
Sandra berjalan santai dengan Alex mengelilingi perkebunan milik petani setempat. Sandra terlihat senang, Alex menghisap tembakaunya, sudah lama sekali ia tidak merasakan nikmatnya merokok. Sandra kurang senang melihatnya merokok tapi hari itu Sandra memberinya pengecualian.
Di jalan setapak nampak seorang pria tampan seperti menyapa Sandra.
"Sandra?" pria itu tampak heran melihat Sandra di tempat terpencil seperti itu.
"Johny?" Keduanya berpelukan melepas rindu. Alex melempar puntung rokok ke tanah dan menggilasnya dengan sepatu. Wajahnya tampak geram melihat pria asing berpelukan dengan istrinya.
Alex berjalan mendekati kedua orang yang sedang asyik tertawa dan saling bertukar kabar.
"Siapa kau?" tanya Alex dengan wajah tidak senang.
"Oh perkenalkan aku Johny, mantan kekasih Sandra" kata pria itu dengan percaya diri. Alex sontak tersulut api cemburu. Ia geram pada pria sok tahu dan sok keren di hadapannya.
"Dia Alex, suami ku" kata Sandra mengenalkan Alex pada Johny.
"Oh jadi kau sudah menikah lagi?"
"Benar!" kali ini Alex yang menjawab dengan sengit. Alex dan Johny saling memandang tidak senang. Sandra mencoba menengahi dengan mengajak Johny mengobrol.
"Sial disini pun ada pria yang rupanya juga menyukai Sandra!" gumam Alex kesal.
"Sandra bukankah pria itu jauh lebih muda dari mu?" tanya Johny.
__ADS_1
"Benar Alex memang berusia lebih muda dariku"
"Apa kau benar-benar menyukainya?"
"Tadinya aku hanya ingin bersenang-senang dengan nya. lihat saja nanti"
"Apa maksud mu lihat saja nanti? apa kau mencurigai Alex? kau mencurigai suami mu?"
"Iya, aku rasa ia memiliki Rencana besar, aku tidak tahu apa itu tapi yang jelas pasti berhubungan dengan harta ku"
"Aku lihat dia bukan orang kalangan bawah"
"Memang bukan, dia CEO sebuah perusahaan besar juga. perusahaan kami pernah bekerja sama" Johny mengangguk paham.
"Aku bekerja di perkebunan ini, sudah cukup lama"
"Kau pergi dari kota dan tinggal di sini?"
"Benar Sandra, kau tidak ku dapatkan jadi aku menghilang kemari. Kau tahu Sandra aku belum menikah"
Sandra tersenyum, ia melirik Alex yang terus memandanginya dari kejauhan.
"Baiklah Johny kita bertemu lagi lain kali, aku harus kembali atau suamiku akan menerkam ku nanti" kata Sandra seraya tertawa.
__ADS_1
"Baiklah sampai jumpa Sandra, aku harap saat kita berjumpa lagi nanti kau sudah tidak bersama suami muda mu itu"
Sandra berjalan menghampiri Alex dan menggamit lengan Alex, mengajaknya kembali ke penginapan.
"Kau sudah puas bicara dengan pria itu?" Alex merasa marah dan kesal sekali.
"Kau merasa tersaingi?"
Alex meraih lengan Sandra, ia mendorong tubuh Sandra hingga membentur dinding. Alex mencengkram dagu Sandra dan mendekatkan bibirnya ke bibir wanita itu.
"Kau jangan macam-macam dengan ku Sandra! atau kau akan tahu akibatnya jika kau mempermainkan ku!" Alex menggigit bibir Sandra lalu ********** dengan beringas. Sebelah tangannya menerobos masuk ke dalam dress pendek yang di kenakan Sandra dan meremas dada Sandra.
Sandra sekuat tenaga mencoba mendorong tubuh Alex tapi percuma, pria itu bukan tandingannya.
"Alex ...apa mau mu? kau memiliki rencana apa pada ku?!"
"Kau bertanya itu lagi,! kau pikir aku memiliki rencana apa pada mu Sandra?!"
"Kau dan wanita ****** itu mencoba menghancurkan ku bukan?"
"Sudah aku bilang, aku tidak memiliki rencana apapun dan Emely aku tidak menghiraukannya, aku hanya....." Alex terdiam menatap mata bulat Sandra. Ia hampir melanggar batas yang ia buat bahwa ia tidak boleh jatuh cinta pada Sandra.
"Aku benci kau Alexi!! aku ingin pulang!" teriak Sandra kesal sembari menangis ia merapikan barang-barangnya ke dalam koper besar.
__ADS_1