
sedangkan di tempat lain angel sudah selesai mandi sekarang dia sedang merebahkan tubuhnya di ranjangnya, saat tiba-tiba pintu di ketuk dari luar.
tok tok tok!
"masuk aja gak di kunci" sahutnya tanpa berniat untuk membuka matanya.
"nak itu di bawah ada Dimas" kata bunda sambil menghampiri angel yang masih rebahan.
"iya Bun, bentar lagi angel turun. suruh dia nunggu angel"
"ya udah, bunda turun dulu."
"iya"
beberapa saat kemudian Angel turun.
"udah lama kak?" tanya angel sambil berjalan mendekati Dimas yang sudah duduk di ruang tamu.
"belum, baru aja nyampe"
"mau ketemu angel apa bang jojo?"
"kalo mau ketemu Jo gak mungkinlah bunda manggil Lo"
"iya juga yaaa"
tiba-tiba bang jojo ikutan nimbrung.
"udah lama bro?" tanya bang jojo sambil bertos ria.
"belum"
"tumben kesini ada apa?"
"ini ada urusan sama adik Lo"
bang jojo hanya ber"oh ria.
setelah mereka berbincang cukup lama akhirnya Dimas memberikan kontak motor milik angel, Dimas pergi ke rumah Angel untuk mengembalikan motor Angel yang sudah beberapa hari ada di bengkel.
Dimas pun pamit untuk pulang namun bang jojo memintanya untuk menginap saja katanya ada sesuatu yang mau di obrolin, tapi ya Angel sudah tau kalo pasti abangnya itu hanya akan mengajak kak Dimas main game.
setelah bujuk dan rayunya akhirnya kak Dimas mengalah dia setuju untuk menginap, memang sejak dari dulu kak Dimas sering tidur di rumah pun sebaliknya bang jojo juga demikian.
di rasa waktu sudah larut Angel pergi meninggalkan mereka berdua.
"udah ngantuk?" kata bang jojo yang melihat Angel mulai pergi.
"lumayan bang, badan Angel kerasa pegel"
"ya udah sana, tidur gih. jangan mainan hp loh, pohoknya langsung tidur"
"iya bang, bawel amat sih" ketus Angel sambil berjalan meninggalkan bang jojo dan kak Dimas.
__ADS_1
sesampainya di kamar Angel langsung merebahkan tubuhnya di ranjangnya, dia merasa badannya semua pegal serasa habis di gebukin orang sekampung. Angel berfikir mungkin dia merasa tidak enak badan karena sudah lama dia tidak melakukan olahraga.
tak lama setelah itu Angel terlelap.
sedangkan bang jojo dan kak Dimas masih asyik main game sampai mereka di tegur ayah karena memang sudah larut toh mereka besoknya harus pergi bekerja.
pukul 3 dini hari Angel merasa haus dia pun bangun dan turun menuju dapur untuk mengambil minum, setelah minum dia menuju ke kamarnya tapi ada sesuatu yang membuat Angel penasaran untuk menghampirinya.
ternyata bang jojo dan kak Dimas masuk asyik main game.
"bang! kak! koq belum tidur sih. ketahuan bunda sama yah baru tau rasa"
"apaan sih dek, mumpung ada Dimas udah lama juga kita tidak mabar"
"tau ah, Angel bilangin Sama bunda ayah" ancam angel yang sudah membalikan badannya.
"jangan dek, pleaseeee bang jojo mohon" mohon bang Jo sambil menghalangi langkah angel.
Angel tersenyum licik.
"ok angel gak bilang tapi angel boleh minta sesuatu ya sama kalian" kata Angel sambil mengangkat satu alisnya.
"wah gawat nih, pasti mintanya yang aneh-aneh" pikir bang jojo dan dia pun melihat Dimas sambil memberi isyarat gimana?
Dimas hanya mengangkat bahu seolah tak mau tau.
"ya udah deh bang jojo sama Dimas setuju" kata bang jojo sambil melirik Dimas, sedangkan yang di lirik hanya melotot.
Angel mendengar penuturan abangnya hanya tersenyum penuh makna.
"ngomong-ngomong kamu minta apa dek?" tanya bang jojo.
"belum saatnya, Angel masih mikirin nanti kalo udah ketemu baru deh Angel bilang sama kalian"
"tapi jangan yang aneh-aneh loh, gue masih inget dulu Lo ngerjain gue" kata Dimas sambil menerawang kejadian dulu dia sampai bergidik ngeri.
