
''Mengapa kau menatapku..''
Pertanyaann itu sedikit lucu bagi Sherin karna bukan salahnya bukan, dia punya mata dan ketika dia berbalik yah wajar bukan kalau dia menatap objek di depannya, lagi pula Alex juga menatapnya..namun pria ini pasti tidak mau di salahkan..ckck..lihatlah betapa tingginya dia memeluk egonya...baiklah pak tua ini tak tertarik padanya...padahal Sherin masih bohay kan...dia cantik, seksi dan mampu memberikan kenikmatan kalau Alex mau..tapi di banding tatapan lembut Sherin malah mendapat tatapan paling tajam dari seorang Alex Steward.
''Aku tidak senjaga Alex...astaga..''
Sherin langsung memutar tubuhnya dan menoleh dan memejamkan matanya, namun tanpa sadar gerakan tubuhnya malah membuat punggungnya terbuka...gaunnya tertarik sedikit ke atas hingga Alex bisa melihat dengan jelas...betapa Sherin begitu menggairahkan...pria itu melonggarkan tenggorokannya..
Alex lalu kembali berbaring, menatap nyalang ke langit-langit kamar dan menghela nafas....ia tak bisa tidur malam ini entah mengapa...
dan mau tak mau Alex kembali tergoda untuk menatap Sherin yang tidur membelakanginya dan kali ini entah mengapa..apakah di sengaja atau tidak Sherin sudah berbaring lagi menghadapnya dengan mata yang tertutup..
Secepat itukah dia tertidur...
Sherin tampak manis ketika dia sedang terlelap tidur dan seksi...gaun tidurnya sudah berantakan naik dan memperlihatkan paha mulusnya..sungguh pemandangan yang indah namun sukses membuat Alex sakit kepala...Alex lalu memutar tubuhnya dan menghadap Sherin yang sudah tertidur pulas..
''Aku sudah gila ketika aku berkata tak akan pernah menyentuhmu...bodoh...''umpat Alex memejamkan matanya mengutuk semua perkataan bodohnya...dia tidak sadar karna perkataannya kini dia sengsara..padahal kesempatan ini seharusnya membuat Sherin menyerahkan diri kepadanya..
Alex mengerang....pada miliknya yang mengeras di bawah sana....tidurlah bodoh, kau tak akan mendapatkan apapun, Alex mencoba untuk tertidur...meskio sedikit sulit...
Hingga tengah malam....
Alex yang membuka matanya karna dia sedikit terganggu dengan suara berisik di tengah malam..
matanya terbuka ketika Sherin baru saja keluar dari toilet di tengah malam...wanita itu melepas penutup gaunnya hingga menyisakan dres tanpa lengan panjang, hal itu mampu membuat jantung Alex berdesir pelan...karna untuk pertama kalinya dalam 10 tahun, dia melihat tubuh Sherin yang masih begitu padat dan berisi, lampu kamar yang redup membuat Sherin tak menyadari jika Alex sedang menatapnya dari kegelapan...Sherin tampak lucu karna dia berjalan sambil menutup matanya,...dia terlihat mengantuk namun harus ke Toilet..rambut panjangnya menutupi sebagian wajahnya...
Sherin duduk di sofa sambil menyandarkan tubuhnya, tampak kalau ia memijit lehernya...apakah dia tidak nyaman tidur disana...?
Alex masih betah menatap Sherin yang memutuskan duduk bersandar di sofa sambil meringkuk di sofa..dia sedang mencari posisi tidur yang nyaman...rupanya Sherin memilih tidak berbaring di sofa namun tidur dalam posisi duduk...
Alex menghela nafas...meski dia marah tapi bagaimana pun ia merasa sedikit iba melihat Sherin berbaring di sofa..tapi jika dia kesana maka Sherin akan mengira Alex sudah memaafkan dirinya jadi Sherin pasti akan besar kepala..
Tidak...ini adalah hukumannya bukan,...biarkan dia menikmati hukuman ini..
Sementara Sherin berkaca-kaca...mengapa Alex tega sekali kepadanya...membiarkan dia tidur di sofa yang tidak nyaman sementara dirinya tidur di atas ranjang yang nyaman..
Apakah Alex sudah benar-benar membencinya yah..Alex biasanya tak tahan jika tidak mengajaknya bercinta namun kali ini berbeda..sepertinya ALex benar-benar sudah tidak mencintainya dan hanya menyisakan kebencian kepadanya..
Benarkah...?
Sherin sungguh terluka, padahal ini semua terjadi bukan semata kesalahannya kan...apa mau Alex sebenarnya, jika dia tidak menyukai Sherin dia bisa kan menceraikan Sherin soal anak-anak mereka sudah mulai besar dan pasti bisa mengerti..
