
mEntah mengapa.. sepanjang perjalanan ini membuat Nia sedikit tidak nyaman semua itu karna seorang wanita yang bernama Cintia yang merebut semua perhatian Sherin, Syakira juga Alex dan David tentunya...
mereka menaiki pesawat pribadi milik tuan Alex jadi tentu saja anak-anak lebih bebas bermain di atas pesawat..
Nia yang pendiam dan rendah diri...entah mengapa ada sisi di dalam dirinya yang selalu tidak percaya diri untuk menghadapi keluarga besar Stewart padahal putranya adalah anak kandung David...dia bisa memanfaatkan itu untuk mendapatkan segalanya kalau mau tapi Nia lebih memilih menyepi dan menghindar...dia sama sekali tidak percaya diri untuk bersama tuan David..dia selalu berpikir kalau dia tidak pantas....
Namun ketika melihat David tertawa bersama wanita yang cantik ini ada perasaan tak nyaman yang tak bisa disembunyikan Nia...dia merasa kesal merasakan ini..padahal mereka baru saja akan berangkat namun mengapa dia merasa kesal...dan perjalanan ini tidak menyenangkan...
Sherin menghampiri Nia yang duduk di samping jendela sambil memandang pemandangan di luar..
''Hai Nia....''sapa Sherin dengan senyuman di wajahnya.
wanita itu membawakan minuman jus untuknya...dan duduk menemaninya...
Mereka saling melemparkan senyuman..
''Sherin tak perlu seperti ini..aku bisa mengambil sendiri minumanku....''
''Bukankah kau menganggapku kakakmu....santai saja
kita adalah keluarga....''
Sherin sangat baik,cantik dan selalu bisa mencairkan suasana tak heran tuan Alex sangat mencintainya...dia punya dua pangeran kembar dan seorang putri yang sangat cantik..jika di lihat dari kehidupan Sherin dulu..Nia seakan tak percaya bagaimana wanita ini sangat tegar..
''Bagaimana perasaanmu Nia..''
''Tentang apa....''
Sherin tersenyum...
''Tidakkah kau melihat kakak iparku disana...dia sangat mengharapkanmu..''ucap Sherin melirik kak David yang sedang bicara dengan Cintia dan juga Alex..
Nia tersenyum ia kesal harus mengakui kalau David dan Cintia tampak cocok bersama...
''Sherin....jangan samakan kita berdua...jelas kita berbeda...aku tidak bisa di sandingkan dengan tuan David..kami berbeda seperti bumi dan langit hingga aku..merasa tidak percaya diri...kau lihat disana aku yakin tuan David dan nona Cintia..mereka adalah pasangan serasi..''
''Harus aku akui Nia...jika aku benci sekali perasaan bersalahmu..''
''Maaf...''
''Terkadang kita tidak bisa egois.....kau tau maksudku...''ucap Sherin sambil melirik Jason yang sedang bermain bersama si kembar...
Nia mengangguk..
__ADS_1
''Terimakasih Sherin tapi aku tau apa yang aku lakukan pada anakku..''
'Yah...itu terserah padamu Nia..tapi mari aku beritahu satu rahasia kecil tentang Steward bersaudara...''
''Katakan...apa maksudmu Sherin...''
Nia sedikit takut karna dia tau benar kalau apa yang akan di katakan Sherin akan membuatnya sedikit hancur...
Sherin memajukan tubuhnya, sambil berbisik..
''Berdoalah agar Jason bukanlah anak kak David karna kau pasti akan di beri pilihan yang sulit...''
''Jason anakku Sherin...''
''Aku tau..dan aku tak akan pernah menyangkal itu Nia...aku juga tidak mengatakan dia anak kak David..aku hanya memberimu bocoran..mereka tak akan pernah melepaskan keturunan mereka..kau sudah tau Alex bagaimana..dan kak David hanya menutupi pribadi yang sebenarnya...aku yakin kau akan terkejut..''
Nia bahkan tak mampu untuk melonggarkan tenggorokannya dengan baik...namun sekuat tenaga dia menyembunyikan perasaannya agar tidak naik permukaan...
''Tenang saja Sherin aku yakin sekali kalau Jason bukanlah anak David..''
''Aku juga berharap yang terbaik tapi jika Jason adalah anaknya maka bersiaplah..dia akan mengejarmu bahkan sampai ke lubang semut..''
''Mengerikan..''ucap Nia dengan mata berkaca-kaca..