"Lo kenapa mas, koq kayaknya horor banget"
"Lo gak perlu tau, gue yang ngebayangin aja udah malu banget"
"emangnya apa sih, gue jadi penasaran banget" kata bang jojo
Dimas tidak menjawab tapi dia langsung teringat kenangan dulu ketika Angel mengerjai seluruh karyawan gara-gara ada satu karyawan yang membentak pelanggan.
flashback on
"kalian tau kenapa kalian semua saya kumpulin?" kata Angel dengan nada geramnya.
semua karyawan hanya menunduk, walaupun Angel masih gadis SMP dia tetap bos mereka.
"gak ada yang mau jawab" katanya lagi dengan muka merah padam menahan amarahnya.
"saya lihat ada dari kalian yang membentak pelanggan yang datang! sudah saya bilangin mereka yang datang itu raja jadi kalian gak boleh berbuat kasar apa lagi membentak!" kata Angel dengan nada tingginya.
__ADS_1
"tapi dia yang salah" ucap salah satu karyawannya.
"saya tidak mau tau, walaupun dia yang salah kita tetap harus hormat padanya. apabila dia tetap ngotot bisa panggil saya atau kak Dimas" jawabnya.
walaupun Angel menyalahkan karyawannya tapi dia masih memikirkan perasaan karyawannya apabila memang pelanggannya yang salah, tapi dia menyayangkan apa yang di lakukan karyawannya. seharusnya dia langsung lapor dengan dirinya atau kak Dimas.
"sebagai hukumannya kalian semua harus kerja menggunakan baju yang sudah saya siapkan" katanya sambil menunjukan bajunya.
karyawannya melihat sontak mereka susah menelan ludahnya. mereka sangat syok dengan baju yang angel tunjukan. sebuah setelan baju dengan rok dan clemeknya.
setelah membagikan semuanya mereka di suruh ganti, mereka hanya menurut saja. yaah walaupun Angel terkadang kejam tapi karyawannya sangat senang mempunyai bos seperti Angel yang sangat royal bila memberikan bonus.
mereka semua kembali berkumpul dengan pakaian yang sudah di ganti. angel yang melihat langsung tertawa terbahak-bahak.
Dimas yang melihat langsung menutup mulut takut dia kelepasan. Dimas sedikit bernafas lega karena dirinya tidak di suruh memakainya.
"selamat" gumamnya sambil mengelus dada tapi Angel mendengar dan dia langsung tersenyum jahat.
"jangan seneng dulu kak, ini masih satu cepat di pakai" kata angel sambil menyerahkan bajunya.
"tap. . " belum selesai Dimas menjawab langsung di potong angel.
"gak ada tapi-tapian udah cepet ganti" katanya.
Dimas hanya menganga sampai rahangnya terjatuh, dia tak percaya dengan apa yang di lakukan Angel.
dengan berat hati Dimas pun menggantinya, dia keluar dengan baju yang sudah di berikan angel tadi.
saat angel melihat dia malah tertawa sampai memegangi perutnya sambil berkata.
"ya ampun kalian cocok banget pake itu, apa mulai sekarang kita pakai ini aja"
"tidaakk!!" semua karyawannya langsung teriak bersamaan sedangkan Angel langsung berlalu meninggalkan mereka semua yang sedang di Landa cemas dengan perkataan bosnya itu.
sesampainya di ruangannya Angel terus tertawa tidak tahan dengan pemandangan yang dia lihat.
flashback off
Dimas langsung memegangi tengkuknya yang dingin, dia merasa akan ada sesuatu yang terjadi.
"mendingan Lo jangan tau, gue malu sumpah" kata Dimas. angel hanya tertawa dan berlalu meninggalkan mereka berdua yang terlihat sangat was-was. tapi yang sangat terlihat Dimas.
"pohoknya kalian berdua siapin diri aja ya" kata Angel sambil membalikan badannya yang sudah berjalan ditangga.
Dimas yang melihat Angel sudah pergi hanya mengacak rambutnya frustasi.
"kenapa Lo, tenang aja Angel gak akan aneh-aneh" kata jojo sambil menepuk bahunya.
"aaah Lo gak tau sih gimana angel dulu pernah ngerjain kami yang ada di bengkel" jawabnya frustasi.
"gue paham, angel kadang jahilnya minta ampun tapi tenang aja dia gak bakal macem-macem"
"semoga aja"
__ADS_1