
Alex sudah tak bisa mengendalikan tubuhnya sendiri...Sherin terlalu indah..terlalu menggairahkan terlalu dia butuhkan malam ini..
Sherin mendorong tubuh Alex hingga rengkuhan Alex terlepas darinya..mata Sherin terbuka lebar bahkan ia sudah tidak memakai apapun di balik tubuhnya....Sherin mengerang..
''Apa yang kau lakukan...''desahnya dengan kesal..
Alex tertawa..bukannya berhenti ia malah menarik Sherin mendekat dengan tatapan membara..
''Kau pikir kau akan melepaskanmu....bagaimanapun kau adalah istriku Sherin...''
''Hah...istri....bahkan kau mengaku aku istrimu ketika kau sedang mabuk..cih,....aku tak akan pernah memberikan tubuhku kepadamu...biar saja kau sengsara sepanjang malam...agar kau berpikir ulang sebelum mengatakan tak akan menyentuhku..''
Sherin meronta dan melepaskan diri dari rengkuhan Alex dan melangkah menuruni ranjang dan berusaha memungut gaun tidurnya yang sudah ada di lantai namun tentu saja itu tak mudah..
Karna sedetik kemudian Alex kembali menangkap tubuhnya dan kali ini menghempaskan cukup keras ke atas ranjang. Sherin tak bisa bergerak ketika pria itu bergerak naik dan kembali menjebak tubuhnya hingga tak bisa bergerak...mereka saling bertatapan tajam..
''Jangan lupa sudah menjadi tugasmu untuk melayaniku Sherin...''
Mata Sherin merah padam..
''Kau lupa kau yang menolakku..''
''Baiklah aku menyerah....teriak Alex dengan mata berkaca-kaca..
Hening....
Sherin membeku mendengar ucapan Alex yang terdengar keras kepadanya...
''Sherin...kau adalah istriku jangan lupa kau menyakitiku selama 10 tahun ini....jadi mulai sekarang kau harus mulai membayar kesalahanmu Sherin....aku menginginkanmu dan kau tak bisa menolak apa kau mengerti..''
''Tapi kau punya wanita lain Alex...kau pikir aku akan membiarkannya..''
''Wanita lain yah..kau benar...selama ini aku selalu berhalusinasi wanita lain yang mirip dirimu karna aku terlalu rindu..kau tak akan menemukan wanita lain di dunia nyata Sherin itu tak mungkin karna aku sama sekali tidak pernah berselingkuh..''ucap Alex dengan jujur..
Sherin melonggarkan tenggorokannya..ada perasaan bahagia di dadanya...yah..sedikit lega..
Sherin mengerang...Alex mengunci pergerakannya hingga dia tak bisa menggerakan tubuhnya sedikitpun dan hanya pasrah ketika Alex mulai menyentuhnya kembali membangkitkan gairah yang mati suri selama bertahun tahun..Alex terlalu mabuk dan kuat hingga Sherin pikir tubuhnya akan semakin sakit ketika ia berusaha melepaskan diri.....
Pria itu mendekatkan wajahnya dan menatap Sherin dengan beku..
''Kau harus ingat setiap detik sentuhanku sayang..''bisik Alex di telinga Sherin hingga wanita itu merintih..
Bibir Alex kembali menyapu bibir Sherin yang basah dan melum**nya dengan penuh gairah..
__ADS_1
Tubuh mereka menyatu tanpa sehelai benangpun....dan Sherin merasakan betul betapa kerasnya Alex di bawah sana...bagaimana rasanya menahan sekian lama...
bibir Sherin sedikit bengkak akibat ciuman panas Alex...dan pria itu mulai kembali menjelajahi tubuh Sherin dengan bibir panasnya,.
Sherin mengeluh ketika ada banyak tanda di leher dan di sekitar dadanya..Sherin masih padat dan begitu indah di masa mudahnya tentu saja...Alex tidak akan menyia-yiakan kenikmatan di depannya..
''Oh...Alex....''
Sherin mengerang ketika bibir Alex kembali singgah di permukaan put*ng pa yu da ra nya yang menegang dan menghs*pnya tanpa jeda..memberi jejak basah yang membuat Sherin menggila,....Alex sudah melepaskan rengkuhannya namun di banding melarikan diri...Sherin begitu menikmati setiap sentuhan Alex di tubuh sensitifnya..
