Obsesi Sang Psikopat Kejam

Obsesi Sang Psikopat Kejam
Rencana Nia


__ADS_3

Rudi membeku mendengar ucapan Nia yang begitu kejam menurutnya, Rudi merasa dia tidak bersalah mengapa Nia ingin meninggalkannya...?


''Apa maksudmu Nia...mengapa kau mengatakan tentang putus..''


Nia melonggarkan tenggorokannya, dia tidak suka dengan pertengkaran atau membuat gaduh..Nia sungguh tak ingin ad konflik jadi dia berpikir ini sudah cukup...


''Aku akan pergi ke luar negri..ada tawaran pekerjaan yang tak bisa aku lewatkan begitu saja..''


Rudi menyadarkan tubuhnya di kursi...ia tak habis pikir mengapa Nia sangat keras kepala...mengapa wanita ini masih tidak mau menentukan tanggal untuk menikah dan menaruh beban di pundaknya..toh Rudi tidak keberatan menganggap Jason putra kandungnya dia sudah menyiapkan mentalnya selama setahun ini..


''Kau mau kemana Nia....tak ada tempat aman selain bersama denganku apa kau mengerti....lagi pula bukankah kau harus bersyukur jika ada pria lajang yang mau menerima anak orang lain menjadi anaknya.''ucap Rudi sedikit sombong..


Nia berkaca-kaca menahan rasa pedih ketika Rudi mengucapkan hal yang paling dia hindari...wanita itu mengangkat wajahnya dengan senyuman...


''Terimakasih untuk semua yang kau berikan padaku dan anakku selama setahun ini..jadi aku pikir aku tak akan bisa tenang ketika tetap membebanimu dengan anakku Jason...aku minta maaf..''


Jason menghela nafas...


''Apa kau tersinggung dengan perkataanku Nia...kau tau aku hanya bercanda,...aku masih bisa tahan ketika sampai detik ini kau sama sekali tidak mau tidur denganku....padahal aku sudah melakukan segalanya...bukankah aku sudah membuang waktu...''


''Aku minta maaf Rudi...aku hanya bisa berdoa agar kau bisa mendapatkan seseorang yang lebih baik dariku..''


Nia berdiri dan menundukan kepalanya ketika airmatanya jatuh...


''Aku minta maaf atas segalanya aku sudah berpikir ini dan aku akan mengengembalikan semuanya..''


Sambil berkata Nia meletakan beberapa kunci baik itu kunci mobil, rumah dan juga beberapa perhiasan dalam kotak yang telah dia kumpulkan...


''Aku minta maaf Rudi tapi aku tak bisa menerima itu semua...permisi..''


Nia lalu melangkah keluar dan hal itu membuat Rudi tak tahan untuk menahan geram..apa wanita itu sudah menemukan sarang baru untuk berlabuh...beraninya dia mencampakan Rudi....


Pria itu bangkit dan menyusul Nia yang telah sampai di pinggir jalan...pria itu sangat marah dan meraih tubuh Nia..


''Rudi......''


''Dasar wanita murahan..beraninya kau melakukan ini padaku..beraninya kau....''


Nia mengerang ketika rasa sakit di lengannya...


''Rudi...aku tau kalau selama ini kau punya banyak wanita di belakangku...jadi itu salah satu alasanku memutuskan hubungan kita...aku tak bisa..hidup seperti ini,...''


''Cih...kau bersikap seperti seorang perawan yah...kau pikir mengapa aku melakukannya karna kau tak pernah ingin aku sentuh Nia....bukankah kau terlalu sombong..bahkan kau sudah melahirkan anak entah dosa siapa...mungkin saja Jason adalah hasil dari perselingkuhan..''


''Cukup Rudi.....jangan menghina anakku...''teriak Nia marah..

__ADS_1


Namun Rudi kehilangan kesabaran...karna terlalu emosi pria itu menampar wajah Nia hingga wanita itu tersungkur di pinggir aspal....airmatanya menetes...


Sementara Rudi amat terkejut ketika menyadari kalau ia telah menyakiti Nia..ada rasa nyeri yang samar dari dalam hatinya yang perlahan muncul dan menuduhnya..


Nia mencoba bangkit dengan bibir yang mengeluarkan darah....


ia menatap Rudi yang merasa bersalah..


''Nia....''


Wanita itu bergerak mundur..dia sama sekali tidak menunjukan rasa sakit...keduanya saling menatap..


