
Sherin membuka lebar tangannya dan membiarkan ketiga malaikatnya menghambur memeluknya meski dia sedikit bingung membedakan Zayden dan juga Zayn...namun mereka tetap anak-anaknya..
Alex pun sedikit mengerutkan kening melihat Zayden dan Zayn...mengapa dia tidak menemukan perbedaan diantara keduanya...?
''Mommy....''suara mereka bersamaan mampir di telinga Sherin dan membuatya merasa terharu...bagaimana pun mereka telah menyelamatkannya sekali lagi dari kemarahan Alex kepadanya.
''Anakku.....'' bisik Sherin sambil mencium satu persatu..
''Tunggu...bisakah menjelaskan pada Mommy siapa di antara kalian berdua yang bernama Zayn....''
Zayn tersenyum dan mengangkat tangannya...Sherin mengangguk lalu mencium Zayn dengan penuh kasih sayang, sementara itu pandangannya meredup ketika melihat Zayden menatapnya dengan mata berkaca-kaca.....
''Aku Zayden...''jawab Zayden dengan mata berkaca-kaca..
Hati Sherin seperti di remas seketika...jadi inikah Zayden putra yang telah dia tinggalkan selama 10 tahun,....Sherin tak bisa membayangkan bagaimana Zayden melewati hari berat tanpa dirinya tanpa pelukan hangat seorang ibu, tanpa saudaranya dan kesepian...bagaimana Zayden mampu melewatinya...
Dia tampan dan wajahnya terlalu mirip dengan Zayn hingga Sherin tak bisa membedakan mereka berdua jika mereka bersama...
Zayden menatap Sherin dengan mata yang basah memang ia sudah bertemu Sherin sebelumnya namun dia memakai identitas Zayn bukan Zayden...
Mereka bertatapan hingga airmata Sherin menetes di wajahnya..
Sherin tak mampu menahan perasaannya....selama 10 tahun dia merindukan putranya...dan Sherin tetapjuga tersiksa karna terpisah jarak dan waktu....melihat putranya kini berada di depan matanya sungguh membuat Sherin lega luar biasa...Zayden tumbuh dengan baik tentu saja..Alex memberi segalanya untuk Zayden dan Sherin tak berhenti bersyukur untuk itu...
Sementara Alex tau benar kalau Zayden merindukan Sherin.....
''Anak-anak......jadi Mommy akan mengatakan satu kebenaran untuk kalian kalau sebenarnya.......''
Sherin menoleh pada Alex yang mendekatinya dan menatap ketiga buah hatinya dengan tatapan haru...
''Kalian bertiga adalah saudara kembar....Zayn dan Zelina..kalian selalu merindukan Daddy kan..'' bisik Sherin dengan mata yang basah.
Zelina dan Zayn saling memandang dengan anggukan kepala...Zayn sudah tau kebenaran namun tidak dengan Zelina...ia mengerutkan kening dengan bingung..
''Daddy kalian adalah Daddy Alex yang saat ini di samping Mommy...''suara Sherin menjadi serak..
''Hah....'' Zelina tampak terkejut dan langsung menoleh pada Alex yang meneteskan airmatanya..
''Daddy Zelina adalah Daddy Alex...''
__ADS_1
Tangisan Zelina pecah dan langsung di peluk oleh Alex....pria itu mendekap Zelina dan Zayn dengan erat dan tenggelam dengan perasaan bahagia luar biasa...bagaimana pun ini pertama kalinya dia memeluk dua anaknya yang lain..rasanya teramat menyakitkan jauh dari mereka...tanpa tau kalau mereka masih hidup...
''Daddy......''
Tangis Zayn dan Zelina keduanya tak mau melepaskan pelukannya sedikitpun..
''Anak-anakku....Daddy merindukan kalian sayang..'' bisik Alex di sela pelukannya..
''Aku punya Daddy..jadi Daddy masih hidup....yey...''suara Zelina tampak serak disana...
Dan Alex tak ingin melepaskan mereka sedikitpun...
Sementara Zayden berdiri di hadapan Sherin yang sudah menangis...
''Zayden...akulah Mommy mu sayang..maafkan Mommy...''
Deg!!!!!!
Sherin membeku ketika Zayden menghambur untuk memeluknya dengan erat..tangisan Keduanya pecah saat itu juga...betapa hancur hati Sherin menyadari Zayden tidak marah kepadanya....
