
Alex memandang sup di depannya dengan tatapan tak terbaca, apalagi Sherin begitu memberinya perhatian padanya...
''Ayo makanlah selagi hangat..''ucap wanita itu lalu membantu memindahkan meja labtob dan mendekatkan meja yang di atasnya ada mangkuk sup.
''Baiklah..apa kau sudah makan...'' tany Alex basa basi..
Sherin menggeleng...
''Mengapa....''
''Aku sedang mual..''
Alex mengangkat wajahnya dengan kerutan di dahi dan Sherin mengambil hasil tespek dari dalam saku dan menunjukannya pada Alex..
Pria itu membeku......
''Sherin...''
''Aku tak tau apakah ini akurat atau tidak..tapi aku hanya iseng untuk meminta Virgo membeli alat tespek ini...dan hasilnya positif....Alex...sebentar lagi kau akan punya anak seperti yang kau inginkan selama ini..'' mata Sherin berkaca-kaca..
Alex terdiam...hatinya berdebar-debar karna rasa bahagianya,...Sherin hamil..itu artinya dia akan menjadi ayah, penerusnya akan segera lahir dari wanita ini,..
Alex segera melahap supnya dengan cepat,lalu ia bangkit dan menatap Sherin yang berdiri tegak menatapnya dengan senyuman...
''Sherin..aku akan menjadi seorang ayah...aku akan menjadi ayah..''
Sherin mengangguk...ketika Alex meraihnya dalam sebuah pelukan Sherin tak kuasa menahan tangisnya,...
''Oh...Sherin aku senang sekali...katakann apapun yang kau inginkan aku akan memberikannya untukmu...''
Alex mengecup bibir Sherin yang dingin dan melum**nya sedikit panas...
''Aku berhasil menjadi ayah....''
''Aku hanya ingin kau bahagia,...''
Deg!!!!!
Alex terdiam mendengar perkataan Sherin yang aneh..dia pikir Sherin akan meminta uang, perhiasan atau perusahaan...Alex kaya raya dan ia akan memberikan apapun...namun mengapa Sherin malah meminta hal yang paling tidak dia duga..
''Apa maksudmu dengan kebahagiannku Sherin...''
Sherin tersenyum dan melangkah mendekati ranjang dan duduk disana,..
''Sejak aku ke tempat ini aku selalu melihatmu melakukan kekerasan entah itu pada wanita, anak buahmu atau keluargamu sendiri....entah mengapa aku hanya merasa kau sedang terluka dan tidak bahagia karna itu kau melukai orang lain...''
Alex membeku..sekali lagi dia tak pernah membayangkan kalau Sherin bisa menyentuh hatinya dengan perkataannya..
''Ini hidupku tidak mungkin aku tak pernah bahagia Sherin..kau tidak tau...''
''Kau pernah bahagia...tapi aku yakin itu sudah lama sekali...''
Kali ini Alex menoleh kepadanya..
__ADS_1
''Apa maksudmu kau bisa merasakan hatiku...''
Sherin terkekeh..
''Aku bukan peramal..namun aku adalah istrimu..meski awalnya aku membencimu tapi perlahan aku mulai mendoakanmu di setiap tidurku..''
''Sherin jangan bercanda...''
''Lalu aku pikir kau selalu berkhayal tentang anak...aku berharap aku bisa melahirkan bayi kembar untukmu...Alex,...aku merasa kau akan bahagia ketika anakmu lahir...aku harap kau akan menjaga mereka dengan hatimu..''
Hening...
Ada yang berbeda dengan perkataan Sherin...entah mengapa pernyataan itu langsung menusuk ke dalam jiwa Alex yang dalam...
''Mereka akan menjadi ahli warisku...''
''Tentu saja...aku tak akan pernah merasa ragu...jadi Alex...tenang saja...aku akan melahirkan anak-anakmu dengan baik..''ucap Sherin penuh janji..
Alex semakin merasa ada yang berbeda dalam diri Sherin...atau mungkin ini hanyalah pikirannya sendiri..
**********
Hari demi hari Sherin mulai kewalahan dengan sikap Nessa yang semakin menjadi selain menguasai dapur, Nessa sering sekali mengambil makanan apapun yang hendak di makan Sherin dengan alasan dia juga ingin makan..
''Kau tinggal meminta pelayan untuk membuatkannya lagi apa masalahnya,...''
''Tapi aku tak bisa makan apapun karna rasa mual dan hanya itu yang bisa aku makan kak Nessa..'' ucap Sherin mulai lelah..
