
"Kita mau kemana lagi?" tanya Angel saat mereka sudah keluar dari taman bermain itu "Lo bakalan suka sama tempatnya" katanya tanpa ingin memberikan jawaban kepada Angel.
Angel hanya menurut saja, namun karena Ia merasa sedikit lelah Angel terlelap dalam perjalanan mereka. Raihan hanya tersenyum saat melihat sahabatnya itu sudah terlelap, Ia sama sekali tidak terganggu dengan bisingnya jalanan yang mereka lalui.
"Angel! Bangun!" kata Raihan sambil menepuk pipi Angel pelan, Angel hanya mengubah posisi tidurnya saja tanpa ada niat ingin bangun.
Raihan memikirkan sesuatu agar Angel langsung terbangun, dengan senyum jahilnya Raihan melancarkan aksinya.
"Ya ampun kenapa disini ada BTS" teriaknya penuh semangat, Angel yang mendengar teriakan Raihan langsung terbangun "Dimana mereka?" tanyanya sambil celingak-celinguk.
Raihan yang melihatnya hanya mampu tertawa, ternyata apa yang dilakukannya sangat jitu untuk membuatnya Angel terbangun. Angel yang sudah tersadar bahwa dirinya di tipu hanya melirik Raihan tajam sambil melipat kedua tangannya di dada.
"Sialan! Udah puas Lo ngerjain Gue" kata Angel "Lagian Lo dari tadi Gue bangunin nggak bangun-bangun" kata Raihan masih sedikit cekikikan.
"Kita itu udah sampe tau" kata Raihan sambil membuka pintu mobil. "Loh kita dimana?" tanya Angel yang ikut turun dari mobil dan melihat sekeliling. "Nanti juga Lo tau, sekarang ikut Gue" ucap Raihan sambil menggandeng tangan Angel.
Begitu Angel melihat apa yang terpampang di depannya Ia langsung berlarian, dari raut wajahnya Ia nampak sangat senang berada di sana.
Angel melambaikan tangannya ke arah Raihan, "Rai cepetan!" teriak Angel, Raihan bergegas menghampiri Angel.
"Lo suka?" tanya Raihan saat mereka sudah berjalan beriringan "Suka banget, makasih udah ajak Gue kesini" jawab Angel dengan senyum yang terus terpatri .
Mereka akhirnya menikmati senja bersama dengan memandang laut lepas dan tenggelamnya matahari.
"Angel makasih ya buat hari ini, Lo udah mau habisin waktu sama Gue" kata Raihan sambil menatap lurus ke depan "Haha kok Lo yang makasih, harusnya Gue dong yang bilang itu. Hari ini Gue seneng banget di ajak Lo ke tempat-tempat yang sangat indah, Gue suka" kata Angel sambil menepuk-nepuk pundak Raihan.
__ADS_1
Akhirnya mereka larut dalam pemandangan yang sangat indah, tidak ada moment yang merek lewatkan sedikit pun. Sampai Raihan mengambil foto Angel yang tampak hanya siluetnya, terlihat sangat cantik walau hanya bayangan saja. Nampak rambutnya sedikit berterbangan karena tertiup angin.
"Cantik!" gumam Raihan "Apa? Lo barusan ngomong apa?" tanya Angel saat Ia mendengar samar-samar. "Gu..Gue ngomong apa?" tanya Raihan sedikit tergagap. Angel hanya memutar matanya malas "Oh barusan, Gue ngomong cantik, iya cantik pemandangannya" ucap Raihan sambil mengusap tengkuknya. Angel hanya mengangguk saja.
"Untung nggak sadar" gumam Raihan sambil memalingkan wajahnya.
"Rai!" panggil Angel "Hmm" jawab Raihan tanpa menoleh. "Nih buat Lo, nggak bagus sih tapi setidaknya Lo terima ya?" kata Angel sambil menyodorkan sebuah kotak kecil yang di bungkus dengan bungkus kado. "Ini apaan?" tanya Raihan sambil menerima kotak itu "Lo buka aja, pasti Lo suka" kata Angel sambil tersenyum.
Saat membukanya Raihan sedikit gugup, namun Ia berusaha agar Angel tidak menyadarinya. Bungkusnya pun terbuka semua Raihan hanya mematung saat melihat isi kado tersebut.
"Kenapa? Nggak suka ya?" tanya Angel saat melihat ekspresi Raihan. "Nggak! Gu..Gue suka banget makasih ya" kata Raihan sambil memakainya.
"Waah bagusnya, Lo dapat dari mana jam sekeren ini?" tanya Raihan saat sudah memakainya sambil memandanginya "Rahasia dong, lagian Gue juga punya tuh" jawab Angel sambil memperlihatkan jamnya.
