Obsesi Sang Psikopat Kejam

Obsesi Sang Psikopat Kejam
Syok!!!


__ADS_3

Nessa terlihat begitu syok menyadari dirinya baru saja melakukan percintaan dengan pria yang sama sekali di luar dugaannya...dia bukan Alex seperti yang di idamkannya namun sebaliknya dia pria yang berbeda...mana mungkin tubuh mulusnya yang di rawat ratusan juta hanya untuk di nikmati seorang asisten,....?


Tidak mungkin, Nessa berharap benar kalau itu adalah mimpi.


''Virgo...'' jerit Nessa dengan mata yang melebar jijik.


Virgo tersenyum dingin di ikuti Alex yang muncul dan mampu membuat wajah Nessa memucat, apa artinya ini...apakah selama ini Alex tidak pernah menyentuhnya...dan mungkin Alex lah yang telah merencanakan ini semua kepadanya..Nessa menjadi histeris tidak terima.


''Nessa...bagaimana rasanya bercinta dengan anak buahku..''


''Tidak....Alex apa yang kau lakukan, jadi ini semua adalah rencanamu begitu.''


Bahkan Nessa sangat malu karna ia masih berada di dalam selimut dan tubuh yang polos,..Alex menatapnya dengan penuh kehinaan...


Alex mendekat dengan senyuman kejam di wajahnya..


''Kenapa kau menatapku seperti itu...kau pikir aku akan sudi tidur denganmu Nessa..bukankah kau terlalu percaya diri..kau pikir aku bodoh.''


Nessa mengepalkan tangannya ketika dia tak bisa menutupi rasa malunya...matanya berkaca-kaca menahan perih..


''Alex....aku pikir kau yang tidur denganmu tapi bagaimana bisa Virgo..astaga...''


''Aku sudah tau bahwa kau tidak dapat di percaya Nessa dan satu-satunya hal yang membuat aku tidak melenyapkanmu karna kau ibu dari keponakanku..''teriak Alex keras....


Nessa menangis dan meraung, wanita itu berdiri sembari menutupi tubuhnya dengan selimut, entah bagaimana sekarang nasibnya bagaimana kalau David tau segalanya...dia akan di ceraikan dengan kejam, bahkan dia akan kehilangan segalanya...


''Mengapa kau tega membiarkan aku tidur dengannya Alex...katakan mengapa...''


Nessa mendekati Alex dan menyentuh lengannya dengan gemetar, sementara Virgo hanya berdiri tanpa ekspresi...Alex menatap mata Nessa yang tersiksa...ia lalu menyeringai...


''Jangan lupa kau sedang menghianati kakakku David dengan menggodaku Nessa...''


''Itu karna aku mencintaimu,..meski aku bersama David..tapi hatiku tetap memikirkanmu Alex....aku mencintaimu..''


Nessa ingin sekali meyakinkan Alex sekali lagi meski ia rasa tidak mungkin, dia bahkan tidur berkali-kali dengan Virgo hal itu tak bisa di maafkan...tapi Nessa menolak menyerah bahkan hingga akhir.


''Diam...jika kau mencintaiku kau tidak akan mungkin menggoda kakakku,tapi karna keserakahanmu kau....meninggalkan aku dan berpura-pura bahwa di antara kita tak ada hubungan apapun...Nessa...aku ingin sekali menghabisimu...jadi sebelum kesabaranku habis...pergilah yang jauh...tinggalkan kakakku dan anak-anak..maka aku akan memaafkanmu...''


''Tidak,....aku minta maaf padamu Alex...tapi aku tak ingin bercerai...''


''Apa maksudmu...''


''Aku tak mau berpisah dengan David....dan anak-anak...aku mohon jangan pisahkan kami..''

__ADS_1


Alex tertawa dingin, bahkan setelah semua yang dia lakukan Nessa masih berani meminta pernikahannya agar tetap utuh..bukankah Nessa sedang bermimpi...?


Alex mendekat mencengkram lengan Nessa dengan kuat...hingga wanita itu gemetar...


''Virgo....lakukan apa yang harus kau lakukan...''desis Alex kemudian mendorong tubuh Nessa hingga membentur ranjang..


Pria itu berbalik dan meninggalkan kamar itu...namun sebelum dia benar-benar pergi...Alex menghentikan langkahnya...


''Video dan foto sudah aku kirimkan pada David..jadi kau tidak akan di ampuni David...aku berbaik hati dengan memberikanmu kesempatan untuk pergi Nessa...selamat tinggal...''


Nessa menggeleng hancur, wanita itu berlari menuju pintu namun terlambat karna pintu sudah terkunci..


