Nyonya Kaya & Suami Brondong

Nyonya Kaya & Suami Brondong
Bab 48 Masakan Sandra


__ADS_3

Di meja makan sudah terhidang beberapa jenis masakan. Sandra terlihat sibuk di dapur. Tidak seperti biasanya yang anti masuk dapur kini ia malah berkutat dengan semua bumbu dan peralatan yang selama ini ia hindari.


Aroma bawang putih menempel di jemari tangannya. Sandra terlihat panik karena sebentar lagi Alex akan pulang.


Alex tiba dengan mobilnya dan bergegas memasuki rumah. Ia terkejut melihat pelayan duduk di ruang tengah dengan cemas.


"Ada apa?" tanya Alex pada pelayan.


"Tuan maafkan saya bersantai disini, nyonya sedang di dapur dan melarang saya untuk ikut campur"


"Sandra di dapur?"


"Benar tuan, nyonya sejak tadi sore sibuk memasak"


"Memasak?"


"Iya tuan"


Sandra memasak? ada apa ini? aneh sekali biasanya ia anti dengan masak memasak.


Alex menyusul ke dapur ia terkejut melihat dapur berantakan seperti kapal pecah. di meja makan terhidang masakan yang sedikit aneh. Ada yang gosong dan entahlah Alex sulit mendefinisikannya.


"Sandra...?"


Sandra terkejut Alex sudah pulang, wajahnya terlihat panik dan matanya sembab karena menangis. Ia gagal memberikan masakan yang enak untuk Alex.


"Ada apa sayang?" Alex langsung meraih piring di tangan Sandra lalu meletakkannya. ia memeluk istrinya dengan hangat sembari tersenyum.

__ADS_1


"Tadinya aku akan memasak untuk mu tapi gagal" kata Sandra putus asa.


"Gagal? siapa bilang? ini pasti enak. mari kita coba di meja makan"


Alex membawa hasil masakan Sandra ke meja makan. entah itu di sebut apa karena Alex juga baru pertama melihat yang seperti itu.


"Jangan dimakan rasanya pasti tidak enak"


"Tenang sayang...." Alex meraih lengan Sandra agar duduk di pangkuannya.


"Ini tidak buruk sayang, kenapa kau bilang gagal?" Alex memakan masakan Sandra ia memejamkan matanya menikmati rasa yang yang tidak karuan di lidahnya. Asin sekali itu adalah definisi yang tepat untuk masakan Sandra.


"Benarkah enak?"


"Iya, aku akan menghabiskannya"


"Jangan memaksa, aku tahu masakan ini asin sekali dan tidak enak" Sandra menahan tangan Alex yang akan menyuapkan makanan ke mulutnya.


"Sayang ini enak....."


"Alex...." Sandra menggeleng menahan Alex melanjutkan memakan masakannya.


Sandra memang tidak pandai memasak. Ia ahli dalam bekerja dan melayani Alex tapi ia tidak bisa memanjakan perut suaminya dengan makanan enak.


Melihat Alex begitu menghiburnya Sandra menyadari pria itu memang sayang padanya. Kalau tidak Alex tidak akan sudi memakan makanan seperti itu.


"Aku akan les memasak nanti jika masakanku sudah enak aku akan membuatkannya setiap hari untuk mu"

__ADS_1


"Tentu sayang, tapi kau tak perlu melakukan semua ini Sandra. aku mencintai mu dan aku menerima semua kelebihan dan kekurangan mu"


"Benarkah?"


"Iya benar sekali"


"Kau pria yang manis sekali, aku harap kau tidak berbohong"


"Tidak sayang, jangan cemas aku jujur untuk perasaan ku"


"Baiklah ayo kita makan di luar" ajak Sandra.


"Lalu ini bagaimana?"


"Lupakan saja, aku sudah memesan meja di restoran langganan kita"


Alex tertawa dan mencium bibir Sandra dengan gemas.


"Ini baru Sandra yang aku kenal! sayang sebaiknya kau jangan ke dapur aku takut kau kenapa-napa"


"Apa maksudnya?"


"Di dapur itu bahaya untuk mu, ada minyak panas dan air mendidih atau apalah, aku tidak ingin kau terluka"


"Kau benar, aku takut sekali tadi saat menggoreng ini" Sandra menunjuk sebuah makanan yang ia goreng tapi warnanya hitam karena gosong.


Sekali lagi Alex tertawa terbahak kali ini ia tidak cemas Sandra akan marah.

__ADS_1


__ADS_2