Oh My Friend

Oh My Friend
29


__ADS_3

Setelahnya Angel kembali ke kamarnya, waktu sudah cukup malam namun sedari tadi Angel tidak bisa memejamkan matanya.


"Udah di paksa juga, kenapa ini mata nggak mau di bawa tidur" gerutunya sambil terus mengganti posisi tidurnya.


Karena cukup frustasi akhirnya Dia bangun dan mengambil laptopnya. "Dari pada nggak bisa tidur nonton drama aja" katanya sambil memilih film apa yang ingin Ia saksikan. Pilihannya jatuh pada drama Korea. "Lihat oppa aja lah siapa tau bisa ngantuk" lirihnya.


Namun sudah lama Ia menonton filmnya tapi tak kunjung mengantuk. "Huft parah kalo kaya gini si salah, bukannya ngantuk malah tambah lebar ini mata" gerutunya kesal.


Dia terus menonton hingga tanpa Ia sadari jam sudah menunjuk pukul 4 pagi. "What? Beneran Gue nggak tidur, kalo sekarang tidur nanti bangunnya kesiangan" katanya sambil mematikan laptopnya.


Ia pun pergi ke kamar mandi untuk berwudlu, akhirnya Dia akan melaksanakan sholat malam saja. Sholat tahajud dan berdzikir lalu Ia teruskan dengan membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an. Tidak terasa adzan subuh berkumandang, Angel menghentikan bacaannya dan Ia bergegas menunaikan ibadah sholat.


"Sudah pagi gini malah terasa ngantuknya" katanya sambil memijat matanya yang terasa berat. "Jangan tidur" katanya lagi sambil menepuk-nepuk pipinya.


"Apa olahraga aja yaah? Tapi kenapa pusing gini. Aduuh udah kaya orang gila saja, dari tadi ngomong sendiri" katanya sambil mengacak-acak rambutnya.


Telah di putuskan Ia tidak akan pergi lari pagi namun Ia akan berangkat ke sekolah saja, walau waktunya masih sangat pagi dan kebanyakan orang masih di alam mimpinya.


Setelah Angel selesai mandi dan bersiap-siap Ia segera turun di lihatnya Bibi sedang sibuk di dapur.


"Masak apa Bi?" tanya Angel sambil mengambil cangkir "Tidak masak non, ini Bibi lagi nyiapin kopi buat Tuan" jawabnya sambil mengaduk minumannya. Angel hanya ber'oh ria. "Non mau sarapan apa nanti biar Bibi buatin" tawar Bibi "Nggak usah Bi, Angel mau berangkat pagi. Angel minum kopi aja"


"Sini biar Bibi yang buatin" kata Bibi sambil mengambil cangkir yang sedang di pegang nonanya itu "Nggak usah Bi, Angel bisa buat sendiri" tolak Angel. "Tapi kok tumben non berangkat pagi-pagi, biasanya agak siangan" "Angel lagi pengen saja"jawab Angel sambul tersenyum.

__ADS_1


Bibi akhirnya mengantarkan kopi untuk Tuannya dan Angel segera menyeruput kopi yang sudah Ia bikin dengan cepat Ia habiskan dan bergegas pergi ke sekolah.


Ia melajukan motornya cukup cepat karena memang jalanan masih sangat sepi, Angel mengambil jalan yang tidak biasa Ia lewati berharap sampai sekolah sudah siangan sedikit.


Namun saat Ia melintasi sebuah danau, pandangannya sedikit teralihkan. Ia pun memberhentikan motornya sekedar melihat danau yang begitu indah. "Baru tau Gue di kota masih ada danau kaya gini, kelihatan sepi lagi. Atau emang karena masih pagi" gumamnya sambil terus melihat danau itu.


"Nanti kesini lagi ajalah" katanya sambil menjalankan motornya kembali.


Pukul 6 Angel sampai di sekolahan, gerbang pun baru di buka. "Buseet pagi bener Gue" lirihnya saat memasuki pekarangan sekolahan.


Masih sangat sepi, bisa di bilang belum ada yang berangkat hanya beberapa orang yang memang di jadwalkan berangkat lebih pagi.