Sherin tersenyum lembut..yah..ia bisa melihat kalau Nia menyembunyikan sesuatu..tidakkah Nia belajar dari Sherin dulu...ia tak bisa lari karna memang mereka tak akan bisa lepas dari dua steward bersaudara..tak akan pernah bisa..
Setelah menempuh perjalanan lebih dari 8 jam..pesawat terbang rendah di sebuah pulau yang cantik..terlihat ada banyak sekali anak buah tuan Alex yang sudah menunggu di bawah..
pesawat akhirnya berhenti Jason dan si kembar lalu melompat turun...Nia bersikap dingin dan lebih memilih untuk turun paling akhir..dia bahkan bisa menyaksikan David memberi perhatian pada Cintia yang akan turun dari pesawat..lihatlah pria itu mulai berubah padanya..dia mulai bersikap cuek..
Secepat itukah...Nia menggeleng tak percaya...ucapan pria tak bisa di pegang sama sekali..
''Jason....pegang tangan Mama...''ucap Nia ketika sang putra hencak turun dari pesawat.
Namun di saat bersamaan tangan Davin merangku tangan Jason ketika dia hampir jatuh..
Deg!!!!
Mata David dan Nia bertemu walau hanya sepersekian detik karna Cintia menjerit di belakang juga meminta perhatian David. hingga pria itu menoleh padanya..Nia langsung membalikan tubuhnya dan mengulurkan tangan pada Cintia di depan mata Nia..wanita itu menoleh kesal ia harus turun bersama Jason sementara Cintia bersama David..
''Aku tak setuju dengan idemu ini Alex...sebagai seorang wanita aku kesal sekali..'ucap Sherin ketika tau Alex yang merencanakan ini semua untuk membuat Nia cemburu..
Sambil merangkul punggung Sherin...Alex tersenyum..
__ADS_1
''Tipe seorang Nia harus di desak lebih keras...agar perasaannya muncul ke permukaan...aku yakin sekali kalau Nia akan menunjukan rasa cemburu...jadi sayang jika kau ingin mereka bersatu maka kau harus mendukung apa yang aku lakukan ini.''
''Baiklah....aku menyerah aku akan mendukungmu dan rencanamu...''
''Bagus manisku,...bagaimana kalau kita...''
''Daddy....gendong aku...'' Zelina mengulurkan tangan..
Alex menghela nafas...anak-anak adalah penghalang kecil antara dirinya dan Sherin sekarang..bahkan dia tak bisa leluasa seperti dulu..
Sedangkan Sherin hanya tersenyum sambil menjauh....jika Zelina sudah mendekat maka dia tak akan punya kesempatan lagi..
Sherin lalu mendekati kedua putranya yang sedang menantinya..
''Mommy tunjukan kamar kami..''ucap Zayn dan Zayden bersamaan..
''Baik anak-anak...ayo kita pergi sekarang..''ucap Sherin dengan antusias..
Mereka lalu menempati kamar masing-masing, kamar Nia sendiri karna Jason menempati kamar anak-anak dengan para kembar,mereka seakan tak ingin di pisahkan..
Makam malam pertama di pulau sungguh hangat dan kekeluargaan..
Alex memperkenalkan seorang bodyguard baru untuk menjaga Syakira karna memang dia berhutang pada keponakannya..Syakira sudah mulai beranjak dewasa jadi Alex san David sepakat untuk memberinya bodyguard..bernama
Rive....pria bertubuh tegap dan tinggi dia berwajah dingin dan juga sangat terlatih..dulunya Rive bertugas sebagai pengawal Alex..dia orang nomor dua setelah Virgo hanya saja dulunya masih junior..
Sedangkan Syakira tidak ingin di awasi namun tak berani menolak perintah paman dan Daddynya...
''Semoga kau bisa bekerja sama dengannya Syakira..''ucap Alex memperkenalkan Rive pada Syakira,..
''Terimakasih Paman Alex.''balas Syakira penuh senyum namun ketika dia melihat Rive ia malah menatap tajam..
Sementara itu..Nia sudah merasa tidak nyaman ketika dari tadi Cintia selalu bersikap mesra pada David di depan matanya..
''Aku harus ke kamar sekarang....''ucap Nia lalu pergi dari kamar meninggalkan ruang makan..
Sementara David pun berpamitan...
Ketika Nia hendak masuk ke kamarnya David menarik tubuhnya mendekat,..
''Nia tunggu...''
''Lepaskan aku....mengapa kau mengikutiku...pergi saja bersama wanitamu..''
__ADS_1
''Apa kau sedang cemburu.''ucap David tajam...
Deg!!!!