Sherin kembali menghapus jejak airmatanya...ia sedih dan merasa sakit sekali..mengapa ini sangat menyakitkan...untuk dirinya....??
Sherin sama sekali tidak bisa tidur dan hatinya sungguh sakit sekali...Alex benar-benar kejam....
__ADS_1
*********
Pagi Harinya...
Sudah bisa di tebak kalau tubuh Sherin pegal pegal sementara Alex tidur dengan nyaman...Sherin memutuskan dia tak akan membiarkan hatinya melunak...sejak pagi hari Sherin tidak sedikitpun menatap Alex walau mereka berpapasan...
''Mommy apakah kurang tidur semalam..''tanya Zayden yang begitu perhatian..
''Tidak sayang Mommy baik-baik saja..selesaikan sarapan kalian...''ucap Sherin dengan senyuman..
Alex keluar dari lift dan pandangannya jatuh pada Sherin..mengapa sikap wanita ini sangat aneh kepadanya...?
Sherin sama sekali tidak menganggap dirinya..
Alex mencoba menahan diri..
''Selamat pagi anak-anak...''sapa Alex tersenyum..
''Selamat pagi Daddy....''
Sherin lalu bangkit dari sana dan melangkah keluar dari ruang makan dia tidak sarapan bersama Alex dan anak-anak..hal itu cukup membuat Alex uring-uringan..
''Daddy ayo kita berangkat...''ucap Zelina tak sabar..
''Baiklah....selesaikan sarapanmu sayang..''bisik Alex menghela nafasnya...
Apa yang sedang di lakukan Sherin...apakah dia sedang menantang Alex sekarang..pria itu mengeraskan wajahnya..
Mengapa dia kesal sekali........?
***********
Anak-anak sudah berangkat ke sekolah dan bersykurnya adalah mereka ingin Alex yang mengantar...
Sementara Sherin melangkah ke halaman Mansion dan terkejut melihat Virgo menghampirinya dan menundukan kepalanya memberi hormat..
''Virgo...''
''Nyonya Sherin...''
Sherin tersenyum...lalu keduanya melangkah ke arah taman dan Sherin memintanya duduk..
''Virgo...apa kabar...''
Virgo tersenyum dan menatap Sherin dengan senyuman lega, ia sungguh lega melihat Sherin kembali kerumah ini...?
__ADS_1
''Nyonya aku senang...nyonya dan tuan Alex...sudah kembali bersama dan anak-anak terlihat bahagia dan sehat..''
Sherin menghela nafas dengan berat..perasaannya begitu sedih...
''Virgo....bisakah aku jujur kepadamu kalau saja tak ada anak-anakku aku akan melepaskan diri dari Alex,..''
''Apa maksud nyonya, bukankah tuan Alex sudah memaafkan nyonya..''
Sherin menoleh pada Virgo dengan pandangan menyelidik..
''Apa kau tau sesuatu Virgo,....apakah Alex punya wanita di luar sana..''
Hening..
Virgo sungguh terkejut mendapat pertanyaan nyonya Sherin..selama mengikuti tuan Alex selama 10 tahun ini dia tidak pernah melihat tuan Alex bersama seorang wanita manapun...jadi bisa di pastikan tuan Alex tidak punya wanita lain...
Karna Virgo terlalu lama menjawabnya Sherin lalu berdiri..
''Astaga aku lupa kalau kau sangat setia padanya...lanjutkan pekerjaanmu Virgo senang bertemu denganmu lagi, dan...sampaikan salamku pada Nessa...''
Deg!!!!!
Wajah Virgo memucat ketika nyonya Sherin menyinggung soal Nessa....
ketika Virgo ingin membantah Sherin sudah pergi....
********
Malam harinya.....
Alex merasa dia tak suka dengan sikap Sherin jadi dia ingin bicara pada Sherin sekarang..
Alex menunggu wanita itu keluar dari aktifitas mandinya..
Pintu terbuka, dan ketika melihat Alex..Sherin langsung memasang wajah dingin..wanita itu melangkah acuh seolah Alex tak ada di kamar ini...dengan sengaja Sherin menghampiri lemari dan melepaskan jubah mandinya..
''Sherin...apa yang kau lakukan.'' Alex begitu tersiksa....
Sementara Sherin menoleh acuh...
''Kau baik-baik saja Alex...''desisnya menunjukan wajah kesal..
Alex melangkah mendekat...aroma tubuh Sherin yang harum membuat pria itu menggila....
Apakah Sherin sengaja menggodanya,....??
__ADS_1