
Angga mengambil benda pipih yang ada di sakunya dan langsung menelvon seseorang.
di tempat lain, angel merasakan ponselnya bergetar dia melihat ternyata kak Angga yang menghubunginya. cukup lama dia berfikir akankah di angkat atau di abaikan dengan mengambil nafas kasar angel langsung menggesernya.
"halo" kata angel
"halo, angel kamu dimana?"
"gue lagi di ruang musik, mau ekskul. emang ada apa kak?"
"gak, cuma pengen tanya doang. seharian ini aku gak liat kamu"
"oh, kalo gitu udah dulu ya kak. gue mau mulai nih. dah"
Tut Tut tuut.
telpon di matikan sepihak oleh angel.
"maafin gue kak, bukan apa-apa cuma belum bisa ngasih kepastian aja" gumamnya dan ia pun mulai mengikuti ekskul.
guru pembimbingnya datang.
setelah dia mengucapkan basa basi, beliau langsung memperkenalkan angel yang memang baru bisa hadir dalam ekskul kali ini.
"anak-anak ini ada teman kalian, dia baru bisa ikut karena ada suatu masalah. ayo angel perkenalkan dirimu" kata guru pembimbing, angel pun maju
"hai, nama gue angel. gue dari kelas sepuluh c . mohon bantuannya" kata angel dan ia bergegas untuk kembali.
__ADS_1
"kenalin gue Adel" kata gadis yang duduk sebelahan dengan angel "kalo gue Andin" kata gadis di sebelahnya.
"oke kita mulai aja, karena ini hari pertama angel gabung sama kita. tolong kamu maju dan tunjukan kemampuanmu." kata pak Aldi.
angel pun maju dengan membawa gitarnya. ia mulai memetik dan menyanyikan sebuah lagu. lagu yang dia bawa adalah I LOVE YOU 3000 semua yang ada berdecak kagum mendengar suara merdunya angel, sampai ada yang merekam dan mengirim ke forum sekolahan.
sebuah forum dimana seluruh siswa dapat mengaksesnya.
setelah ia menyelesaikan lagunya suara riuh dari temannya terdengar, angel lantas tersenyum dan kembali ke kursinya.
akhirnya ekskul pun selesai sudah cukup sore, terbukti langit sudah mulai berubah warna tapi ada seorang pria yang masih setia menunggu seseorang di parkiran sekolah.
"Lo langsung pulang?" tanya Adel "iya" jawab Dinda "kalo Lo?" tanya Adel kembali, angel hanya melihat sekeliling dirasa yang di maksud dirinya lantas dia bertanya.
"tanya gue?" "iya Lo, siapa lagi" "gue langsung pulang" "di jemput? kalo gak biar bareng gue aja" sahut Dinda "gak, gue pulang sendiri" "ya gue sama Dinda duluan" kata Adel. "iya" "tapi tunggu dulu gue minta nomer Lo dhoong, biar tambah teman" kata Dinda sambil mengeluarkan ponselnya. "oke, nanti Lo hubungin aja ya" jawab angel sambil mengembalikan ponsel Dinda.
"yoii"
sesampainya di parkiran Angel tidak melihat Angga yang masih disana lantas ia bergegas untuk pulang. Angga yang sadar angel telah pergi ia langsung mengejarnya, lebih tepatnya iya mengikuti angel secara diam-diam.
sampai di suatu jalan Angga heran karena tiba-tiba Angel memberhentikan motornya dan menuju ke warung makan ternyata ia membeli beberapa bungkus nasi. setelahnya angel melajukan motornya kembali di ikuti Angga.
sampai tibalah di tempat yang kumuh, Angga tambah heran dengan apa yang di buat angel.
hingga dia melihat ternyata angel membeli nasi bungkus untuk anak-anak yang ada disana.
melihat semua itu Angga langsung tersenyum, tidak salah gue naksir sama Lo batin Angga.
__ADS_1
angel sudah selesai dengan urusannya ia bergegas pergi meninggalkan tempat itu, Angga masih tetap mengikutinya hingga sampailah ke rumah angel.
syukurlah Lo sampai rumah dengan selamat, maafin gue karena gue harus diam-diam ngikutin Lo batin Angga dan pergi meninggalkan kompleks rumah angel.
sesampainya di rumah angel langsung bergegas ke kamarnya, rumahnya masih terlihat sunyi itu berarti belum ada yang pulang padahal waktu sudah cukup sore.
angel langsung mandi selesai mandi ia mengecek ponselnya ternyata ada banyak spam dari kak Angga.
"kenapa cerewet gini sih" gumam angel sambil melempar ponselnya ke ranjang.
keesokan harinya angel merasa ada yang aneh dengan siswa yang lain mereka menyapa angel sepanjang jalan padahal jelas-jelas angel tidak mengenali mereka. hingga ada yang melambaikan tangannya ternyata itu Adel dan Dinda.
"ciee yang udah terkenal" celoteh Adel "emang siapa yang terkenal?" tanya angel bingung "ya elo lah, siapa lagi emang" jawab Adel cepat "emang gue kenapa?"
"emang Lo belum liat di forum sekolah kita yaa?" kata Dinda sambil memainkan ponselnya "enggak" jawabnya singkat.
"lebih baik Lo cepet liat deh, pasti Lo bakal kaget" kata Dinda "iya cepet Lo cek aja" timpal Adel. "nanti aja, gue masuk kelas dulu" "oke" jawab Adel dan Dinda bareng.
sesampainya di kelas angel bingung mejanya terisi dengan bunga dan cokelat. "ya ampun ini apa apaan sih" ketusnya "itu semua dari penggemar kamu, baru sekali liat video kamu para fans sudah ngirim banyak hadiah" kata putri yang memang sudah sampai dari tadi.
"fans? video? maksudnya apa sih?" tanya angel yang semakin bingung. "nih aku liatin kalo kamu masih bingung" kata putri sambil melihatkan video angel yang sedang bernyanyi.
angel terkejut dengan apa yang dia lihat tak kalah kejut ternyata yang berkomentar banyak sekali dan isinya semua mengagumi angel.
"sumpah gue gak tau" katanya tak percaya "selamat yaa, kamu sudah terkenal." kata putri dengan nada di buat-buat "idiiih Lo ngejek gue?" tanya angel dengan sorot mata tajamnya. putri hanya terkekeh.
di sisi lain "Lo bakal punya saingan" celoteh Rendi yang telah selesai melihat video yang sedang viral di sekolahannya. "maksud Lo apaan?" tanya Angga.
__ADS_1
"nih lihat video angel lagi viral, pasti banyak yang suka sama dia. udah cantik, baik, ceria, mudah bergaul lagi. Lo harus gercep" "gercep gimana, dianya aja malah ngehindar dari gue" "waah parah pertanda buruk" "pertanda buruk gimana?" "biasanya kalo cewek ngehindar dari cowok yang udah nyatain perasaannya kemungkinan besar dia itu gak suka sama Lo, dia ingin lari dari kenyataan" kata Rendi sok tau. "emang iya?" tanya Angga yang tidak percaya sedangkan Rendi hanya manggut-manggut.
setelah viralnya video angel dia semakin terkenal dikalangan para siswa banyak yang mengaguminya dan bahkan sampai mengirim banyak hadiah tapi angel hanya bersikap biasa saja. dia menghormati apa saja yang di berikan para penggemarnya itu.