Sherin juga hilang kendali..bagaimana pun tak ada lagi perasaan mengganjal..Alex menyerah dan mereka suami istri....Sherin pikir dia akan menyerah kali ini...dengan membiarkan Alex menuntaskan hasratnya..
Setelah puas bermain-main di pa yu da ra Sherin..Alex kemudian menggerakan tubuhnya hendak menyatukan dirinya di dalam diri Sherin..pandangannya berkabut ia menatap Sherin yang tampak menyerah...
Keduanya saling bertatapan........
''Sherin....aku mencintaimu..''bisik Alex di sela gairahnya sementara Sherin mengangguk...dengan mata berkaca-kaca..
''Maafkan aku Alex....aku juga mencintaimu..lakukanlah aku siap,...''
Alex tersenyum lega ketika Sherin membuka diri dan dalam hitungan menit pria itu menghentakan tubuhnya dalam-dalam dan membuat Sherin mengerang....
Setelah 10 tahun berlalu dan ia tak pernah di sentuh pria lain....rasanya berbeda...hal yang sama di rasakan Alex,..pria itu mengerang nikmat dan mengecup bibir Sherin...
''Cih...kau memang perayu..''balas Sherin dengan tawa renyah..
Alex menatap mata Sherin yang berkaca-kaca....
''Bagaimana kalau kita memulai dari awal sayang...maafkan aku...''
''Hum.....mari kita memulai dari awal Alex....aku juga minta maaf...aku...''
Sherin membeku ketika Alex menggunakan waktu itu untuk bergerak dan membuat kata-katanya terhempas seketika...
''Alex....''jerit Sherin melotot..
Alex tertawa dan kembali mencumbu Sherin hingga wanita itu hilang fokus..
''Aku akan membuat penyatuan ini indah sayangku...''bisik Alex kembali menghentakan tubuhnya...penuh gairah yang membara...
*************
David dan Nia bekerja sama kali ini...mereka menidurkan si kembar juga Jason di bekas kamar milik Syakira dulu di lantai 2 disini ada dua kamar di lantai 2 karna dulunya adalah kamar milik Nia sebagai pengasuh Syakira...
__ADS_1
sedangkan Syakira Dewasa memilih lantai 3 sebagai lantai miliknya dan satu-satunya kamar disana....kalau David lebih memilih lantai 1 karna dia sedikit malas jika harus naik lift...
''Mereka sudah tidur sekarang..''ucap David menyelimuti mereka satu-satu....sementara Nia membantunya...
Hening....
David dan Nia lalu keluar dari dalam kamar dengan pelan...sementara Nia berdiri dengan tatapan malu..bagaimanapun ia masih merasa bersalah karna meninggalkan rumah ini tanpa pamit..
David menatap Nia dengan tajam..
''Apa kau masih belum mengantuk...aku ingin bicara Nia...''ucap David dengan tatapan tajam..
Nia akhirnya mengangguk..
''Dimana kita akan bicara..apakah di ruang tamu atau kamar.''tanya Nia dengan tatapan tak terbaca..
''Sudah larut malam jadi bagaimana kalau kita bicara di kamarmu sambil mendengar anak-anak..lantai 1 di pakai Syakira untuk acaranya...mereka akan ramai dan kita tak akan bisa bicara leluasa..''
''Baiklah...''
David dan Nia melangkah ke dalam kamar milik Nia yang dulu dia tempati dan ketika pintu kamar di buka...Nia membeku ketika menyadari ruang dalam kamar ini terlihat sama seperti dia masih ada tak ada yang di rubah....
hal itu membuat Nia berkaca-kaca....ia menoleh ketika David sudah mengunci pintu....
''Tuan David....''
Pria itu mendekat mengikis jarak di antara mereka hingga Nia menjadi gugup...
''Tuan....''
''Bisakah kau jujur padaku Nia..apakah Jason adalah anakku..''
Deg!!!
Nia mengangkat wajahnya terlihat syok tentu saja dia tidak pernah membayangkan kalau hal ini akan membuatnya kehilangan suara..
David menyentuh bahu Nia yang rapuh dan menatap mata Nia yang berkaca-kaca..
''Katakan padaku Nia...apakah Jason anakku...apakah sebelum kau pergi kau telah mengandung anakku...'' suara David bergetar disana..
Deg!!!!!
__ADS_1