''Lupakan aku dan berbahagialah Rudi..''ucap Nia berusaha tersenyum..


Nia lalu melangkah pergi namun Rudi menahan langkahnya...


''Nia....aku minta maaf...''


''Tidak....Rudi...lepaskan aku, semuanya sudah selesai....''


Nia mendorong tubuh Rudi hingga pelukan mereka terlepas dan Nia melangkah pergi meninggalkan Rudi yang berdiri dengan rapuh...Nia dia tak akan bisa kehilangan wanita itu begitu saja..tidak.....


**********


Sudah pukul 10 malam, dan Nia belum kembali..semua sedang sibuk untuk mengemas pakaian untuk di bawa ke pulau nanti..sementara David kian cemas..dari tadi Jason mencari ibunya dan menjadi sedih beruntung di kembar juga Syakira mengalihkannya dengan berbagai permainan..


''Tuan David...''sapa Nia tak menyangka jika pria itu menunggunya di luar rumah..


''Apakah kau sudah selesai bertemu Rudi...apa katanya dia mengijinkanmu..''


Nia mengangguk tersenyum seolah tidak terjadi apapun...


''Dia mengatakan tak bisa ikut tuan..tapi hanya menitip salam..''ucap Nia dengan gugup..


''Baiklah apa kau sudah makan...''


''Yah....aku sudah makan...'' Nia berpura-pura...dia bahkan belum sempat makan tadi karna langsung membuat Rudi marah...


''Baiklah....Jason ada di kamar Syakira....''


''Aku akan menemuinya...terimakasih tuan David...selamat malam..''


Nia melangkah melewati David namun tanpa dia duga David menahan lengannya hingga keduanya bertatapan...


''Mengapa bibirmu terluka..''

__ADS_1


''Aku terjatuh..''jawab Nia mencoba tidak panik sendiri..


''Benarkah...jadi kau jatuh dan hanya bibirmu yang terluka..''


''Aku lelah tuan David...aku akan melihat Jason sekarang...''


Nia melepaskan pegangan David dan melangkah masuk, hingga David merasa nyeri....apa yang sebenarnya terjadi....??


*****************


Nia membuka pintu dan menemukan Jason sudah tertidur di kamar Syakira...


''Syakira....astaga Jason...aku akan memindahkannya..''


''Tidak biarkan saja Jason tidur....bisakah kita bicara..''ucap Syakira dengan mata yang tajam...


Nia menghela nafas..


''Baiklah...tapi setelah aku memindahkan tubuh Jason..dia akan mencari kakak jika tengah malam terbangun..''


''Baiklah kita ke lantai 3 ucap Syakira mengalah..''


Mereka lalu naik ke lantai 3 dan Nia membaringkan Jason di kamarnya,..lalu Syakira dan Nia melangkah ke balkon kamar dan duduk disana...Syakira menatap Nia dengan senyuman...


''Aku sangat merindukan sosok ibu dan ketika kakak pergi aku kehilangan kasih sayang..''


Nia menoleh sedih...


''Aku minta maaf Syakira....aku tau aku tak bisa memutar waktu kembali namun aku sangat menyesal....''


''Kak Nia...maukah kau menjadi ibu bagiku...jika Daddy menyukaimu...kau tau aku akan sangat senang jika kau dan Daddy..bisa menikah dan Jason menjadi adikku..''ucap Syakira penuh harap..


Nia pun menyandarkan tubuhnya, di sandaran kursi...


''Syakira....ada banyak hal yang harus di pikirkan sayang, dengarkan aku meski aku tidak menikah dengan Daddy mu tapi aku akan pastikan kita bisa jadi teman..aku berjanji tak akan pernah menghilang darimu..kapanpun kau butuh aku...maka aku akan ada...''


Syakira menghela nafas....ia pun menatap Nia dengan lekat....Syakira berharap apa yang sedang dia lakukan bisa sesuai dengan apa yang dia harapkan...


''Baiklah aku tak akan memaksa kakak..'ucap Nia tersenyum..


''Terimakasih Syakira..''ucap Nia dengan senyuman lega...


*********


Ketika tengah malam Nia menatap Jason yang tertidur lelap dan mulai meneteskan airmata sendirian...airmatanya terus mengalir di wajahnya yang sembab...karna tak ingin siapapun yang mendengar tangisannya Nia menggigit bibirnya....

__ADS_1


Jason maafkan Mama........batin Nia sedih,...


__ADS_2