
Nessa melebarkan matanya ketika di dalam ruangan itu Alex sedang menunggunya, namun memang sedikit aneh karna dia memakai topeng di wajahnya..
''Alex.....''
''Kemarilah....aku ingin bicara...''desah pria di depannya mengulurkan tangannya,.
Suasana malam yang dingin dan menusuk membuat Nessa mau tak mau mendekati pria yang di anggapnya Alex itu...
Jemari mereka saling bertautan.,....
''Mengapa kau memakai topeng....suaramu juga sedikit berbeda...''desah Nessa dengan kerutan di dahi..
''Biar bagaimanapun kita sudah sama-sama menikah jadi....aku pikir aku akan lebih percaya diri jika memakai topeng....''ucap sang pria membimbing Nessa menuju ke balkon dari ketinggian lantai 5,...disini hanya ada kegelapan malam yang mengigit hingga Nessa merasa malam ini romantis...ketika Alex memeluk pinggangnya tanpa keraguan..mereka berdiri menatap bulan purnama di depan matanya..
''Aku merasa....bahagia sayang...kita bisa bertemu kembali.''bisik pria itu yang mendekapnya dari arah belakang.
Nessa memejamkan matanya.....ketika jemari Alex mulai bergerak naik..
''Alex....aku menemuimu bukan untuk ini...''
Nessa hanya omong kosong, nyatanya dia tak menolak untuk di sentuh....kini..pria itu bergerak mengambil sebuah sapu tangan berwarna gelap dan menutup matanya....
Nesa sedikit terkejut, dan panik...
''Mengapa kau menutup mataku...''
''Yah....aku senang melakukannya agar kau menikmati setiap sentuhanku dan menyimpannya di dalam ingatanmu...''bisik sang pria tertawa..
Nessa hanya menggeleng pasrah...kini dia tak bisa melihat apapun...sementara Alex di depannya malam melihatb segalanya..
''Kau curang....''
''Itu semua karnamu...sayang...''
Nessa mulai mengulurkan tangannya meraba-raba sosok di depannya namun dia sama sekali tidak menemukannya..Nessa pun sedikit bingung, matanya tertutup dan dia tak bisa melihat apapun...
''Alex...dimana kau,....''
Pria itu membuka topengnya dan mendekati Nessa kali ini tubuhnya sudah polos, bukti gairahnya sudah menegang di bawah sana..Nessa adalah sarapan empuk untuknya meski dia sudah menikah namun dia pandai merawat tubuhnya hingga jutaan rupiah...
''Aarrggghhttt..........''
Nessa terkejut ketika dengan sekali hentakan dres seksinya jatuh, sementara ini ia di baringkan di ranjang dengan mata yang tertutup..
''Oh Alex...''
''Ini yang kau mau bukan...kau mau bercinta denganku..katakan...''desis pria itu dengan suara yang parau..
''Tidak....''
Nessa kembali menjerit ketika pa yu da ra nya di lum** habis, sementara itu Nessa mulai merintih ketika pria itu menggerayangi tubuhnya..dengan penuh nafsu..
''Katakan Nessa.....''
__ADS_1
''Yah....Alex....aku selalu memikirkanmu dan menginginkan percintaan kita...aku..menicntaimu..''desah Nessa mengerang..
''Baguss sayang aku akan memuaskan dirimu..''
Pria itu melepaskan bra milik Nessa dan meremas gundukan yang cukup besar hasil oprasi milik Nessa dan meremasnya hingga Nessa merintih nikmat..
''Alex.....apa yang kau lakukan...''suara Nessa merintih penuh siksaan nikmat.
''Betapa cantiknya dirimu sayang...''bisik pria di atasnya..
Meski nikmat Nessa sempat mengerutkan kening ketika dia merasa sentuhan ini terlalu kasar....terlalu menuntut...bagaimana ketika bibir Alex mengul** bibirnya mengapa terasa berbeda...? namun pria itu sama sekali tak membiarkannya berpikir apapun sembari terus memberikan Nessa kenikmatan yang membuatnya lupa untuk bertanya..
''Owhh.....Alex......''
Pria itu tersenyum menang ketika telah menandai bibir dan sekitar pa yu da ra Nessa dengan bekas bibirnya...ia begitu bergairah dengan wanita ini...bukankah dia tak perlu menahan diri,...?
Pria itu lalu bergerak memposisikan diri di antara tubuh Nessa dan bersiap untuk menyatukan diri...
Nessa sedikit terkejut dengan ukuran Alex yang lebih besar...
Aneh.......