"Lo tau, jam itu Gue pesen khusus buat Lo dan Gue. Satu lagi di baliknya ada inisial Lo sedangkan punya Gue ada inisial Gue" kata Angel sambil tersenyum puas karena melihat Raihan begitu nampak senang.
"Kita kemana lagi?" tanya Angel saat mereka meninggalkan pantai. "Kita cari makan dulu yuk? Udah waktunya makan malam" jawab Raihan.
"Tapi kita mau makan dimana?" tanya Angel "Lo maunya dimana? Mau yang deket-deket sini atau gimana?" tanya Raihan. "Oke, terserah Lo aja kita mau makan dimana." jawab Angel.
Mereka memutuskan makan di dekat pantai karena mereka memang sudah merasa lapar.
"Alhamdulillah kenyangnya" kata Angel sambil mengelus perutnya. "Syukurlah kalau kenyang, padahal Gue mau nawarin makanan lagi" kata Raihan sambil tersenyum "Gue rasa udah cukup perut Gue udah nggak muat" tolak Angel sambil menyenderkan tubuhnya di kursi.
"Lo suka sama makanannya?" tanya Raihan kembali karena memang tadi Angel terlihat sangat menikmati makanannya. "Tentu saja, makanannya enak-enak" jawab Angel sambil tersenyum puas "Lo di kasih batu rebus juga pasti bilangnya enak" ucap Raihan "Hahaha tau aja Lo, apa lagi kalau batunya buat nimpuk kepala Lo pasti lebih enak" kata Angel, Raihan hanya mengelus kepalanya sambil melihat Angel dengan tatapan tajam.
__ADS_1
"Sudahlah jangan menatap Gue berlebihan begitu nanti Lo naksir Gue lagi" kata Angel sambil berdiri dari tempat duduknya "Ayo kita mau kemana lagi" tanya Angel sambil membalikan badannya dan melihat Raihan yang masih duduk.
Raihan akhirnya mengejar Angel, "Tunggu di parkiran dulu, Gue mau bayar and mau ke toilet" kata Raihan yang di angguki Angel.
Tidak menunggu lama Raihan menghampiri Angel, "Ayo kita lanjutkan jalan-jalan kita" ajak Raihan yang kini sudah masuk ke mobilnya. "Emang kita mau kemana lagi?" tanya Angel sambil memakai sabuk pengaman.
Raihan sedikit berpikir dan melihat jam tangannya "Emmmb karena sekarang sudah cukup larut lebih baik kita pulang saja, lagian nggak enak bawa anak orang pulangnya kemaleman" ucap Raihan namun Angel terlihat sedikit kecewa karena Ia masih ingin pergi bersama Raihan.
Raihan yang melihat perubahan raut wajah Angel pun akhirnya mengambil keputusan "Untuk hari ini cukup sampai sini dulu besok-besok kalau Gue pengen keluar Gue ajak Lo lagi deh" ucap Raihan namun Angel tidak bergeming. "Gue janji sama Lo, serius. Gue nggak bakalan ngingkarin janji Gue" kata Raihan meyakinkan Angel.
Angel pun tersenyum dan mengangguk "Oke, Lo harus janji sama Gue! Kalau sampai Lo bohongin gue, Gue nggak mau jadi temen Lo!" ancam Angel yang di sanggupi Raihan.
"Kalau gitu sekarang kita pulang oke" kata Raihan yang di angguki Angel.
Cukup lama mereka dalam perjalanan pulang karena memang letak pantai yang mereka datangi cukup jauh dari kota.
"Angel Lo nggak boleh tidur, kalau Lo tidur bisa saja nanti Gue ikut ngantuk dan malah kita tidak sampai di rumah" kata Raihan yang kini sedang merasa ngantuk.
"Iya Gue nggak bakal tidur, atau kita istirahat sebentar kayanya Lo capek" ujar Angel, Raihan menggeleng "Nggak nanti kalau kita istirahat sampai rumah malah tambah malam" tolak Raihan. "Kalau gitu Gue yang nyetir" pinta Angel yang langsung di tolak Raihan mentah-mentah. Angel hanya menurut saja karena Raihan sungguh tidak ingin membuat Angel menjadi supirnya lagi.
"Akhirnya sampai juga" ucap Raihan saat Ia berhasil memasuki pekarangan rumah Angel.
"Masuk dulu yuk?" ajak Angel "Nggak makasih, Gue langsung aja. Salam aja buat orang rumah" tolak Raihan.
Angel keluar dari mobil saat Ia hendak masuk Raihan kembali memanggilnya "Angel!" Angel menghentikan langkahnya dan membalikan badannya. "Makasih banget ya buat hari ini, Gue seneng banget. Gue sayang Lo!" kata Raihan sambil kembali masuk ke mobilnya dan langsung melajukan mobilnya.
__ADS_1
Angel hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah Raihan yang terlihat begitu menggemaskan.