''Maafkan Mommy nak...maaf...''
Sherin mengangguk mendekap erat tubuh Zayden dan mengusap punggungnya..sungguh dia merasakan sakit ketika selama 10 tahun dia tak pernah merawat Zayden..tak pernah memeluknya dan mengikuti pertumbuhan Zayden...jika di ingat Sherin merasa sedih sekali..tak bisa dia bayangkan kalau ia akan meninggalkan Zayden sendirian, merasa sakit sendirian dan kesedihan..
''Mommy akan menjagamu mulai dari sekarang sayang...putraku...putra pertamaku...Zayden...''isak Sherin mencium Zayden dengan penuh kasih sayang...
Sherin dan Alex menumpahkan semua perasaan mereka pada ketiga anak-anaknya dan menjelaskan secara pelan mengapa mereka terpisah...mengemas cerita sedikit lebih ringan agar mereka tidak sakit hati..walau sebenarnya Zayden sudah tau cerita yang sebenarnya tanpa di filter lebih dahulu..namun dia bahagia melihat kedua orang tuanya kembali bersatu..
Mereka menghabiskan waktu bersama....dengan Zelina yang tak ingin berada jauh dari Alex..dia terus berada di pangkuan Alex tak ingin terlepas...
Mereka menghabiskan waktu bersama dan hanya bicara hingga waktu tak terasa berlalu begitu saja..
***********
Makan Malam......
Ini pertama kalinya mereka makan malam bersama dengan formasi lengkap, Zelina duduk di samping Alex tak ingin terpisah...begitu juga dengan Zayn yang duduk di antara Sherin dan Zayden..
Mereka mulai makan..dan untuk pertama kalinya bagi Zayn dan Alex...Sherin melayani mereka makan....
__ADS_1
Alex tak berhenti menatap Sherin dalam diam...Sherin sudah selesai mandi dan malam ini harus Alex akui kalau istrinya sangat cantik...sekali, meski hubungan mereka masih dingin...Alex masih menyimpan kekesalan kalau ingat Sherin meninggalkannya dulu..
''Jadi apakah kita akan tinggal disini Mommy...aku ingin tidur bersama Daddy..dan tak ingin kembali ke apartemen kecil itu..''keluh Zelina dengan tajam..
Sherin menatap Alex yang juga sedang menatapnya..
Alex membelai rambut Zelina dan mengecup keningnya...
''Tak ada yang akan pergi dari rumah ini...Daddy sudah menyiapkan kamar untuk Zeline dan Zayn....kalian akan menyukainya..''ucap Alex tersenyum..
Sherin menundukan kepalanya..sambil menatap Zayden dan memeluknya..
''Apa kau senang sayang..''
''Apakah Mommy dan Daddy akan berada di kamar yang sama..''
Deg!!!!
Pertanyaan Zayden yang terlalu jujur membuat Sherin menatap mata Alex yang berkilat disana..entahlah Sherin takut menjawab, jika dia bilang ya..namun Alex menolaknya bagaimana..tapi kalau menjawab tidak, Sherin takut Alex akan berkata ya...Sherin mengigit bibirnya tampak bingung menjawab pertanyaan Zayden...
Sementara....
Alex mengusap wajahnya dengan kasar, mengapa memandang Sherin membangkitkan hasratnya dengan cepat....
Sial....
Sherin begitu cantik dan segar malam ini tapi jika Alex menyerah wanita ini akan memanfaatkan dirinya..dan menganggap masalah di antara mereka sudah selesai...padahal Alex masih marah...
''Zayden...Mommy akan tidur di....''
''Kamar Daddy...jadi tentu saja Mommy dan Daddy akan sekamar..''sambung Alex dengan tegas..
Sherin melonggarkan tenggorokannya....ya ampun dia masih ingat tatapan Alex jika menginginkan itu..Sherin tersenyum sambil memeluk Zayden...
''Mulai besok sayang karna malam ini Mommy akan tidur di kamar Zayden dan memelukmu sayang...karna Zelina dan Zayn pasti tak akan melepaskan Daddy kan....''Sherin tersenyum sambil menatap Alex yang sedang minum air dingin di dalam gelas berukuran besar dan Alex menghabiskannya...
Luar biasa...
Sherin tersenyum ketika ia dan Alex saling menatap tajam..
__ADS_1
Deg!!!!!!