Obsesi Sang Psikopat Kejam

Obsesi Sang Psikopat Kejam
Alex Yang Tergoda


__ADS_3

Tentu saja ucapan Alex membuat David menoleh kepadanya...


''Alex....apa maksudmu...''


Alex menatap David dengan senyuman tak terbaca...


''Aku tau apa yang kau pikirkan David,....aku hanya memberi informasi padamu...setelah itu terserah dirimu mau melakukan apa...''


Alex lalu meninggalkan David yang berdiri terpaku menyadari kalau apa yang di katakan Alex ada benarnya...pria itu kembali mengarahkan tatapannya pada Nia yang sedang berbicara dengan Sherin dan juga Syakira..sementara Jason tampak akrab dengan si kembar tiga keponakannya..


David tersenyum....


*********


Sherin sedang mendekati anak-anaknya bersama Nia...sedangkan Syakira sedang bersama teman-teman sebayanya...


Sherin menatap Jason dengan lekat dia mirip dengan Zelina...kalau di liat lebih tajam...ia adalah anak yang manis dan penurut...ia mendengarkan dengan penuh perhatian ketika Nia bicara atau memintanya melakukan sesuatu..


''Rudi sudah pulang lebih dulu...mengapa..'' tanya Sherin.


Nia tersenyum...


''Rudi sudah sangat mabuk dan dia akan kembali kerumahnya karna besok pagi dia harus meting...sedangkan aku dan Jason kami akan pulang ke apartemenku..''


Sherin pun mengangguk...


''Bagaimana kalau tidur disini dulu...aku juga akan menginap dan anak-anak...Syakira tidak membiarkan kami pulang sampai pergi ke pulau nanti.''


Nia tampak enggan..dia tersenyum kepada Sherin...


''Aku akan pulang saja...aku masih harus meminta ijin Rudi tentang rencana kepergian kami...maaf nyonya..''


''Eit,...jangan memanggilku Nyonya....panggil saja namaku Nia..itu lebih nyaman untuk kita.''


''Baiklah...''


Sherin tak bisa menahan Nia untuk pulang....sementara acara semakin meriah dan seperti biasa di penuhi oleh anak-anak muda itu artinya Sherin harus membawa anak-anaknya ke lantai atas untuk tidur...dan saat itu juga David dan Alex menghampiri mereka..


''Kak David...Nia ingin pulang sekarang...''


David melirik jamnya...hampir jam 12 malam...


''Bagaimana kalau kau menginap saja Nia...di kamarmu..bukankah kau masih punya kamar dirumah ini...tempat itu kosong sejak kepergianmu 10 tahun lalu..''ucap David jujur..

__ADS_1


Deg!!!!!


Sherin menatap Nia dan menyadari perubahan di wajah itu...


''Benar Nia...Jason juga sudah mengantuk..biarkan dia tidur dengan si kembar..''ucap Sherin membujuk..


Nia menoleh menatap Jason yang sedang menyadarkan tubuhnya di bahu Zayn..mereka tampak lelah bermain..


''Baiklah kalau begitu...''ucap Nia tersenyum...


David menatap Sherin dan juga Alex..


''Kalian bisa menempati kamar Alex di lantai 5....biarkan aku dan Nia mengantar anak-anak ke kamar...''ucap David..


Sherin sebenarnya ingin menyela namun Alex segera merengkuhnya, wanita ini akan menghancurkan rencana kakaknya..


''Tapi kak...apakah kakak tidak kesulitan membawa anak-anak..'' Sherin merasa tidak enak...


Namun Alex mendekapnya dari belakang..


''Sayang...biarkan anak-anak bersama kakakku....aku ingin kita berdua malam ini..tanpa anak-anak.'' bisik Alex penuh penekanan


Alex tampak mabuk dan sedikit keluar dari sikap dinginnya..tatapannya berbeda biasanya mana mungkin dia mau memeluk Sherin...yang ada pria ini hanya menatap Sherin dengan tajam..


David dan Nia tertawa melihat sikap Alex....tanpa sadar mereka saling menatap..


''Aku juga akan menemani mereka bermain sekarang...''balas David dengan senyuman misterius David mendapat anggukan setuju dari Alex,..


''Kalau begitu aku dan Sherin akan ke kamar dulu..aku lelah..''ucap Alex pamit lebih dahulu...


