
Nia seperti tersadar dengan semua perkataannya apa dia sudah gila, mengapa mengatakan hal yang tak masuk akal pada David..
Nia mengeraskan wajahnya dia tersenyum..
''Maaf...aku rasa tuan David salah...aku sama sekali tidak cemburu..aku sama sekali tidak mempunyai perasaan apapun padamu tuan...''
David mendorong tubuh Nia masuk ke dalan kamarnya dan menutup pintu di belakangnya, hingga Nia terlihat panik.
''Apa maksudmu tuan mengapa kau menutup pintu..''jerit Nia tak terima..
Sementara David melonggarkan dasinya dia menatap Nia dengan tajam..lalu mendekati Nia...
''Baik aku ingin pengakuan darimu Nia...apakah kau benar-benar tak akan memberiku kesempatan....''
''Kesempatan apa aku tidak mengerti...''jawab Nia tajam..
''Kesempatan agar kita bisa bersama....aku benar-benar serius padamu Nia..''
''Maaf tapi aku tak bisa menerimamu tuan David..''
David mengusap kasar wajahnya...
''Apakah kau serius Nia...karna aku tidak akan pernah memintamu..mungkin Cintia lebih baik darimu dan ingat satu hal Nia...kalau aku telah menyelidiki Jason...jika dia anakku maka aku akan mengambilnya darimu..''
Mendengar hal itu membuat Nia sangat marah...ia mendekati David dengan sinar mata membara....
''Jason adalah anakku..David kau tidak punya hak untuk mengambilnya dariku....''
''Benarkah bagaimana kalau kita membuktikannya..aku akan melakukan tes DNA dengan Jason dan untukmu berdoalah agar dia bukan anakku tapi jika dia anakku maka aku akan merebutnya darimu..''
''Tidak....kau tak bisa melakukannya...''tangis Nia pecah, jemarinya bergetar memegang lengan David...
Wanita itu tersungkur jatuh di hadapan David karna tubuhnya merasa lemas seketika, bagaimana pun ia tak bisa kehilangan Jason...David menurunkan pandangannya pada Nia yang menangis di lantai...di saat itulah David menyadari kalau Jason adalah anaknya..tangisan Nia sudah menjelaskan segalanya...
David menunduk seraya mengambil Nia untuk berdiri sejajar dengannya...keduanya bertatapan dengan tajam...
''Aku bisa merasakan kalau Jason anakku dari aku menatapnya..jadi Nia berhentilah untuk menghindariku...aku tau kau marah padaku di masa lalu tapi percayalah kalau aku juga hancur ketika.''ucap David dengan senyuman lembut...
Airmata Nia menetes....
''Baiklah aku menyerah....Jason adalah anakmu...''ucap Nia menyerah..
David lalu meraih Nia dan memeluknya dengan erat hingga airmata Nia menetes di wajahnya...
''Kita akan mengatakan kebenaran ini kepada Jason lalu aku akan melamarmu Nia kita akan menikah dan Jason akan mendapatkan kasih sayang kita aku.........''
''Aku tak bisa....tuan David....'' balas Nia dengan cepat.
''Mengapa....'' tanya David masih tak percaya...
''Aku tidak pantas....lihatlah aku...aku bahkan tidak pantas di sandingkan denganmu....''
__ADS_1
'Mengapa kau memandang status kita...aku yakin baik Syakira dan Sherin juga akan senang dengan kabar ini...kau akan di terima...''
''Tidak....aku masih belum bisa menerimanya tuan David...soal Jason aku minta waktu...kita akan membaginya dengan rata...aku akan mengatakan kebenaran padanya namun bukan sekarang....''
''Nia aku butuh seorang istri....kau pun tau itu..dan aku hanya ingin kau lah yang menjadi istriku..''
''Mengapa kau keras kepala tuan David...''
''Aku tidak keras kepala Nia....kau mau Jason tidak mengetahui kebenaran....kau lihat Zelina anak dan Zayn...juga Zayden, betapa menderitanya mereka hidup jauh dari orang tua kandungnya...untunglah Sherin tidak bersikap egois....jika kau tidak mau menikah denganku maka aku tak masalah aku akan menikahi Cintia dan mengatakan padanya agar mengambil Jason darimu itu sangat mudah...''
''Aku tak akan membiarkannya tuan David,...''