Sesampainya di kelas Angel langsung merebahkan kepalanya di meja dan Ia pun terlelap. Saat sedang enak enaknya Angel terlelap terdengar suatu ke gaduhan yang cukup mengganggu Angel.


"Sialan! Bisa diem nggak sih" gerutu Angel dengan berteriak. Mereka semua masih memandangi Angel, beberapa detik pun mereka ada yang sudah keluar kelas mungkin tidak enak dengan Angel ada juga yang meneruskan kegiatannya tapi sudah tidak segaduh tadi.


Angel kembali mendudukkan dirinya. "Kenapa kamu?" tanya Putri yang ternyata sudah duduk di samping Angel. "Udah lama Lo?" tanya Angel dengan nada sedikit masih kesal.


"Sudah dari tadi, Aku juga sempet bangunin kamu. Tapi kamu nggak bangun-bangun, apa kamu lagi sakit?" tanya Putri sambil memegang dahi Angel. "Gue nggak sakit, cuma sedikit pusing soalnya Gue tadi malem nggak bisa tidur"


"Emangnya kamu habis ngapain?" bukannya menjawab Angel malah kembali menaruh kepalanya di meja. "Jangan tidur lagi ayo bangun waktunya upacara" kata Putri sambil menarik tangan Angel.


"Lo duluan aja, Gue mau ke toilet bentar" jawabnya sambil berjalan keluar kelas. Putri yang melihat hanya menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


Angel pergi ke toilet untuk membasuh mukanya, setelah selesai Ia bergegas menuju ke lapangan. Cukup lama upacara kali ini karena sang kepala sekolah memberikan pidato yang sangat panjang.


"Akhirnya selesai juga" kata Angel yang kini sudah berada di kelas. "Gue mau tidur lagi, nanti kalau gurunya sudah datang bangunin ya?" kata Angel yang sudah mulai terlelap kembali.


Pelajaran pertama Angel lalui dengan mata yang di paksakan untuk tetap terbuka.


Pelajaran kedua sepertinya Ia sudah tidak tahan dan Ia tetap terlelap, hingga seorang guru masuk dan mulai pembelajaran.


Saat Bu Nisa menulis soal di papan tulis tidak ada yang mau maju untuk mengerjakannya. Ia melihat Angel yang sedang tertidur.


"Angel coba kamu kerjakan soal ini" katanya, namun Angel tidak bergeming. Akhirnya Putri membangunkannya "Angel bangun, itu di suruh maju" katanya di telinga Angel.


Angel membuka matanya dan maju, sebenarnya Ia belum seratus persen sadar. "Ayo Angel kerjakan itu" kata Bu Nisa kembali.


Angel menatap papan tulis dan membaca soalnya, Ia segera mengerjakan dan menyelesaikannya. "Bagus Angel jawabanmu benar. Kamu boleh kembali" suruh Bu Nisa.


Bel istirahat berbunyi, "Pelajaran hari ini cukup, sekarang kalian boleh istirahat. Buat Angel tolong ikut Ibu" katanya sambil keluar kelas.


"Lo langsung ke kantin aja nggak usah nunggu Gue" kata Angel kepada Putri dan di angguki Putri.


Angel mengikuti Bu Nisa dan masuk ke ruang guru. Bu Nisa duduk di kursinya dan Angel berdiri di sampingnya. "Angel kamu tau kenapa Ibu menyuruhmu ke kantor" kata Bu Nisa membuka pembicaraannya. Angel tak menjawab, Bu Nisa menghembuskan nafasnya pelan.


"Angel, Ibu tau kamu anak yang pandai tapi tolong kalau sedang ada pembelajaran di perhatikan jangan malah tidur. Sepertinya kamu menyepelekan pelajarannya" "Bukan begitu Bu, saya hanya sedikit merasa pusing" jawab Angel "Apakah kamu sakit? Kalau sakit pergi ke UKS saja" "Angel boleh ijin Bu, kalau di UKS masih terlalu berisik. Apakah Saya bisa pulang saja" kata Angel

__ADS_1


Bu Nisa sedikit berpikir dan akhirnya mengijinkan Angel pulang.


__ADS_2