
Bagian 9 (PERKENALAN 2, REZAKU)
Dalam hidup perubahan pasti ada pada
masanya, entah itu cepat atau lambat datangnya, tidak perduli sedikit atau
banyak mereka pasti akan menemukan perubahan dalam kehidupan.-Salsabila
Bisa dikatakan aku adalah anak
yang periang tapi itu berubah beberapa tahun lalu semenjak satu kejadian yang
membuat jiwaku sangat terguncang dan menjadi pemurung untuk beberapa bulan
lamanya, aku sangat trauma.
Beruntunglah tidak lama Tuhan
mempertemukan aku dengan seseorang yang perlahan bisa memulihkan kondisi
jiwaku, menjadi penyemangatku untuk kembali menjalani hidup.
Reza Hermawan, kekasihku saat
ini adalah orang yang Tuhan takdirkan, aku percaya jika Tuhan memberimu suatu
penyakit pasti Tuhan akan memberikanmu obatnya. Bagiku bersama Rezaku adalah
penawar dari segala rasa takut yang bagaikan racun selalu melumpuhkan
hari-hariku.
Rezaku sangat tampan, tentu
saja. Banyak hal yang membuat aku begitu sangat mencintainya selain dari wajahnya
yang memang tipe kesukaanku, Rezaku memiliki hati yang baik dan sikap yang
hangat. Rezaku selalu tahu bagaimana harus memperlakukanku, mengubah mood
burukku dengan sangat baik. Sampai detik ini Rezaku masih menjadi pacar terbaik
__ADS_1
yang pernah aku miliki dibanding dengan kedua mantanku. Meskipun aku begini
jangan salah yah, aku pernah pacaran hanya 2 kali meskipun tidak sampai 1x24
jam kami sudah putus.
Kalian pasti penasaran kenapa
bisa hanya 1x24 jam kami berpacaran? Aku sendiripun tidak mengerti mereka
selalu memutuskan aku tanpa alasan dan esoknya mereka sudah tidak lagi
bersekolah atau mungkin pindah sekolah aku tidak tahu dan tidak pernah mau
tahu.
Hanya bersama Rezaku hubungan
yang terjalin cukup lama, sudah 3 tahun kami bersama dan baru kemarin kami
merayakan hari jadi kami yang ke-3. Hari yang membahagiakan untuk kami, tetapi
aku merasa sesuatu yang aneh terjadi kepada Rezaku saat kami makan malam
menyangkut diriku. Rezaku berusaha terlihat baik-baik saja tapi tetap saja aku
tahu itu bohong, Rezaku tidak dapat menyembunyikan semua dariku karena hati
kami sudah saling terikat apa yang ia rasa aku pasti juga rasa.
Terlepas dari apa yang Rezaku
sembunyikan aku sangat bahagia, karena hari itu Rezaku memberiku sebuah cincin,
hari dimana ketika makan malam perayaan hari jadi kami yang ke-3. Rezaku bilang
ia akan segera melamarku setelah wisuda, terharu sekali rasanya ini adalah yang
aku tunggu-tunggu setelah 3 tahun bersamanya. Rezaku tahu akan mimpi buruk dan
kejadian yang pernah aku alami hingga aku mengalami trauma yang cukup berat.
__ADS_1
Semua sangat tidak mudah untuk kita lalui.
Hubungan antar keluarga kami
tercipta dengan sangat baik. Orang tuaku menyukai Reza begitupun sebaliknya
orang tua Reza yang sudah menganggapku seperti bagian dari mereka hanya saja
aku melihat kakak perempuan Reza agak tidak menyukaiku.
Aku sangat bersyukur hidupku
lengkap dengan adanya Rezaku yang selalu menemani, menerimaku dan mencintaiku.
Apakah kalian tidak penasaran
bagaimana aku bertemu Rezaku?
Aku bertemu dengannya dalam
sebuah ketidak sengajaan, beberapa kali mungkin karena mungkin itu sudah
takdir.
Karna Tuhan mengerti aku perlu
manusia yang seperti Rezaku untuk melindungi, menjaga dan menyayangiku
sepanjang hari.
Aku ingin Rezaku tahu bahwa aku
sangat menyayanginya, aku tidak pernah bermimpi untuk kehilangannya karena itu
akan jadi patah hati terhebat yang pernah aku alami. Cukup mimpi buruk yang
menyeramkan tentang pernikahanku dengan pria lain saja yang membuatku selalu ingin
segera pergi dari mimpi untuk kembali kepada dunia nyata jangan sampai mimpi
buruk itu menjelma menjadi nyata karena aku belum siap untuk kehilangan Rezaku,
__ADS_1
Reza Hermawanku.