Obsesi Sang Psikopat Kejam

Obsesi Sang Psikopat Kejam
Daddy...?


__ADS_3

Bagi Alex ini kali pertama Zayden memeluknya dengan erat seolah mereka terpisah selama bertahun-tahun tentu saja...hal itu membuat hati seorang Alex berubah...baginya ini pertama kalinya Zayden lebih dahulu menunjukan perasaannya di permukaan..pelukannya sedikit berbeda...walau Alex tidak menemukan perbedaan di wajah sang putra..


Zayn memeluk Alex dengan begitu erat, bagaimana mungkin selama 10 tahun ini dia tak pernah merasakan pelukan seorang ayah....yah..Mommy bilang Daddy sudah meninggal, walau penjelasan sang Mommy tak mampu menutupi lubang di dalam hatinya Zayn memejamkan matanya ketika airmatanya menetes perlahan di wajahnya..dia tak bisa menepis rasa bahagia yang memenuhinya...Zayn yakin sekali kalau Zelina pasti akan senang ketika dia tau ternyata Daddy masih hidup...Zelina bahkan membuat bantal dengan menggunakan foto Daddy agar setiap malam dia bisa memeluknya bahkan mencium bantal itu seperti mencium Daddy...tentu saja hal itu membuat Zayn sedih tapi kini tidak lagi...Daddy masih hidup dan sekarang Daddy sedang bersama dirinya..


Zayn tak tau masalah orang dewasa yang rumit namun dirinya dan Zayden sudah bertekat akan mempersatukan orang tua mereka....


''Zayden.....''


''Hanya sebentar Daddy,...aku butuh memelukmu..''balas Zayn dengan airmata yang masih mengalir..


Alex memandang Virgo yang mengangkat bahu menandakan dia tak tau apa yang terjadi pada Zayden...hal itu membuat Alex sedikit curiga dan kemudian Alex mengangkat tubuh Zayn dan membawanya masuk ke ruang tamu dan duduk di sofa..Alex menjauhkan tubuh Zayn dan menatap matanya dengan pandangan menyelidik..


Zayden menangis..dan hal itu adalah yang paling pertama di lihat oleh Alex...selama ini Zayden selalu menyendiri mereka hanya saling menyapa di ruang makan karna Zayden bukan anak yang terbuka dia sangat pendiam..hingga sulit untuk di dekati,...


''Apa yang terjadi....apa ada yang mengganggumu di sekolah Zayden..katakan pada Daddy...''


''Tidak...semua baik-baik saja...Daddy....aku..''


''Apa yang terjadi ini juga membingungkan Daddy...kau tidak pernah menangis dan ini pertama kalinya Daddy melihat kau seperti ini...''


Zayn mengangguk mencoba mengendalikan dirinya sendiri...dan kemudian menatap mata Alex dengan tajam...Zayn lalu sadar sesuatu kalau Zelina sangat mirip dengan Daddy...dia adalah fotocopy Daddy yang sebenarnya..


''Aku ingin kau tau Daddy..bahwa aku mencintaimu...''


Alex membeku ketika matanya berkaca-kaca mendengar ucapan Zayden yang keluar dari hatinya...pria itu menyentuh wajah Zayn dengan gerakan lembut..


''Daddy minta maaf jika selama ini kita tak pernah punya waktu berdua,...Daddy tau kau pasti sangat kecewa namun semua yang Daddy lakukan hanya untukmu...hanya kau satu-satunya anak Daddy....''


Zayn mengangguk dengan penuh airmata ketika Alex kembali meraihnya dalam pelukannya,...suasana berubah menjadi haru ketika Alex juga tenggelam dalam rasa sakitnya sendiri....hidupnya hancur berantakan ketika Sherin dan dua anaknya yang lain meninggalkan mereka...Alex sungguh merasa hampir putus asa namun tatapan mata Zayden mampu membuatnya untuk tetap kuat...bagi Alex saat ini dia hidup demi Zayden, melakukan yang terbaik sampai batas usianya di dunia..sementara Zayn memahami kesakitan di wajah Alex dan berjanji kalau dirinya dan juga Zayden akan menyatukan keluarga mereka....seperti dulu meski tak mudah karna di mata Daddy...Mommy sudah meninggal...entah siapa yang salah pada awalnya namun...Zayn dan Zayden tak akan pernah menyerah untuk terus mencari cara untuk mempersatukan keluarga mereka...

