
sampai bel pulang pun angel belum melihat Raihan.
"mau bareng put?"
"kapan-kapan aja, aku udah di jemput"
"ya udah, tiati di jalan"
"iya, aku duluan yaa"
angel hanya mengangguk.
dia pun berjalan menuju parkiran, "dia kemana sih" gumam angel sambil mengambil hpnya dan mengetik pesan.
angel
Lo kemana?
seharian gue gak liat
sekian menit menunggu namun tidak ada jawaban, dia berdecak kesal akhirnya angel memutuskan untuk segera pulang.
tapi naas di perjalanan pulang dia mengalami kecelakaan, rem motornya yang tadi baik-baik saja ternyata malahan blong.
karena dia menghindari seekor kucing, malahan Angel yang terguling di aspal.
"mati gue" pikir angel.
dan tiba-tiba BRAAKK!!
semua orang berkumpul melihatnya.
"tolong panggilkan ambulan ada yang kecelakaan" teriak orang-orang disana.
ternyata Angga melihat ada orang yang sedang berkerumun dia pun melihat dan ternyata angel sudah tergeletak di jalan dengan beberapa luka. dia pun kaget bukan kepalang, Angga langsung menghampiri angel "Angel! Lo gak papa?" tanyanya panik dan dia memegang wajah angel yang sudah sangat pucat.
"gue gak papa" jawab angel sambil tersenyum dan tiba-tiba dia pingsan.
Angga langsung berdecak "kalo Lo baik-baik saja gak sampai pingsan gini"
"anu mas, mas temannya?" tanya orang yang disana "iya saya temannya" jawab Angga dengan wajah khawatir "anu tadi sudah ada yang manggil ambulan, sebentar lagi pasti sampai. mas gak usah terlalu khawatir" kata orang itu lagi.
mendengar orang itu berkata seperti itu Angga pun naik pitam "BRENGSEK!! Lo bilang jangan khawatir liat dia kaya gini" dia hampir saja memukul orang itu tapi langsung dilerai orang-orang yang ada disana.
"aduh mas jangan kaya gini, itu temannya lagi pingsan bukan saatnya mas malah gebukin orang"
Angga akhirnya melepaskan tangannya yang tadi mencekram kerah baju orang itu.
akhirnya ambulan pun sampai angel langsung dibawa ke rumah sakit, sedangkan Angga mengikutinya dari belakang karena dia membawa motor sendiri.
angel pun tiba di rumah sakit, ia langsung di bawa ke UGD sedangkan Angga menunggunya dengan sangat cemas.
30menit berlalu dokter pun keluar, "gimana keadaannya dok?" tanya Angga "anda keluarganya?" tanya dokter balik.
Angga menggeleng "saya bukan keluarganya, saya cuma temannya dok"
"pasien hanya mengalami cedera kecil"
"tapi kenapa dia pingsan?"
"pasien hanya syok saja dan satu hal lagi tangan kanannya mengalami patah tulang jadi untuk beberapa hari pasien harus di rawat disini"
"baik dokter, terimakasih"
"pasien juga sudah di pindahkan di ruang rawat inap, sebentar lagi pasti akan siuman"
"sekali lagi terimakasih dokter" kata Angga.
Angga pun langsung menuju ruangan Angel, dia langsung duduk di samping ranjang Angel.
__ADS_1
"ayo bangun ngel, gue khawatir sama Lo. jangan bikin gue cemas kaya gini" ucap Angga sambil mengelus rambut angel.
tiba-tiba "uh sakit" kata angel sambil memegangi tangannya.
"Lo udah bangun?"
"eh kak Angga, angel ada dimana kak?" tanya angel sambil melihat keseluruh ruangan.
"Lo ada di rumah sakit"
"hah gue ada di rumah sakit," kata angel dengan nada kagetnya.
"iya, tadi Lo kecelakaan"
"iya gue udah ingat" kata angel sambil mengingat-ingat kejadian tadi.
"kenapa Lo bisa kecelakaan sih?"
belum sempat angel menjawab pertanyaan Angga, Angel langsung heboh sendiri.
"aduh kak, tolong ngabarin orang rumah. eh jangan ding ngabarin Raihan aja dulu"
"gue kan gak punya kontaknya, dimana hp Lo siniin" kata Angga sambil menjulurkan tangannya.
"ada di tas kak"
akhirnya Angga mengambil hp Angel.
"beneran ini hubungin Raihan aja"
"iya kak"
akhirnya Angga pun menelepon Raihan dengan hpnya sendiri setelah mencatat nomor Raihan dari hp Angel.
