
Iringan mobil milik Alex yang membawa Sherin kerumah sakit akhirnya tiba..tubuh Sherin langsung di jemput petugas medis dan di bawa masuk sementara Alex tidak di ijinkan masuk..
''Tuan Alex...sebaiknya tunggu di luar saja..kami akan memeriksa istri anda..''ucap Sang dokter menahan..
Alex tak terima, dari tadi dia mengalami kecemasan berkali-kali hingga tak bisa melakukan apapun selain ingin bersama Sherin...dia ingin melihat istrinya sekarang..
''Aku ingin bersamanya, bagaimana mungkin kau malah melarangku..apa kau mau mati..''
''Maaf tapi ini adalah prosedur rumah sakit tuan Alex...kami akan memanggil jika kami perlu tanda tangan anda sebelum masuk meja operasi...''
Alex mengerang, ia ingin memukul sang dokter namun Virgo langsung mendekatinya dan menghentikan Alex..
''Tuan Alex....ini semua demi kebaikan nyonya Sherin sendiri...jadi tuan..harus bisa merelakan ini..'' bujuk Virgo..
Alex akhirnya mengalah, pria itu kemudian melangkah menjauh sementara Virgo mengikutinya..
''Sebelum nyonya Sherin di operasi tuan akan di pertemukan jadi bersabarlah tuan Alex...''
''Baiklah....aku akan menunggu dengan sabar..''ucap Alex dengan nada pasrah..
Setelah menunggu beberapa saat mereka langsung di arahkan pada ruang operasi dan Alex memang di beri kesempatan untuk bertemu Sherin sebelum wanita itu benar-benar tak sadar..
Alex sedikit merinding melihat Sherin terbaring di atas ranjang dengan pakaian operasi...keduanya saling menatap, sementara para dokter dan perawat memberi kesempatan agar mereka berdua...
''Alex........'' sapa Sherin dengan mata berkaca-kaca..
Sherin begitu sedih ketika semuanya harus seperti ini,...Sherin tau benar kalau ini adalah pertemuan terakhir mereka...setelah ini maka hidupnya akan berubah...dan untuk yang terakhir kalinya Sherin ingin menyimpan Alex di dalam ingatannya, dan ketika kelak dia merindukan Alex maka ia tinggal memejamkan matanya...
''Hai....bagaimana perasaanmu Sherin...''bisik Alex dengan mata berkaca-kaca,...''
''Aku siap memberikanmu anak Alex dan aku ingin kau tau..kalau kau dan anak kita akan selalu ada di dalam doaku..''
Alex tersenyum, ia sungguh merasakan haru karna Sherin benar-benar wanita yang berbeda, Shrerin adalah wanita yang cantik dari hati...dia bukan wanita seperti Nessa yang akan menghianatinya..jadi Alex sangat merindukan Sherin bisa melewati semua ini dan mereka hidup bersama selamanya dengan bahagia..
''Dengarkan aku sayang, aku telah memilih kau pada dokter tadi...''
Sherin tersenyum..
''Mengapa kau melakukannya...''
''Karna aku tak ingin kehilanganmu..''
Deg!!!!!
Sherin kehilangan kata..airmatanya menetes di sudut matanya,apakah dia harus percaya..apakah Alex benar-benar mengatakan kebenaran kepadanya..atau hanya menghibur...bagaimana pun Sherin memilih tidak percaya...seorang Alex berubah itu tak mungkin,...jadi Sherin memilih untuk tidak menyimpan semua perkataan Alex..
__ADS_1
''Terimakasih..aku senang mendengarnya Alex...''
''Berjuanglah sayang, lahirkan anak kita karna aku...menunggumu disini...''ucap Alex lembut..
''Baiklah....''
Alex lalu mengusap wajahnya, menghela nafasnya yang berat lalu menatap Sherin sekali lagi...
''Aku menunggumu Sherin..''bisik Alex dengan berat hati..
Sherin lalu menganggukan kepalanya walau dengan berat..
Apalagi ketika Alex mendekatinya dan mencium dahi dan bibirnya..sungguh ini adalah perpisahan yang menyakitkan.
''Aku akan kembali Alex...''bisik Sherin lalu melambaikan tangannya..
Alex sungguh tak bisa berpikir selain Sherin, isi kepalanya hanya berputar pada Sherin seorang dan sangat menginginkan wanita itu segera keluar dari ruang operasi dengan sadar...