__ADS_1


setelah meresa lebih tenang, Alex melepaskan pelukannya dan menatap mata Zayn dengan tajam..


''Daddy mencintaimu Zayden..percayalah meski Daddy mungkin sibuk namun,...kau harus tau Daddy teramat mencintaimu...sayang..'' ucap Zayden dengan suara serak.


''Aku tau Daddy...tapi bisakah aku menanyakan sesuatu padamu Daddy,...''


''Tentu anakku...kau bebas bertanya tentang hal apapun dan Daddy akan menjawabnya..'' Alex berjanji...


Sedangkan Zayn menguatkan dirinya...lalu menatap mata Daddy dengan pandangan yang dalam..


''Aku selalau menyimpan foto Daddy dan Mommy di dalam dompet milikku...''


Alex mengangguk....


''Kau anak yang baik..lalu bagaimana selanjutnya...''


''Pagi ini aku melihat seorang wanita mirip dengan Mommy....hal itu membuatku sedih karna aku..tiba-tiba ingat pada Daddy..apakah mungkin Mommy..''


''Tapi mungkin saja terjadi sebuah kesalahan...''


Alex mengusap wajahnya dengan kasar, ketika mengingat Sherin hal itu membuatnya sungguh terluka..selama 10 tahun ini dia berjuang untuk menutupi perasaan sakitnya bagaimana ketika kepergian Sherin mampu menghancurkan dirinya,...tak ada yang lebih berat baginya selain kehilangan Sherin bahkan sudah 10 tahun dan Alex tak mampu melupakan istrinya itu...


''Zayden..kau masih anak-anak..kelak kau akan mengerti bahwa perpisahan karna kematian itu tak akan ada obatnya selain kau harus pasrah..Mommy dan dua adikmu sudah berada di surga..dan disini hanya tinggal kita berdua....jadi Zayden..bisakah kita bekerja sama untuk tidak membahas Mommy....karna Daddy sangat terluka jika mengingat bahwa Mommy sudah pergi untuk selamanya,..''


Deg!!!!


Zayden mau tak mau harus menerima ucapan Daddy memang dia melihat betapa tersiksanya wajah Daddy saat ini..


''Maafkan aku Daddy...''

__ADS_1


Pandangan Alex meredup ia mengangguk dengan berat....


''Kau anak baik...''


''Bisakah aku melihat foto pernikahan Mommy dan Daddy...setidaknya itu bisa melegakan hatiku...''ucap Zayn penuh harap..


''Baiklah...kalau begitu kita akan ke ruang khusus yang menyimpan semua barang milik Mommy...ayah akan menunjukan segalanya kepadamu...Zayden..''


Zayn mengangguk patuh....mereka lalu melangkah menuju lift yang menghubungkannya dengan lantai 5 paling ujung...


Alex mendekati sebuah pintu rahasia dan mengulurkan jarinya untuk membuka pintu kaca di depannya..


Zayn di buat terpukau karna begitu masuk ia langsung di hadapkan dengan sebuah patung lilin menyerupai wajah sang Mommy...


Cantik sekali hingga dia seperti hidup...dan lebih jauh lagi ke dalamnya, Zayn bisa melihat ada banyak foto-fto Mommy Sherin dalam berbagai gaya...ada foto pernikahan, ada foto ketika Mommy sedang hamil......


''Mommy cantik sekali..''ucap Zayn di belakang sang Daddy yang menghentikan langkahnya..


''Tentu saja Mommy sangat cantik dan disinilah semua barang-barangnya tersimpan Zayn...Mommy adalah wanita yang Daddy cintai seumur hidup dan jika Daddy merindukan Mommy maka Daddy akan ke tempat ini dan mengingat Mommy...dengan cara ini Daddy bisa bertahan...''


Hati Zayn seperti di remas dengan kuat...mengapa dia sedih sekali bahkan tidak dapat mengatakan apapun lagi selain dia sangat bahagia dengan cinta orang tuanya...


Zayn mengangguk mengerti...dia akan mendiskusikannya dengan Zayden nanti..


**************


Sherin sedikit khawatir ketika Zayn menatapnya seolah mereka terpisah lama..bahkan ketika mereka sedang makan, Zayn masih menatapnya dengan dalam..


''Zayn.....apa kau punya masalah...''tanya Sherin khawatir...

__ADS_1


Zayden terdiam seketika...


__ADS_2