"halo"
" . . . "
" . . . "
"Lo kesini aja buruan jangan kebanyakan nanya"
" . . ."
"di rumah sakit Kasih Bunda"
panggilan pun di matikan.
"Lo beneran gak papa kan?"
"ih kakak bawel deh, gue gak papa. gini doang" sombong angel sambil menepuk-nepuk dadanya, dia pun tak sadar mengenai tangan kanannya "aduh aduuh" ringis Angel.
"katanya baik-baik aja, jangan dulu banyak gerak itu tangan kanan Lo patah tulangnya"
"hah seriusan kak?" Angga hanya mengangguk.
"Lo mau makan?" tawar Angga
"gak kak, gue belum laper"
"makan ya, dikit aja biar bisa minum obat" kata Angga sambil beranjak dari duduknya.
"loh katanya gue suruh makan koq Lo malah mau pergi sih?" tanya angel keheranan.
"gue mau beliin Lo bubur, emang Lo mau makan apa, disini aja gak ada makanan"
angel hanya ber"oh ria dan tersenyum kikuk.
Angga pun pergi membeli bubur di kantin rumah sakit.
__ADS_1
selang beberapa menit Raihan sampai dengan wajahnya yang di bilang sangat tidak baik-baik.
"Lo gak papa kan?" tanya Raihan yang masih ngos-ngosan.
"gue gak papa, biasa aja kenapa sih. gak usah lebay gitu" ketus angel
"siapa yang lebay, gue cuma khawatir sama lo"
"makasih ya udah khawatir sama gue" kata angel dengan nada di buat-buat.
"Lo kenapa bisa kaya gini sih?" tanya Raihan yang sudah duduk di samping ranjang Angel.
"tadi pas pulang di jalan itu ada kucing, terus gue hampir aja nabrak itu kucing tapi pas gue mau ngerem malahan remnya blong dari pada gue nabrak itu kucing mending gue ngehindar eh malahan guenya yang apes" kata angel sambil mengingat-ingat kejadian itu.
belum sempat Raihan berkata lagi angel sudah nerocos lagi "aduh iya gue baru ingat itu kucingnya gak kenapa-kenapa kan, motor gue gimana?"
PLETAAK!! di jitaklah kepala angel
"aduuuh sakit bego!"
"yang bego itu Lo, sekarang bukan saatnya mencemaskan itu semua"
"ya maaf" kata angel dengan wajahnya yang di tekuk.
Angga pun tiba di kamar Angel.
"udah lama?" tanya Angga sambil menaruh bubur di meja
"lumayan, makasih ya udah nolongin ini bocah" kata Raihan sambil melirik angel.
"sama-sama, tapi bukan gue yang nolongin." katanya sambil duduk di sofa
"tetep aja gue makasih," kata Raihan
"iya-iya, itu buburnya di makan dulu nanti keburu dingin. oh iya itu tangan angel yang kanan patah jadi gak mungkin dia makan sendiri jadi Lo siapin gih" kata Angga menyuruh Raihan.
akhirnya angel disuapi Raihan sedangkan Angga hanya melihatnya.
"Lo pacaran ya?" tanya Angga
"uhuk uhuuk" angel tersedak dan langsung di kasih minum Raihan.
"enggaklah, kita cuma temen tepatnya sahabat dari kecil. iya kan Rai" kata angel
"iya, lagian gue gak mau pacaran sama cewek bawel dan kasar kaya dia" imbuh Raihan.
"kirain, oh iya udah ngabarin orang tua angel belum?"
"udah, tadi gue langsung ngabarin" jawab Raihan yang masih sibuk menyuapi angel.
"syukurlah, karena Lo udah ada temennya gue balik dulu ya?" pamit Angga.
"iya, makasih kak. udah mau di repotin gue" kata angel sambil tersenyum.
"iya sama-sama, cepet sembuh ya" kata Angga sambil berjalan keluar ruangan Angel.
angel hanya mengangkat jempolnya dan berkata siip tanpa suara.
makanan pun sudah habis, angel langsung minum obat dan tertidur.
Raihan yang melihatnya hanya tersenyum tapi senyumnya sangat tipis sampai-sampai tidak ada yang tau kalo dia sedang tersenyum.
Raihan menyelimuti tubuh angel dan dia duduk di sofa yang agak jauh dari
ranjang Angel.
dan tiba-tiba . . . .
BRAAAKKK!:
__ADS_1