masih belum membaik, tp juga gak bisa libur update kelamaan.
__ADS_1
Enjoy ya!!
Maaf sekali lagi jika belum bisa update maksimal!! ☺☺