Obsesi Sang Psikopat Kejam

Obsesi Sang Psikopat Kejam
Kesal Sendiri


__ADS_3

Sherin bangkit berdiri dan mendekati Nessa dengan tatapan tak terima tentu saja, masih di ingatnya ketika malam resespsi Nessa memeluk Alex...Sherin tak habis pikir kalau Nessa masih menginginkan Alex padahal itu adalah adik iparnya sendiri..


''Ada apa denganmu..mengapa jadi aneh begini..''


Nessa mendekati Sherin dan tersenyum dingin..


''Kau wanita yang tidak tau malu...aku adalah menantu pertama di rumah ini jadi jika aku menginginkan sesuatu maka aku harus lebih dahulu mendapatkannya apa kau mengerti...''


''Tapi ini rumahku kak...aku bisa....''


''Hahaha....rumah..kau merasa bangga karna Alex menikahimu...''


Sherin merasa kesal sendiri, menghadapi Nessa yang berubah 180 derajat dalam semalam..mengapa wanita ini mulai bertindak sesuka hatinya...


''Cukup....baiklah ambil saja pelayan yang kau suka...aku memilih mengalah..''


Sherin melangkah meninggalkan Nessa yang geram, wanita itu lantas melangkah mendekati sofa dan tersenyum....ia akan menguasai Alex kembali tentu saja...dia sudah bercinta dengan Alex jadi Alex pasti akan membelanya...


Hati Nessa begitu bahagia tidak terkira..dan ketika ia sedang duduk santai seperti seorang nyonya rumah, salah satu anaknya mendekat..usianya 7 tahun, namanya Syakira...


''Mommy...''


Nessa memejamkan matanya...ia merasa malas jika di dekati anak-anaknya..


''Ada apa..''balasnya cuek...


''Momm....semalam aku bermimpi buruk, bisakah aku tidur dengan Mommy malam ini...''


Ucapan Syakira membuat Nessa murka wanita menatap sang putri dengan kesal...


''Mommy sedang capek, bisakah kau meninggalkan Mommy sendiri dan pergi bersama pengasuhmu...''jerit Nessa tak terkendali..


Syakira menjadi ketakutan dan langsung berlari meninggalkan Nessa sendirian..wanita itu memejamkan matanya,...dia sudah lelah hidup menjadi istri David dan membohongi perasaannya sendiri..dia bosan mengurusi anak-anak dan ingin bebas..dia ingin menjadi istri Alex dan tentunya melahirkan anak-anak dari Alex seorang,..dan rasanya dia ingin menyingkirkan keluarganya sendiri demi hidup bersama Alex.


Nessa akan mencari cara untuk menyingkirkan suaminya sendiri...dan dia akan mendapatkan cara.


*************


''Nyonya Sherin tenanglah....''ucap sang pelayan setianya yang baru namanya Nia.


Sherin meneguk teh nya sedikit demi sedikit dan itu sanggup membuatnya lega...meski ia sedikit penasaran.


Mengapa sikap Nessa tiba-tiba aneh..semalam bahkan dia baik-baik saja, namun paginya dia berubah menjadi wanita yang menakutkan..


''Aku baik-baik saja..Nia..terimakasih..''


Nia berdehem ia melirik Sherin sebentar..

__ADS_1


''Ehm...nyonya, semalam aku melihat nyonya Nessa naik ke lantai 5 usai makan malam...dan kata pegasuh anaknya, nyonya tidak berada di kamarnya di lantai 2...bahkan ketika anak-anak mencarinya...''


Sherin hanya mengangguk..


''Mungkin pelayannya salah lihat, lagi pula di lantai 5 bukankah itu adalah kamar Virgo asisten Alex...''ucap Sherin tersenyum..


Nia mengerutkan keningnya...


''Aku pikir tuan Virgo...tinggal diluar...''


''Dulu ia..tapi tuan Alex sering memerlukannya tiba-tiba jadi dia di tempatkan di lantai paling atas agar bisa memantau situasi keamanan dari lantai atas,..apakah kau tidak tau itu..''


Nia menggeleng...


''Aku pikir itu ruang kosong.''


''Tidak...itu kamar Virgo...''balas Sherin tegas..


***********


Alex duduk di ruang kerjanya sambil menatap beberapa file milik Damar, perusahaan yang dia dapatkan dan apa yang sedang dia incar sekarang, sejak datang ke pernikahan...Alex tau betul kalau Damar masih menginginkan Sherin untuk dirinya bahkan pria itu kedapatan berkali-kali memandang Sherin dengan tatapan ingin...meski itu sembunyi-sembunyi..


