Nyonya Kaya & Suami Brondong

Nyonya Kaya & Suami Brondong
Bab 52 Sikap Dingin


__ADS_3

Bram terlihat akrab dan mengobrol dengan Alex dan Sandra. Sesekali ketiganya tertawa dengan lelucon yang di lontarkan oleh Alex. Josie memandang Bram Yang sejak tadi tiba tidak menyapanya dan tidak mengajak bicara.


Bahkan Bram seperti tidak pernah mengenal Josie.


Josie hanya bisa memandang Bram yang memamerkan lesung pipinya saat ia tertawa bersama Sandra dan Alex.


"Josie ayo makan kenapa diam saja?". Sandra menegur Josie yang hanya melamun sejak tadi.


"Ah iya .."


Bram bahkan tidak memandang Josie saat Sandra menegurnya. Pria itu sibuk makan dan minum anggur di hadapan Josie.


Ada apa dengannya? kenapa tiba-tiba berlagak tidak mengenal ku? apa setelah liburan dia jadi amnesia?! -Josie-


"Oh ya kemana kau selama satu Minggu ini?" tanya Alex pada Bram.


"Aku pergi berlibur ke sebuah pulau"


"Kau sengaja mematikan ponsel mu?" tanya Alex lagi.


"Tidak tapi disana memang tidak ada sinyal"


"Aku ikut prihatin atau aku harus senang dengan status mu sekarang?"


Bram tertawa sembari menuang anggur kedalam gelasnya.

__ADS_1


"Mari bersulang" kata Bram tanpa memandang Josie. sekali lagi pria itu mengabaikan si cantik Josie Michelle.


"Josh angkat gelas mu" kata Alex menyenggol lengan Josie yang terlihat diam.


Josie dengan malas mengangkat gelasnya. Ia malas ada Bram disana. Saat pria itu menghilang tanpa kabar Josie mencemaskan nya dan sekarang begitu kembali Bram malah bersikap dingin padanya. Josie merasa malu di abaikan oleh Bram di hadapan Sandra dan Alex.


"Aku akan pulang duluan, aku ada urusan lain" kata Josie pamit pada Alex dan Sandra.


"Kenapa kau terburu-buru? kau bilang hari ini kosong tidak ada acara" sindir Sandra.


"Baiklah Josie jika kau ada urusan pergilah tidak masalah, lain kali kita akan pesta Barbeque lagi" kata Alex yang mengerti jika Josie tidak nyaman dengan situasi disana.


"Baiklah, terimakasih Sandra sudah mengundang ku, makanan ini enak sekali dan Lex aku pulang dulu" Alex mengangguk sembari menggenggam tangan Sandra yang akan mengatakan sesuatu pada Josie.


"Kau sengaja sayang?" tanya Alex dengan tenang. Ia kembali menikmati makan malamnya.


Bram lebih banyak terdiam sejak Josie pulang. .


"Kenapa kau ikut jadi pendiam? apa kau menyesal sudah mengabaikannya?" sindir Alex pada Bram yang hanya memainkan makanan di piringnya.


"Aku tidak menyesali apapun"


"Ayo kita lanjutkan makan nya" kata Sandra yang meraih potongan kecil paprika panggang ke dalam piring Alex.


Alex benci paprika dan tomat. Sandra malah sengaja menggoda Alex agar suaminya kesal.

__ADS_1


"Sandra kau sengaja?" Alex menyingkirkan paprika dari piringnya.


Sandra tertawa senang, ia menyuapkan potongan daging asap ke mulut Alex.


"Kalau ini enak?"


"Hmmm enak sekali"


Bram sepertinya sudah tidak berselera makan lagi. Ia berpamitan pada Sandra dan Alex untuk pulang.


"Menurut mu apa ada hubungan diantara mereka berdua?" tanya Sandra setelah Bram pergi.


"Aku rasa ada perasaan diantara mereka hanya saja Bram dan Josie mengingkarinya"


"Hebat sekali Alex tebakan mu?" Sandra bereaksi berlebihan untuk memuji Alex.


"Sandra kenapa kau membuat pesta ini dan mengundang mereka? kau ingin mengerjai mereka?" Alex terlihat sedikit marah dengan tingkah istrinya.


"Tidak sayang aku hanya ingin makan malam dengan Bram dan Josie saja"


Alex tahu Sandra merencanakan semua ini. Ia hapal sifat Sandra yang tidak akan mau berbasa basi tanpa tujuan.


Sementara di apartemennya Josie merebahkan dirinya di atas ranjang. Bulir bening mengalir dari sudut matanya.


Sialan kenapa aku menangis? untuk apa aku menangis?! siapa yang aku tangisi?! pria tidak tahu diri itu?! cukup Josie jangan selemah ini!

__ADS_1


__ADS_2