Nyonya Kaya & Suami Brondong

Nyonya Kaya & Suami Brondong
Bab 58 Salah Sasaran (1)


__ADS_3

Alex merengkuh Sandra ke dalam pelukannya. Sandra menangis karena Alex tidak percaya padanya.


"Maafkan aku Sandra, maafkan aku" bisik Alex di telinga Sandra yang masih menangis di dalam pelukannya.


"Kau marah sekali dan pergi tanpa mendengar penjelasan ku" kata Sandra di sela tangisnya.


"Iya sayang aku salah, aku meminta maaf padamu Sandra"


Sandra mengangguk dan membalas pelukan Alex.


"Apa kau percaya jika semua ini ulah sepupumu?"


"Siapa? Rea?!"


"Iya sayang dia sengaja mau membuat kita bertengkar"


"Itu tidak mungkin Alex, jangan bodoh menuduhnya seperti itu"


"Baiklah aku memang tidak memiliki bukti untuk menuduhnya, lupakan saja"


"Kemarilah " Alex berbaring sembari memeluk Sandra.


"Aku cemas kau akan pergi seperti dulu" kata Sandra lirih.


"Tidak sayang, aku hanya menenangkan diri saja"


"Kau percaya jika aku tidak mengundang Yuda?"


"Iya aku percaya"


Jangan sampai Sandra tahu kalau aku tadi menemui Josie dan Josie yang menjelaskan semua. nanti bisa runyam! pasti Sandra akan berpikir aku lebih mempercayai Josie di banding dirinya.


Alex mengecup kening Sandra yang tertidur di pelukannya. Alex memikirkan cara agar Rea pergi dari rumah itu dan tidak lagi mencampuri semua.

__ADS_1


"Wanita itu licik sekali, sejak melihatnya aku sudah menduga ia tidak beres!" gumam Alex.


***


"Baiklah jelaskan apa yang tadi aku lihat?" Bram berdiri di hadapan Josie dengan wajah kesal.


"Alex tadi kemari untuk menanyakan sesuatu sayang, ia baru saja bertengkar dengan Sandra karena Sandra di jebak. lalu aku beritahukan semua pada Alex. Ia memeluk karena ingin berterimakasih itu saja"


Bram terdiam masih kesal. Josie meraih lengan Bram dan menggamitnya sembari berjalan memasuki apartemennya.


"Kau mau marah padaku atau mau makan malam bersama ku?"


"Kau pandai membuatku luluh Josie"


"Sayang besok aku di undang di pesta pembukaan butik desainer ternama. Ia sepupu Sandra"


"Apa kah Rea?"


"Kau mengenalnya?"


"Oh jadi dia teman mantan istrimu?" sindir Josie dengan wajah kesal di buat-buat. Bram langsung panik dan meraih tangan Josie.


"Sayang Angelica hanya masalaluku aku sudah tidak ada rasa apapun padanya"


"Baiklah kalau begitu temani aku datang ke pesta itu"


"Baiklah sayang"


Pesta pembukaan butik Rea di gelar mewah. Ia menyapa beberapa tamu berkelas yang sudah hadir. Malam itu Rea terlihat cantik dengan gaun panjang rancangannya.


Perhiasan berlian sponsor juga terlihat mewah menghiasi leher dan tangannya.


Alex tiba di pesta bersama Sandra yang juga nampak cantik dan anggun. Alex terlihat tampan dengan stelan jas berwarna hitam lengkap dengan dasi kupu-kupu.

__ADS_1


Rea terpana melihat ketampanan itu. Ia begitu ingin sekali memiliki Alex.


"Lihat saja aku akan memiliki dirimu secepatnya pangeran ku" gumam Rea.


"Hai Rea selamat ya atas. pembukaan butik mu semoga semua lancar dan berjalan baik" kata Sandra sambil cipika cipiki dengan Rea.


"Selamat Rea" Alex mengulurkan tangannya. Rea menyambutnya dan tanpa permisi langsung mencium kedua pipi Alex.


Alex tersentak dan melirik Sandra yang terlihat biasa saja. Sepertinya Sandra benar-benar tidak menyadari bahaya di depan matanya.


Tidak berapa lama Josie tiba bersama Bram. Kedua pasangan itu juga tak kalah mencuri perhatian.


"Hai Rea selamat ya" Josie memberikan selamat pada Rea atas pembukaan usaha barunya.


"Hai Josie aku senang kau datang" Rea menatap Bram dengan pandangan menyindir.


"Jadi kau sudah dapat mangsa baru?" bisik Rea di telinga Bram.


"Mangsa apa? aku tidak seperti dirimu!"


Pesta berjalan meriah banyak makanan dan minuman terhidang untuk para tamu.


Sampange paling di gemari diantara beberapa minuman yang ada.


Rea mengulurkan dua gelas minuman pada Alex dan Sandra.


Ingat hati-hati makan atau minum di pesta Rea nanti....


begitu peringatan Josie yang masih Alex ingat dengan baik.


"Cears..." Rea mengangkat gelasnya, diikuti Sandra dan tamu lainnya.


Alex pura-pura meminum minumannya. Ia lalu meletakkan kembali di atas meja setelah Rea sibuk dengan tamu-tamunya.

__ADS_1


Josie yang merasa haus meraih gelas minuman di atas meja. Ia langsung meminumnya sampai tandas. Minuman itu tadinya adalah milik Alex yang tidak sengaja ia letakkan di atas meja dan terminum oleh Josie.


__ADS_2