
Nia cukup terkejut dengan pertanyaan percaya diri seorang David Steward..Nia kemudian membalikan tubuhnya dan menjauh dari David sementara pria itu tak kuasa menahan rasa penasarannya..ia mendekati Nia dan menarik tangannya mendekat..rasa rindu yang dia rasakan masih sama...cinta yang berkobar hanya pada Nia masih sama..dan ketika tubuh mereka saling bersentuhan untuk pertama kalinya membangkitkan kenangan lama yang tak mampu dia tolak..mereka pernah bercinta dengan sangat panas di kamar ini, bahkan melewatkan beberapa kali percintaan....kenangan itu tak mungkin di lupakan David begitu saja..bukan tidak mungkin dari percintaan itu terlahir Jason bukan...dari tatapan mata David tau kalau Nia begitu menjaga cara bicaraya agar dia tidak lepas kendali.
''Nia....mengapa kau tidak jujur saja..''
Nia menghela nafasnya dengan berat sampai kapanpun dia tak akan pernah membiarkan David tau kebenarannya...
''Tuan David....aku mohon berhenti membahas masa lalu..jangan lupa kalau di antara kita sudah selesai...aku pikir tuan sudah tau itu...kalau aku adalah calon istri rekan anda Rudi dan alasan aku menginap karna aku sangat merindukan Sherin dan juga Syakira....''ucap Nia mencoba menahan kesabaran..
David mengusap kasar wajahnya..
''Aku hanya ingin kau jujur Nia...banyak kemiripan antara aku, Syakira dan Jason aku yakin kau menyadarinya aku merasa kedekatan yang berbeda Nia...''
''Banyak orang yang mirip di dunia ini tuan David...tapi bukan berarti mereka punya hubungan darah..''
David meraih tubuh Nia setengah memeluknya..
''Nia...apa kau marah padaku, jika ya aku minta maaf..tapi tolong jangan pisahkan aku dan anakku...''
''Dia bukan anakkmu tuan David..''teriak Nia dengan mata yang basah..
David sudah mencoba untuk bicara dengan nada rendah dan membujuk, namun bukannya mengalah dan mengatakan yang sebenarnya, Nia malah menutupinya..
''Baiklah jadi dia bukan anakku..''
David mendekatkan wajahnya...Nia mengangguk membenarkan..
''Dia memang bukan putramu namun putra Rudi...''
''Rudi,...apa kau yakin Nia...''
''Aku yakin sekali dan tolong tuan..jangan memaksaku..'' airmata Nia menetes di wajahnya hingga membuat David mengurungkan niatnya untuk semakin membuat Nia tersudut.
Biarlah bukti yang bicara....David akan melakukan apapun demi bisa kembali memeluk putranya kalau bisa...termasuk bersama Nia..
''Baiklah,....baik....jangan menangis Nia...'
Namun Nia terlanjur menangis entah mengapa hatinya begitu sedih..
__ADS_1
dan di saat itulah David meraih tubuhnya untuk memeluk Nia...
''Tenanglah semua akan baik-baik saja Nia...''bisik David membelai rambut Nia dan menenangkan wanita yang diam-diam telah di cintainya itu..
Nia pun melepaskan semua perasaannya di dalam pelukan David, ingatannya terbang pada saat melahirkan Jason sendirian...dia di usir keluarganya karna hamil di luar nikah...padahal waktu dia pulang Nia akan di nikahkan dengan kerabat jauhnya namun...semua impian orang tuanya hancur dan kehamilan Nia menjadi sumpah serapah dan kutukan..bagaimana ketika dia susah payah mencari pekerjaan di tengah hamil besar dan beruntung Nia bertemu dengan orang baik dan menolongnya...
Sangat menyakitkan jika dia harus mengingat 10 tahun terberat di dalam hidupnya...
hingga tangisan Nia semakin deras saja...air matanya menggenang di pelupuk matanya..Nia telah kehilangan masa mudahnya dengan pahit..
David mengerti itu..entah mengapa dia tau bahwa hidup Nia begitu berat...David bisa merasakan kesakitan yang dirasakan Nia..dari tangisannya...