''Aku tidak perduli..kau mulai bertingkah yah sejak hamil..apa karna kau mengandung anak Alex lantas kau mulai besar kepala...''suara Nessa meninggi di tengah ruangan..
''Baiklah terserah kakak.....''
Sherin melangkah melewati Nessa namun di luar dugaan, Nessa malah menjambak rambut Sherin hingga wanita itu menjerit keras..
''Kakak..ini sakit sekali..'' Sherin menjerit sementara Nessa tertawa kesal..
''Diam...kau pikir kau beruntung di nikahi Alex dan kau mulai besar kepala....''
''Apa maumu kak Nessa....aku tak ingin membuat masalah..''
''Benarkah...kau pikir aku percaya begitu saja pada ajah lugumu...''teriak Nessa lantang..
''Lepaskan aku...''
''Tidak....''
Nessa kemudian mengangkat tangannya tinggi-tinggi ingin menghajar Sherin namun tangannya terhenti di udara ketika seseorang menangkap tangannya...
''Hentikan nyonya Nessa...''
Nessa menoleh dan membeku ketika sosok bertubuh tinggi itu menangkap tangannya...Virgo berdiri dan menatapnya dengan tajam...
''Virgo...'' jerit Sherin merasa lega, kalau tak ada Virgo entah apa jadinya..
__ADS_1
Sebenarnya mudah untuk dirinya melawan namun..karna kehamilannya membuat Sherin sedikit lemah dan tak punya kekuatan untuk melawan..namun beruntung Virgo datang tepat waktu..
''Hentikan nyonya Nessa, jika tuan Alex tau apa yang terjadi tuan akan marah..apalagi nyonya Sherin sedang hamil sekarang..''
Nessa mengerutkan kening ia merasa sedikit aneh..melihat Virgo sepertinya tidak asing...tapi terasa asing karna tentu saja...Nessa tidak pernah bertemu dengan pria ini..
Nessa memejamkan matanya...mengapa suaranya familiar....bahkan ketika Nessa memejamkan matanya...dia bisa ingat pria ini...
''Pergilah atau tuan akan tau yang sebenarnya nyonya Nessa..''desis Virgo mengancam..
Nessa hanya mengerang kesal..mau tak mau dia memang harus pergi dari taman ini atau Alex akan murka..
''Baiklah....aku akan pergi tapi Sherin, masalah kita belum selesai..''ancam Nessa secara terbuka.
Tubuh Sherin melemah hingga Virgo menahannya di belakang..
''Nyonya tidak apa-apa...''
''Tolong panggilkan Nia....aku ingin istirahat di kamar...''ucap Sherin dengan suara lemah..
''Baik nyonya...''ucap Virgo membantu Sherin untuk duduk kembali...
********
''Tuan...aku pikir tuan harus menghentikan nyonya Nessa sekarang atau dia akan mencelakai nyonya Sherin dan bayi dalam kandungannya..''ucap Virgo ketika Alex baru saja tiba di mansion..
Alex menoleh dengan geraman..
''Baiklah.....wanita ular itu harus segera di singkirkan dan kau tau apa yang harus kau lakukan Virgo..''
Virgo menundukan kepalanya dalam-dalam..ia tersenyum patuh..
***********
Nessa mulai terengah-engah ketika Alex memasukinya dengan kasar....bahkan tubuh atasnya sudah memerah..
Pria itu menundukan kepalanya, mengul** pa yu da ra Nessa dengan penekanan hingga Wanita itu menjerit..
''Alex....oohh....''
''Bagaimana rasanya sayang apa kau menikmatinya...''
Nessa tertawa tentu saja Alex berbeda...dan percintaan dengannya membuat Nessa merasa candu dan mereka selalu melakukannya setiap malam..
Tubuh pria itu di pacu cukup keras hingga Nessa sedikit kewalahan...sampai pria itu mencapai puncaknya, Nessa benar-benar terpukau..
Pria itu melum** bibirnya dengan penuh nafs*..ketika dia sudah selesai menumpahkan benihnya...
Di saat yang sama...pintu terbuka lebar dan ada bunyi tepuk tangan, dari arah pintu..penutup mata Nessa terbuka dan dia terkejutb setengah mati ketika melihat pria yang baru saja bercinta dengannya bukan Alex namun...
''Virgo....''jerit Nessa dengan jijik..
Sementara Alex tertawa dari arah pintu membuat wanita itu membeku...
__ADS_1
''Tidak mungkin....''airmatanya menetes...