''Alex buka pintunya...Alex...aku mohon...''tangis Nessa gemetar...


Tubuhnya tersungkur penuh penyesalan disana dan sosok Virgo mendekati Nessa...menempelkan sebuah pistol di kepala wanita itu...


Nessa menoleh dan kini pistol berada tepat di dahi wanita itu...


''Perintah tuan Alex adalah membiarkanmu mati....Nessa,....''


Nessa mengangkat wajahnya dengan airmatanya yang menetes..


''Aku hamil....aku sedang hamil anakmu Virgo...''isak Nessa kemudian menundukan kepalanya dalam-dalam..


''Pembohong....ikut aku sekarang..jika kau berbohong maka kau akan mati..''desis Virgo dingin..


Nessa tak berdaya ketika Virgo menariknya pergi....memang sudah lebih dari sebulan dia tinggal dirumah Alex..dan setiap malam dia melakukannya bersama Virgo...bahkan menerima dengan bahagia ketika pria ini menumpahkan benihnya...Nessa pikir itu adalah Alex..betapa bodoh dirinya...kini dia harus rela kehilangan segala kemewahan....dan mungkin akan mati di tangan Virgo...


*********


''Ssssstttt...pelankan suaramu Nia...''bisik Sherin memejamkan matanya...


Nessa mendengar beberapa kabar dari para pelayan lain kalau memang tengah malam, Nessa keluar dari lift lantai 5 bersama tuan Virgo yang memegang lengannya...


Mereka tidur bersama......Virgo adalah simpanan Nessa, tapi ada yang bilang kalau sebenarnya...Alexlah yang tidur dengan Nessa...ada banyak gosip di kalangan para pelayan walau mereka sembunyi-sembunyi ketika mengatakannya..atas berita itu Sherin hanya mampu mengurut dada..dia berusaha tenang dan meyakinkan dirinya kalau sejak awal Alex memang kejam...entah bagaimana nasib Nessa sekarang..


Semua pelayan, penjaga...menutup mulutnya...


bahkan Sherin pikir dengan kehamilannya Alex sudah berubah tapi ternyata tidak...Alex tak akan berubah sampai kapanpun...


''Nyonya baik-baik saja...''tanya Nia sedikit khawatir...


''Aku baik-baik saja Nia.....aku baik-baik saja...''

__ADS_1


Sesaat kemudian pintu kamar terbuka dan Alex muncul disana dengan tatapan datarnya...Nia langsung berdiri dan menunduk hormat lalu meninggalkan kamar...


Alex masuk dan menciumi Sherin dengan kelembutan...sementara Sherin tersenyum..


''Apa kau mau teh...ini bagus untukmu..''


Sherin mengangkat gelas dan menuangkan teh disana namun ada yang berbeda dia gemetar...dan hal itu terbaca dengan mudah..


Sherin mengakat cangkir untuk Alex, namun pria itu menangkap kedua tangannya...yang gemetar..


''Ada apa...mengapa kau takut padaku Sherin...''ucap Alex dengan kerutan di dahiku..


Sherin langsung duduk dan mencoba tersenyum meski dia tetap saja takut..


''Sherin...apa yang kau rasakan katakan padaku...apa yang mengganggu pikiranmu..''


Sherin menggeleng...


''Aku baik-baik saja Alex...''


''Aku rasa kau tidak baik-baik saja...katakan padaku Sherin, apa yang kau pikirkan...aku akan...''


''Apakah Nessa akan mati...''


Pertanyaan Sherin sanggup membuat Alex kehilangan suara....pria itu terdiam sebentar...dan hal itu semakin menguatkan hati Sherin kalau Nessa tidak baik-baik saja...


''Alex...apakah kau membunuhnya...''


Hening...


''Nessa..dia pantas mendapatkan hal itu kau tau apa yang dia lakukan...'


''Hoh..betapa mengerikannya dirimu Alex,.....kau sedang merampas seorang ibu dari anak-anaknya...''jerit Sherin histeris...


Alex berdiri dengan tatapan marah..


''Apa kau sedang menentangku Sherin...''


''Aku hanya takut,....aku takut setiap malam bahkan untuk tidur...meski dia bersalah tapi kau tak berhak mengambil hidupnya...bagaimana dengan anak-anaknya...'


''Sherin dia penghianat....''


''Bukankah kau bisa memakai cara lain untuk membuatnya sadar...aku tak habis pikir bagaimana bisa kau kejam pada keluargamu sendiri...hal yang paling menyakitkan adalah seorang ibu yang kehilangan anakknya...kau tentu tidak tau itu Alex....aku sungguh kecewa...''ucap Sherin marah..

__ADS_1


__ADS_2