''Tenanglah Nia..sudah berlalu...kau harus tenang...aku tak akan meninggalkanmu lagi..''bisik David di sela pelukannya..
Nia merasa nyaman di pelukan David dan wanita itu menumpahkan semua perasaannya...hingga ia mulai bisa mengendalikan dirinya...David menjauhkan tubuh Nia dan menyentuh wajahnya dengan tangan...gadis itu hanya memejamkan matanya dengan dalam...rasa sakit itu sangat membekas di matanya...dan David tau Nia tak bisa mengungkapkan kebenaran kepadanya..
''Apakah kau merasa lega sekarang..''
''Maaf.....seharusnya aku tak menangis..''bisik Nia dengan mata yang basah...
David menggenggam tangan Nia dengan erat lalu menatap matanya...keduanya saling memandang dengan tatapan yang dalam..
Nia tersenyum...menyadari setelah 10 tahun berlalu David tetaplah seorang pria yang gagah dan tidak kehilangan pesonanya...dia semakin wibawa...
Sementara bagi David tak banyak yang berubah dari sosok Nia...wanita ini semakin dewasa dengan bentuk tubuh yang sempurna..
Malam ini entah mengapa terasa begitu berbeda....suasana yang dingin,...ruangan yang membangkitkan kenangan lama membuat Nia tidak menolak ketika bibir David menyentuh bibirnya yang dingin mengecupnya dengan lembut dan menggetarkan...
Nia kehilangan pikirannya ketika jemari David mulai menjatuhkan satu satu atasan yang menutup tubuhnya....
''Aku mencintaimu Nia....''bisik David di sela ciumannya...
Nia tertawa kecil...ungkapan cinta David terasa sangat lucu di mata Nia..
''Kau tidak pantas mengatakan hal itu...''
Nia berusaha mengimbangi ciuman David yang terlalu panas di bibirnya..
__ADS_1
Hingga tubuhnya jatuh membentur ranjang di belakangnya...David menatapnya dengan serius..
''Karna aku pria tua begitu....kau terlalu kejam Nia...''
David terus menghujani Nia dengan ciuman panas hingga tanpa sadar tubuh Nia sudah polos di bawahnya..pria itu menatap Nia dengan mata berbinar...
''Yah....kau sudah tua..mengapa masih mengatakan cinta..itu sangat lucu......oh David hentikan..'' jerit Nia mengerang..
Ketika David mulai menyentuh permukaan pa yu da ra nya memainkannya dengan getaran yang nikmat...tubuh Nia melengkung seiring David yang terus memberinya kenikmatan....
Nia tak tau mungkin dia sudah gila...namun tatapan mata David..ucapannya tubuhnya semua yang ada di dalam diri pria ini begitu di rindukan Nia...hingga dia tak bisa berpikir...
David menempatkan tubuhnya di antara milik Nia dan siap membenamkan dirinya dalam diri Nia yang hangat...
''Aaarrrgghhh..''
Nia menoleh dan tak bisa berbuat apapun ketika pria itu berhasil memasukinya walau susah payah...
Mata keduanya berbinar di penuh cinta ketika menyatukan dirinya..sekali lagi David mengul** bibir Nia dengan begitu ahli membuat wanita itu terbuai dan melupakan kenyataan tertinggal di atas...
''Kau begitu hangat dan..seperti pertama kali kita bercinta...Nia..''
''Aku tak pernah bercinta dengan siapapiun termasuk Rudi..''
''Benarkah....''
''Yah....
'Terimakasih kau menjaga dirimu dengan baik sayangku...Nia...oww....kau sungguh indah sayangku..''bisik David menggertakan gigi...ketika kenikmatan itu membungkusnya dengan begitu kuat dan melambungkannya sampai ke awan...
David menggerakan tubuhnya dengan getaran yang nikmat...membawa Nia terbang............
Hingga menuju puncak bersama dan keduanya tidak saling melepaskan...di penuhi cinta yang besar....
Malam yang indah dan panas di rasakan keduanya sampai semua itu selesai dan mereka tertidur di kamar yang sama ketika 10 tahun lalu percintaan panas itu terjadi.....tempat yang sama di waktu yang berbeda..
Mereka menikmatinya hingga menjemput pagi..................
__ADS_1