Tak lupa menarik Sherin bersamanya...mereka juga pamit pada Syakira dan teman-temannya yang sedang menikmati pesta..lalu melangkah menuju lift...


Sherin berusaha melepaskan diri dari pegangan Alex yang begitu posesif kepadanya..hingga Sherin menoleh kesal..


''Apa kepalamu terbentur sesuatu Alex..astaga ada apa denganmu..lepas..''


''Tidak....aku tak akan melepasmu enak saja..aku sudah menunggumu selama 10 tahun....kau pikir itu gampang Sherin...''


''Cih..katamu kau tak akan menyentuh jadi jangan coba-coba..''


''Ssttt....aku ingin kita cepat sampai ke kamarku..''


Alex menekan lift dan menyeret Sherin masuk bersamanya menuju lantai 5...dirumah Alex atau David mereka berdua memang biasanya menyediakan kamar khusus untuk mereka..baik Alex atau David..jadi ketika mereka berkunjung dan menginap maka mereka akan kembali ke kamar mereka..dan itu sudah di lakukan ketika Alex belum menikah....

__ADS_1


Ting!!!!!!


Sherin membeku melihat lantai 5 ruangan Alex..di lantai 5 adalah lantai khusus untuk Alex jadi hanya ada satu kamar disini...


Alex lalu menatap Sherin..


''Kau liat..ini kamarku, wilayah kekuasaanku tak ada yang boleh datang kemari tanpa ijinku..''pamer Alex dengan bangga...


''Cih....kau terlalu pamer, ayolah aku sudah lelah..''


Alex tersenyum dan menarik Sherin dalam genggamannya dan membawa masuk ke kamarnya yang super luas dan mewah di dominasi warna biru..


Sherin lalu melangkah ke lemari dan mencari gaunnya dan ternyata kak David memang menyediakan pakaian untukknya...dulu dia tidak sempat menginap karna dia melarikan diri dari sisi Alex dengan memalsukan kematiannya...


Sherin tersenyum dan mulai memilih beberapa gaun dan astaga,..tak ada gaun tidur yang tertutup namun gaun disini di penuhi gaun seksi yang menerawang..lalu dia akan memakai apa....?


wajah Sherin merah padam...bagaimana sekarang..


''Sherin lama sekali...cepat mandilah pilih salah satu gaun disana...bagus kan...aku yang memilihkannya untuk dirimu..''Alex mendekat dan mengecup pundak Sherin yang mulus..


''Oh..astaga kau membuatku takut...jangan sampai kau melanggar janjimu sendiri..''Sherin masih mengumpat dan meraih gaun apapun disana...


Walau telanj*ng pun Alex tak akan pernah tergoda kepadanya bukan...? Sherin sudah pernah merasakan malu ketika Alex menolaknya mentah-mentah...


Sherin mandi dengan cepat dan memakai salah satu gaun transparan dengan acuh..sementara Alex pun melakukan hal yang sama mandi dengan cepat karna dia tak ingin melewatkan malam ini tanpa menyentuh Sherin....


Tentu saja Sherin begitu menggodanya...


********


Sherin sudah hampir terlelap ketika dia menyadari...bahwa Alex sedang menciumi bibirnya...sementara jemarinya mulai nakal dan meremas pa yu da ra Sherin yang padat...


Sherin berpikir ini mimpi karna di alam nyata tak mungkin Alex menyentuhnya..


Sherin membuka bibirnya hendak bicara...namun kesempatan itu di ambil Alex untuk semakin memperdalam ciumannya..


Tubuh Sherin bergetar ketika gaunnya di turunkan dan jemari Alex mulai bermain disana..meremas dan memainkan put*ng pa yu da ra nya dengan lembut..hingga Sherin terbakar...bagaimanapun sudah lama dia tidak pernah di sentuh...


Pagutan bibir Alex terlepas dan kini Sherin merasakan kehangatan di permukaan pa yu da ra nya...wanita itu mengerang ketika bibir Alex mulai menyesap miliknya yang menegang...


Saat itulah Sherin membuka mata dan terkejut ketika ia sadar apa yang di lakukan Alex bukan mimpi...


''Alex....''suara Sherin tercekat ketika melihat Alex sedang menggilas pa yu da ra nya dengan mulutnya...

__ADS_1


Oh tidak.......dia tergoda juga..


Skip..............


__ADS_2