Nyonya Kaya & Suami Brondong

Nyonya Kaya & Suami Brondong
Bab 61 Permainan Rea


__ADS_3

Rea menelpon Alex secara tiba-tiba dan mengajak pria itu bertemu di apartemennya.


"Tolong Alex kaki ku terkilir, aku terjatuh tadi saat berbenah" begitu kata Rea di telepon.


"Kenapa kau menelpon ku Rea? memangnya kau tidak memiliki teman lain?!"


"Alex aku mohon, Sandra tidak bisa di telepon jadi aku menghubungi mu, kaki ku sakit sekali"


"Maaf Rea aku sibuk"


"Ayolah Alex aku kesakitan ku mohon, setelah ini aku tidak akan merepotkan mu"


Alex mematikan ponselnya dan masuk kedalam mobil. Ia melaju menuju apartemen Rea. di perjalanan Alex mencoba menghubungi Sandra tapi ponselnya mati.


Alex menelpon ke kantor Sandra dan sekretarisnya bilang Sandra sedang meeting. jadi Alex putuskan terpaksa menolong Rea.


Alex memarkir mobilnya dan bergegas naik ke lantai sepuluh di apartemen Rea.


"Rea?" Alex mendorong pintu apartemen dan tidak di kunci.


Rea terduduk di lantai dengan kaki sedikit memar.


"Alex...tolong"


Alex memapah Rea menuju sofa. Ia mengamati pergelangan kaki Rea yang memar. Sepertinya wanita itu tidak berbohong.

__ADS_1


"Aku rasa kita harus ke dokter" kata Alex.


"Tidak perlu tolong ambil kota obat aku akan minum pereda nyeri dan mengobati lukaku"


"Dimana kotak obatnya?"


"Di kamar Lex"


Alex pergi ke kamar Rea dan mengambil kotak obat. Ia membantu Rea mengobati memar di kaki wanita itu.


"Baiklah aku harus pergi, nanti biar Sandra yang kemari"


"Lex tunggu sebentar, maukah kau minum jus? aku sudah membuatnya"


Dia terkilir saat berbenah lalu kapan dia membuat jus? benar-benar licik. -Alex-


Alex memandang Rea yang meminum jus itu hanya sedikit.


Aku harus berhati-hati jangan sampai wanita licik ini menjebakku melalui makanan atu minuman.


"Kau tidak minum jus nya?"


"Maaf Rea tiba-tiba perutku sedikit tidak nyaman. aku rasa asam lambung ku kambuh"


Rea terlihat kecewa karena Alex tidak meminum jus buatannya.

__ADS_1


"Baiklah sekarang aku harus pergi"


"Tunggu Alex...bisakah kau membantuku sekali lagi"


"Apa lagi Rea?"


"Tolong angkat aku ke ranjang aku mau istirahat"


Alex tidak bisa menolak, lagi pula ia juga ingin segera pergi dari apartemen Rea.


Alex mengangkat tubuh Rea dan membawanya ke ranjang. Rea melingkarkan lengannya di leher Alex.


Alex aku sangat ingin memiliki dirimu, apa kelebihan Sandra sampai kau begitu menyukainya? aku akan membuatmu menjadi milik ku seutuh nya!


Alex menurunkan perlahan tubuh Rea di atas ranjang, tiba-tiba Rea membuka bajunya dan melemparnya ke lantai. Alex terkejut melihat tingkah Rea.


"Apa yang kau lakukan?!" bentak Alex


"Aku rasa kita bisa mendiskusikan sebuah hubungan antara aku dan kau Alex. aku ingin memiliki dirimu"


"Jangan gila Rea!" Alex memungut baju Rea dan memberikannya pada Rea yang sekarang hanya mengenakan baju dalaman. Alex memalingkan wajahnya.


"Kenapa kau bisa menyukai Sandra? apa kelebihan Sandra?!"


"Sandra-ku tidak licik, ia apa adanya dan tidak munafik seperti dirimu Rea. Jadi jangan coba-coba membuatku dan Sandra bertengkar karena itu akan sia-sia!" Alex hampir pergi tapi Rea menarik tangan Alex hingga Alex terjerembab di atas ranjang dan hampir menindih Rea.

__ADS_1


Saat itulah Sandra tiba di apartemen Rea. Ia terkejut melihat pemandangan di depan matanya.


__ADS_2