''Aku ingin kau mengirim mata-mata yang berada di dekatnya untuk mendapatkan informasi apapun darinya Virgo...''


''Baik tuan Alex...''


''Tuan tinggal menunggu hasilnya....nyonya sudah pasti hamil..karna nyonya sudah mulai menunjukann gejala itu meski masih samar jadi tuan perlu kesabaran...''


''Hum...aku memang sangat menginginkan anakku lahir darinya..''


''Tentu tuan...aku yakin sekali tuan akan menjadi ayah sebentar lagi...''


Alex tertawa sembari menatap Virgo dengan pandangan serius...


''Setelah anak itu lahir maka....kau juga harus menyingkirkan Sherin...''


Wajah Virgo memucat....


''Apa maksud tuan....''


Alex bangkit dari tempat duduknya dan melangkah menuju jendela kamar...menatap sosok Sherin di bawah sana yang sedang duduk minum bersama pelayannya..


Pandangan Alex mengeras,...


''Aku mampu menyingkirkan orang lain dengan tanganku sendiri tapi tidak dengan Sherin....aku tak bisa membunuhnya tapi kau pasti mampu melakukannya...''


Virgo mendekati sang tuan dengan pandangan beku..

__ADS_1


''Tuan Alex....''


''Jangan tanyakan alasanku Virgo....karna kau tak mungkin mengerti...''


Virgo menundukan kepalanya dalam-dalam...


''Tuan Alex...aku mohon ampun, aku bisa melakukan apapun..aku bahkan tidak berpikir dua kali ketika tuan memintaku tidur dengan nyonya Nessa menggantikanmu...tapi menyingkirkan nyonya Sherin aku tidak bisa...''


Alex menoleh dengan senyuman kejam...


''Aku tak butuh satu orang wanitapun Virgo...aku hanya butuh penerus....wanita hanya akan membuatmu bodoh dan tunduk pada perintah mereka secara halus...dan aku tidak menginjinkan diriku untuk melunak....jadi Virgo..jika kau tidak berani maka aku akan meminta orang lain untuk melakukannya...''


Alex melangkah menuju pintu namun Virgo melangkah dan menjatuhkan dirinya di hadapan Alex...


''Masih ada waktu tuan Alex...aku mohon..''


Alex kehilangan kesabaran, dia menarik Virgo berdiri sejajar dengannya dan tersenyum kejam..


''Wanita hanyala penghianat...kau lihat Nessa contohnya..kakakku mencintainya namun...dia malah mengincarnya dan aku akan pastikan wanita itu menangis darah karna keserakahannya..jika sekarang Sherin tunduk padaku bukan berarti suatu saat dia tak akan berkhianat....apalagi ada Damar yang sedang mengincar aku untuk menghancurkanku Virgo jadi aku tak akan menunda untuk melenyapkan siapapun yang berani mengangguku atau berpotensi menghancurkanku di kemudian hari...''


''Tapi bukan berarti nyonya Sherin seperti nyonya Nessa...mereka berbeda..''


''Cukup Virgo..kau tak memiliki hak untuk melampaui batasanmu...kau dengarkan aku baik-baik..aku ingin kau terus menyentuh Ness setiap malam..lalu aku sendiri yang akan mengejutkan dirinya...''


Alex lalu melangkah keluar ruangan meninggalkan Virgo yang hanya mampu tersungkur di lantai dadanya sesak menyadari betapa kejamnya tuan Alex....


Pria itu sampai gemetar karna tak mampu membayangkan semua itu akan terjadi pada nyonya Sherin yang baik hati..


**********


Sherin membuka pintu kamar, dan membawa nampan di tangannya..hari ini dia membuat sup untuk Alex di kamar..


Langkah Sherin pelan ketika Alex sedang berkonsentrasi pada labtop miliknya..


''Selamat malam Alex...''


Alex mengangkat wajahnya...ada kerutan di dahinya..


''Sherin...''


''Makanlah....aku membuatkan sup hangat untukmu tadi...''


Sherin meletakan sup di atas meja..hingga Alex hanya terdiam..


''Makanlah dulu...jika tidak kau akan sakit...''ucap Sherin menatap Alex dengan lembut..


Alex menatap semangkuk sup itu berusaha mengeraskan hatinya...

__ADS_1


Ia tak boleh lemah..


__ADS_2