Nessa mengerang ketika tubuh pria ini berusaha menyatukan diri dengannya,..ia sedikit menghindar karna memang dia sedikit ngeri..
''Alex....''
''Ssssttt...tenanglah sayang, tubuh kita akan bersatu....kau akan menerimaku...''
Nessa mengangguk percaya sementara pria itu mulai meremas pa yu da ra Nessa untuk mengalihkan perhatian...meski Nessa bukan seorang perawan namun ia takut wanita ini akan sedikit terkejut..
Nessa mengerang ketika pria itu bergerak menyatukan diri hingga ia menjerit...terlalu sesak penuh di dalam dirinya hingga wanita itu merasa takjup....pria itu mulai menggerakan tubuhnya dan membuat Nessa hanya merintih..matanya tertutup dan ia bahkan tidak di ijinkan melihat wajah Alex...
Nessa sedikit terkejut ketika Alex mulai menghentakan tubuhnya dalam-dalam....
Wanita itu menjerit keras....
************
''Selamat pagi sayang...''bisik Alex menatap mata Sherin yang terbuka untuknya...
''Astaga aku ketiduran padahal semalam kita....''
''Bercinta....''bisik Alex mengecup dahi Sherin dengan lembut..
''Sherin....maafkan aku atas segalanya...aku berjanji akan berubah untuk dirimu...''
Sherin membeku mendengar ucapan Alex dengan tiba-tiba,..
''Jangan bercanda ini tidak lucu aku....''
''Aku tidak bercanda sayang..''
''Mengapa....''
__ADS_1
''Karna aku yakin padamu....aku yakin kau tidak akan menghianatiku Sherin..aku berkata benar bukan, kau tidak akan menghianatiku...''
Sherin terdiam sebentar...ingatannya menerawang...
kemarin ketika hendak pulang Jason adiknya menyerahkan sebuah surat yang di titipkan oleh Damar untuknya meski dia belum membacanya...
Namun mengenai perasaan, Sherin masih mencintai Damar...
''Semua ini mendadak untukku Alex,....hubungan kita buruk sebelumnya dan aku.....''
Kata-kata Sherin menggantung ketika Alex kembali melum** bibirnya lembut...
''Sherin....aku ingin bersamamu selamanya..''bisiknya pelan di telinga Sherin..hingga wanita itu membeku..
''Apa....''
Alex mengambil tangan Sherin dan menggenggamnya dengan erat...lalu mengecupnya...
''Aku sudah memutuskan kalau kita akan bersama selamanya..''
''Selamanya...''ulang Sherin seperti burung beo yang mengulang kata-kata yang di dengarnya..
Entahlah...dengan semua rentetan masa lalu mereka, Alex seorang psikopat hingga membuat Sherin sedikit takut untuk percaya...Alex terlalu menakutkan untuknya...ia bahkan sudah melihat sendiri apa yang terjadi di depan matanya, jadi untuk hidup bersama selamanya rasanya Sherin harus benar-benar memikirkan ulang tentang hal ini...ia tak bisa membayangkan hidup bersama Alex selamanya...semua akan menjadi misteri yang menakutkan..
Sherin menghela nafas.....ketika Alex tampak menuntutnya untuk setuju semua permintaannya...namun Sherin butuh waktu...
''Baiklah...mari kita jalani saja hari kita...''ucap Sherin dengan senyuman pasrah..
''Bagus....aku lega sekarang....''
*******
Sementara Nessa keluar dari kamar cukup percaya diri...meski tubuhnya sedikit kesakitan namun ia bangga karna semalam menghabiskan malam panas bersama Alex...wanita itu menekan lift lalu masuk...
Semalam setelah semua itu selesai, Alex lalu kembali mengenakan topengnya sementara penutup mata Nessa di buka..lalu mereka berpisah disana..seolah tidak terjadi apapun, dan sebelum berpisah Alex bilang mereka akan bertemu kembali untuk bercinta..
Nessa tersenyum bahagia..
Ting....
Lift terbuka dan Nessa melirik tajam pada sosok Sherin yang sedang memberi perintah pada pelayannya..mereka akan bersantai di taman..
''Buatkan aku teh hangat dan beberapa camilan kecil..aku menunggu di taman...''ucap Sherin lembut..
''Baik nyonya..''
''Ehm....kau layani aku lebih dahulu, aku juga ingin teh dan beberapa camilan kecil...''ucap Nessa tajam...
Sherin mengerutkan keninga..
Mengapa sikap Nessa menyebalkan...?
''Kakak bisa meminta pelayan yang lain...''
__ADS_1
''Tapi aku mau dia,....''ucap Nessa dengan nada tinggi..
Sherin menghela nafas....