MY PSIKOPAT BOYFRIEND

MY PSIKOPAT BOYFRIEND
38. Chattingan


__ADS_3

"Gel! Gue naik angkot aja ya!"


Olivia tersenyum manis. Menatap Ragel dengan sorot penuh harap. Berharap cowok itu mau menuruti kemauannya.


"Nggak!" tolak Ragel mentah-mentah.


"Ish! Kenapa harus enggak?"


Ragel tersenyum. Menatap Olivia penuh arti. "Karena elo harus pulang bareng gue. Biar cepat sampai rumah dengan aman."


"Dih, naik angkot juga aman kali Gel!" bantah Olivia nggak mau kalah.


"Nggak! Banyak serangga dimana-mana!" tolak Ragel tegas.


"Iya, banyak serangga! Elo juga serangga nya!" balas Olivia mulai kesal dengan sikap protektif Ragel.


"Gue manusia, Yank!"


"Amit-amit jabang bayi gue mah Gel!"


Olivia mengetuk kepalanya pelan. Menatap Ragel tak habis pikir.


"Udah ayo naik! Kalau kelamaan. Lo malah diculik lagi!" suruh Ragel mengulurkan tangan membantu Olivia untuk naik ke atas motor ninja nya.


"Ogah! Lo kira gue anak kecil? Sekali di kasih permen milkita langsung manut?!"


Olivia menghentakkan kakinya. Melangkah meninggalkan Ragel.


Dengan sigap, Ragel turun dari motornya. Mengejar Olivia, lalu tanpa ba-bi-bu langsung menyekap mulut kekasihnya itu.


"Hmph! Hmph!"


Ragel menarik Olivia, lalu mengangkat tubuh mungil itu ke atas motornya.


"Lo gila!"


"Elo yang bego! Bandel banget kalau di bilangin!" Ragel menghentikan Olivia saat gadis itu nekat turun. "Lo nekat. Gue cium!"


"Nggak nge-blush!"


Olivia segera memalingkan wajahnya. Tak menatap Ragel sedikitpun.


"Masak?" goda Ragel mencoba menatap wajah kekasihnya.


"Kalau masak mah, di dapur!" sambar Olivia menepuk pipi Ragel pelan.


"Udah, ayo pulang! Katanya mau nganterin gue sampai rumah dengan aman!" suruh Olivia maksa. Menatap Ragel penuh kesal.


Ragel terkekeh kecil. "Iya iya. Ini pulang! Ngambekan ibu negara mah!"


***


Bukan pacar gue, sumpah!🔥

__ADS_1


|Liv!


|Lo nggak ada niatan buat porotin gue, hah?


^^^Olivia^^^


^^^|Nggak! Dosa tau!^^^


Bukan pacar gue, sumpah!🔥


|Dih, elo!


|Serius nggak mau porotin gue?


^^^Olivia ^^^


^^^|Plis deh Gel.^^^


^^^|Gue bukan cewek murahan yang suka morotin pacar gue sendiri^^^


Bukan pacar gue, sumpah!🔥


|Ekhem! Pacar


|Ekhem! Pacar gue!


^^^Olivia^^^


^^^|Apasih lo? Lebay!^^^


|Duh, si eneng malu-malu ☺️


^^^ Read^^^


Bukan pacar gue, sumpah!🔥


|Heh! Balas!


|Livia! Balas nggak?!


^^^Olivia^^^


^^^|Apasih Gel?! Gue lagi belajar! Besok uh^^^


^^^|Kalo lo gabut, mending tidur sono!^^^


^^^|Nggak usah ganggu gue^^^


^^^|BYE!^^^


Drrtt! Drrtt!


Olivia berdecak kesal. Ragel bener-bener ngeselin banget malam-malam.

__ADS_1


Jangan-jangan tuh cowok lagi kerasukan setan malam-malam lagi?!


Olivia mengangkat teleponnya. Dengan meloudspeker suaranya agar Olivia bisa belajar sambil mendengar suara cowok menyebalkan itu.


"Apa?!"


Ragel yang ada diseberang sana terdiam. Menjauhkan ponselnya dari indera pendengaran.


"Ketus banget lo!" ucap Ragel tanpa basa-basi.


"Lagian elo! Udah tau gue lagi belajar. Digangguin jugaa!" omel Olivia tangan dan matanya masih setia membaca buku. Sesekali mencatat hal yang penting.


Ragel diseberang sana melirik jam di dinding kamar nya.


"Astaga Liviaaaaa!!! Lo mau kena penyakit, hah?! Udah mau tengah malam. Masih belajar. Rusak tuh mata, belajar mulu kerja lo!" omel Ragel panjang lebar.


Olivia mengernyit. Melirik layar ponselnya. Dimana nama kontak Ragel disana tertera.


Bentar, tadi ... Ragel mengomelinya dengan kalimat panjang?


"Bawel bener lo!"


"Elo yang kepala batu! Tidur nggak!!" suruh Ragel. Nada suaranya naik beberapa oktaf.


"Iya iya! Bentar lagi."


"Sekarang, kepala batu! Minus mata lo, belajar sampe tengah malam!"


"Iya bawel! Iya!"


Olivia menggerutu, menuruti saja kemauan cowok itu. Olivia segera mengemasi bukunya. Lalu berbaring di kasur lusuh miliknya.


"Dah! Gue mo tidur. Bye!"


Ragel diseberang sana tersenyum samar.


"Awas lo begadang!"


"Iya Ragel bawel!"


Tut!


Panggilan suara terputus. Olivia segera menutup kedua matanya. Dengan satu pikiran yang masih tertuju pada Ragel.


Hari ini ... Ragel aneh.


Hai halooooo👋🏿


Akhirnya up juga. Setelah dilema berkepanjangan 🙂👍


Btw, ini part terabsurd yang Acha buat. Besok part nya bakalan serius. Buat rileks kan waktu sesaat. Karena besok akan ada part-part nyesek yang Acha sendiri nggak kuat menyaksikannya.


Oke sekian. Terlalu banyak spoiler nggak baik bagi readers✨🐥

__ADS_1


See youuuuuuu🍁🔥


Acha🙂🔫


__ADS_2