Nyonya Kaya & Suami Brondong

Nyonya Kaya & Suami Brondong
Bab 25 Josie


__ADS_3

Ia hidup keras dan didik sebagai wanita mandiri dan tangguh. Ia memiliki kecerdasan melebihi orang lain. Josie bekerja keras sampai di titik kariernya sekarang.


Ia mati-matian mengejar beasiswa untuk pendidikan nya dan hasilnya ia bisa mendapatkan semua yang ia inginkan.


Tapi satu hal yang belum bisa Josie dapatkan di usianya yang sudah matang yaitu pasangan.


Ia selalu menjaga penampilannya baik bentuk tubuh yang sangat ideal sampai merawat kecantikan wajah dan kulit nya.


Tapi para pria itu merayu dan mendekatinya hanya untuk mengajaknya tidur setelah itu mereka akan lupa.


Josie menata perlengkapannya, ia akan mampir ke tempat gym dulu sebelum memulai aktivitasnya.


Satu jam ia habiskan untuk membakar lemak dalam tubuhnya. Selesai berolah raga ia bergegas mandi dan merias diri di tempat gym.


Josie memasukan tas besar kedalam bagasi mobil dan menggantinya dengan tas jinjing branded berharga puluhan juta.


Ia melajukan mobilnya menuju perusahaan tempatnya bekerja.


***


Weekend tiba, Sandra dan Alex bersiap pergi ke rumah orang tua Alex. Sandra terlihat sangat cantik dengan tampilan kasual nya. Tema pesta memang santai dan kekeluargaan jadi ia menyesuaikan kostumnya.


Sementara Alex ia akan tetap mengenakan celana pantalon yang sudah di setrika halus, kemeja mahal dan tentu jas limited editions nya.


"Oh ya selama kau marah pada ku apa kau jalan dengan wanita lain?" celetuk Sandra saat keduanya berada di dalam mobil.


"Tentu saja aku jalan dengan wanita lain"


"Seperti apa dia?" Sandra memang sedang mencari penyakit mengorek kencan Alex dengan wanita lain. Lalu nanti ia cemburu dan sakit hati sendiri. Begitulah Sandra ....

__ADS_1


"Namanya Josie dia direktur baru di kantor, wanita muda dan terpelajar. Cantik dan tentu saja di kagumi banyak pria. Aku sempat taruhan untuk mendekatinya. Karena kita sedang bertengkar aku pikir aku membutuhkan hiburan"


Sandra terdiam menyimak cerita Alex, hatinya sudah setengah remuk.


"Lalu .."


"Lalu aku mendapatkan nya dan mengajaknya minum di bar"


"Apa kalian mabuk?"


"Sedikit"


"Kau tidur dengannya?"


Alex menyeringai, ia memandang wajah Sandra yang sudah memerah karena marah dan menahan cemburu.


"Tadinya ingin seperti itu, kami pulang naik taxi. Aku mulai merayunya dengaan nakal kau tahu bukan tingkat kenakalan ku seperti apa?"


"Tapi ketika aku menyentuhnya aku selalu teringat pada mu"


"Teringat pada ku?"


"Benar, sampai akhirnya Josie kesal dan memintaku pulang untuk kembali pada mu dan meminta maaf dengan mu"


Ada kelegaan di hati Sandra. Ia tidak mengira Alex bisa mengendalikan dirinya meningkat wanita yang baru saja di ceritakan ya adalah wanita yang berkelas dan sepertinya bukan kaleng-kaleng.


"Lalu...."


"Lalu aku turun dari taxi dan aku berlari sembari mencari taxi lain. Sampailah aku di rumah dan kau tidak ada"

__ADS_1


"Kau meninggalkannya di jalan seorang diri?!"


"Hei Josie tidak sendiri di dengan sopir taxi"


"Alex!" Sandra memukul lengan Alex. Ia juga seorang wanita ia bisa membayangkan perasaan Josie waktu itu.


"Jika kau tidak percaya kau bisa bertanya padanya, lain kali apa aku boleh mengundangnya makan malam di rumah?"


"Tentu saja undang dia aku ingin bertemu, akan ku jadikan dia teman ku"


"Sandra..."


"Hmmm"


"Kau tidak marah?"


"Marah kenapa?"


"Aku hampir berselingkuh dan kau tenang saja?"


"Hampir ....dan kau tidak benar-benar melakukanya bukan?"


Alex tersenyum dan mengecup kepala Sandra.


Sesungguhnya ketika Alex bercerita tentang Josie, hati Sandra juga cemas dan takut jika Alex tergoda wanita itu dan meninggalkan dirinya.


Sandra sedikit beranjak dari duduknya dan memberikan kecupan di bibir Alex.


"Baiklah aku anggap ini ajakan untuk ku naik ranjang nanti malam!" goda Alex .

__ADS_1


Wajah Sandra memerah dan hanya tersenyum malu.


__ADS_2