''Aku memberi kau waktu sebelum kembali dari pulau ini...pastikan kau memberi jawaban yang terbaik...kalau tidak kau akan kehilangan segalanya...''
David mengeraskan tatapannya dan melangkah menjauhi Nia dan hendak membuka pintu...
Namun langkah David terhenti ketika melihat Jason berdiri di depan pintu dengan mata yang basah...dia mendengar semua perkataan keduanya dengan hati yang hancur,..
''Jason...''
Mendengar nama Jason membuat Nia seketika mendekat dan meneteskan airmata melihat sang putra berdiri dengan kesedihan yang dalam...
''Katakan dengan jujur,...apakah paman David adalah Papaku..''ucap Jason dengan suara bergetar..
''Oh...Jason...;''
Nia tersungkur di lantai dan ingin menyentuh Jason namun pria kecil itu bergerak mundur...
Nia menggeleng penuh airmata..
''Jason ijinkan mama menjelaskan...''
''Aku benci mama....mengapa mama jahat sekali..''
Jason membalikan tubuhnya dan berlari menembus kegelapan di depannya..karna panik, Nia dan David pun bergegas mengikuti langkah Jason yang menjauh...
''Tidak......Jason...''jerit Nia dan David bersamaan..
Hari sudah malam sementara yang lain sudah tidur,....mereka masih saling mengejar di pantai...
Jason menangis dan terus mendekati pantai sementara David dan Nia mengejarnya dari belakang.
''Jason berhenti...aku adalah Daddymu..''
Deg!!!!!
Jason menghentikan langkahnya ketika mendengar suara David di belakangnya..Jason menoleh dan membeku menatap Nia dan juga David yang menatapnya...
''Daddy.....''ulang Jason dengan airmata yang menetes..
Ketika David mengulurkan tangan..
__ADS_1
''Daddy tak akan pernah meninggalkanmu Jason...Daddy janji...''
Jason mengalihkan tatapannya pada Nia yang terlihat bingung..
''Tapi bagaimana dengan Mama...mengapa kalian harus memperebutkan aku..mengapa tidak memberikan aku kebahagiaan dengan menikah saja...jadi aku bisa bahagia,...seperti si kembar yang bahagia...mengapa...''
Nia tersungkur di atas pasir, hatinya hancur mendengar ucapan Jason yang begitu dramatis...mengapa begitu sedih...sungguh terasa menyakitkan ketika melihat airmata itu menetes di wajah Jason nya yang tercinta..
''Apa maumu Jason katakanlah Mama akan mengabulkannya..asal kau tidak marah...Jason tolonglah..jangan marah pada mama...''isak Nia mengulurkan tangan...
''Aku ingin Mama dan Daddy bersatu lagi kita tinggal serumah jika itu terjadi aku akan sangat bahagia...''
''Tapi itu tak mungkin Jason...Daddy mu sudah punya tante Cintia..''
''Tidak..kami hanya teman Nia...apa maksudmu mengatakan hal itu....aku dan Cintia tak akan menikah...''ucap David membela diri..
''Tapi tadi kau mengatakannya dengan lantang David...''
''Itu hanya karna aku menggertakmu Nia..karna aku pun menjadi bingung bagaimana meyakinkan dirimu kalau aku mencintaimu bukan orang lain..''
''Mama....Daddy..maukah kalian bersatu demi aku...''teriak Jason penuh harap..
''Jason....kemarilah...''
''Tidak jika Mama tidak menjawab lebih baik aku tenggelam saja..''teriak Jason nekat..
''Tidak....Jason hentikan...David dia akan tenggelam..''
''Kalau begitu cepat berikan jawabanmu Nia...''
''Tapi...''
''Kau mau anakmu tenggelam.''
''Tidak......''
''Maka jawablah..''desak David dengan suara tajam...
Nia mengerang dia tak punya pilihan selain menyerah..
''Jason..hentikan...baiklah, Mama dan ayah akan bersatu asal kau kembali...cepatlah..''
''Yey......aku akan punya Daddy seperti si kembar...''
Karna terlalu senang Jason tergelincir hingga tubuhnya tertarik ke belakang menuju ombak..
Nia dan David berseru dengan panik..
''Oh tidak.....Jason..........'' keduanya berlari menuju pinggir laut dan melompat berusaha menyelamatkan Jason...
''Daddy............''
__ADS_1