Alex lalu di bimbing keluar ruangan dan pintu ruang operasi akhirnya tertutup rapat...
Alex membeku berdiri disana dengan perasaan yang campur aduk, ini adalah hal yang paling menegangkan seumur hidupnya Alex benar-benar tak bisa berhenti memikirkan bagaimana Sherin di dalam sana...
''Tuan Alex...''
Alex menoleh kepada Virgo dan baru ingat sesuatu...
Virgo membeku mendengar ucapan Alex, mengapa justru tuannya berubah di detik terakhir..
''Tuan Alex....''
''Aku tak bisa kehilangan istriku kau dengar itu..jadi kau harus memastikan jika Sherin hidup ketika keluar dari sana....''
Virgo tak mampu melawan dan hanya mengangguk dengan patuh...hingga Alex menjadi tenang, pria itu melangkah ke ruang tunggu dan duduk disana...sementara Virgo merasa bingung sendiri..
Virgo diam- diam pergi meninggalkan Alex sendirian, pria itu melangkah melintasi lorong rumah sakit dan masuk ke salah satu ruangan...
********
Virgo menunduk patuh ketika ia melihat Damar sudah berada diruangan tadi..
''Ada apa....''
''Rencana harus di batalkan karna tuan Alex tidak menginginkan kematian nyonya Sherin..''
Ucapan polos Virgo mendapat reaksi tawa dari Damar,....pria itu mendekati Virgo dan menatap kedua bola matanta...pria itu mengeraskan wajahnya...
__ADS_1
''Kau mengenal sendiri bagaimana Alex saja, sisi psikopatnya hanya belum terbangun saja...jika sekarang dia bilang begitu itu karna dia terbawa perasaan..kau yang menjadi saksi ketika kekasih-kekasihnya dulu mengalami hal yang mengerikan..''
Virgo menghela nafas...ia tak bisa mengelak dari kenyataan itu bahwa tuan Alex memanglah sangat kejam jadi Virgo pun sebenarnya tidak bisa percaya sepenuhnya..
''Jika kau salah mengambil langkah maka nyawa Sherin akan terancam...dan kau pikir aku akan membiarkannya Virgo...''
Virgo menunduk dengan bingung.....
''Aku mau liat bagaimana Alex menghadapi kematian Sherin...aku menduga dia akan senang..dia tak perlu susah payah untuk mengotori tangannya bukan...jadi Virgo...kau harus tetap mengawasi tuanmu...dan mengenai Sherin...rencana awal kita tetap sama...dia akan berada di bawah perlindunganku..''ucap Damar dengan tegas..
Virgo menghela nafas dengan berat, ia melonggarkan tenggorokannya, bagaimana sekarang...bagaimana dia menghadapi semuanya, bagaimana dia bisa menghadapi semua ini....apakah tuan Alex benar-benar takut kehilangan Sherin ataukah ini hanya perasaan sesaat...tapi sekali lagi Virgo tak ingin mengambil resiko...
Nyawa nyonya Sherin tak boleh di jadikan taruhan..dan Virgo akhirnya kembali setuju kalau mereka akan kembali kepada rencana awal....
***********
Sherin sedikit gemetar ketika para dokter mengelilinginya siap membedahnya..
''Nyonya Sherin apakah kau siap...''
''Yah....aku siap dokter..''
''Jadi berdasarkan hasil USG nyonya Sherin mengandung bayi kembar 3...''
Sherin menganggukan kepalanya patuh..
Sherin menatap sang dokter...
''Aku tak sabar lagi Dokter..''
''Jadi apa keputusan anda...''
Sherin meminta sang dokter mendekat agar dia berbisik di telinga pria itu..dan sang dokterpun menganggukan kepalanya dengan patuh.
''Baiklah....kami akan melakukannya,sesuai dengan rencana kita nyonya Sherin..''
Sherin mengangguk patuh...
***********
Sudah 3 jam Alex menunggu dan dia mulai tak sabar sementara berdiri tak jauh darinya ada Virgo yang menatap sang tuan dengan tatapan tajam..
Tak berapa lama kemudian pintu terbuka lebar dan dokter yang mengoperasi Sherin akhirnya keluar dari ruangan..
Alex langsung melangkah cepat demi menjemput dokter di hadapannya,
__ADS_1
''Dokter...bagaimana istriku...''
''Tuan Alex...sebenarnya....''