
mereka semua kaget bukan kepalang dan menuju ke sumber suara tersebut dan ternyata itu berasal dari kamar Angel.
ayah dan bang jojo yang baru pulang dari masjid pun ikut bergegas ke kamar Angel.
"ada apa Bun?" tanya ayah "iya ada apa Bun?" timpal bang jojo. ."bunda tidak tau, tiba-tiba Angel teriak." jawab bunda yang terlihat khawatir.
ayah bunda bang jojo dan juga bibi langsung mengetuk pintu kamar tapi tidak ada sautan, akhirnya bang jojo mendobrak pintunya tapi ternyata angel tidak ada. mereka langsung menuju kamar mandi dan mengetuknya.
"nak kamu kenapa?" kata bunda sambil menempelkan telinganya di pintu. tapi tidak ada jawaban. "di dobrak saja" itu kata ayah "baik yah, kalian minggir dulu" sahut bang jojo.
bang jojo segera mengambil ancang-ancang dan ceklek pintu kamar mandi terbuka angel keluar dengan menundukkan kepalanya.
ayah dan bunda langsung mendekat dan berkata "kamu kenapa nak?" tanya mereka berdua bersama sambil memegang bahu angel.
akhirnya angel mendongakkan kepalanya dan terlihat wajahnya yang penuh dengan coretan spidol, mereka yang melihat saling memandang dan tiba-tiba bang jojo "hahaha itu wajah kamu kenapa dek?" tanya bang jojo sambil memegangi perutnya.
"jangan tanya, ini pasti ulah bang jojo kan?" tuduhnya dengan nada kesalnya. "Abang gak ngapa-ngapain kamu, bang jojo malah baru lihat wajah kamu. sumpah lucu banget" kata bang jojo masih tertawa.
"Bibi sebaiknya keluar saja Bu" suruh bunda yang melihat bibi berdiri di dekat "baik Bu" jawabnya dan segera keluar kamar nona mudanya itu.
__ADS_1
"siapa lagi yang bikin kayak gini kalau bukan bang jojo" "sumpah deh bang jojo gak tau" kata bang jojo sambil mengangkat tangannya. "ayah kira kenapa, udah di cuci juga hilang." kata ayah sambil berlalu. angel tidak menjawab tapi dia masih memasang wajah kesalnya.
"setau bunda kemaren Abang pulang dari kantor gak nemuin kamu" "beneran Bun? terus siapa yang udah bikin angel kayak gini" "bukannya bunda su'udzon tapi kemaren yang terakhir ke kamar kamu Raihan" "apa Raihan" kata angel sambil mengeram. "udah di hilangkan bang jojo gak mungkin bikin kamu kayak gitu" kata bang jojo yang juga 0ergi keluar dari kamar Angel. "RAAIHAAAAN, AWAS KAMU YAAAA!!" teriak angel
sedangkan di tempat lain.
aduuh kenapa yaa perasaan gue gak enak batin Raihan sambil memegang tengkuknya serasa dingin.
"ya udah sini, bunda bantu ngebersihin" "gak usah Bun, angel bisa sendiri" katanya dan dia pun masuk kamar mandi lagi.
melihat anaknya masuk kamar mandi lagi bunda memutuskan untuk keluar.
angel meminta berangkat bareng abangnya karena ia masih kesal dengan Raihan, ia takut jika bertemu dengan Raihan ada sesuatu yang akan terjadi.
Angel pun berangkat bersama abangnya, di rumahnya sudah tidak ada orang karena semua sudah berangkat kerutinitas masing-masing.
tiba-tiba di pelataran rumah angel ada mobil yang berhenti, seorang pria turun dari mobil sportnya dan dia menekan bel rumah tersebut.
Ting tong ting tong.
__ADS_1
"assalamu'alaikum" katanya sambil mengetuk pintu padahal dia sudah menekan belnya. dari dalam ada suara yang menyahut.
"wa'alaikumsalam" kata orang yang di dalam sambil membukakan pintu. "eh den Raihan, ada apa den?" katanya sopan "mau jemput angel Bi" "non angel sudah berangkat den, dia berangkat bareng den jojo" "ya udah kalau begitu bi, Raihan permisi" "iya den"
Raihan akhirnya meninggalkan rumah angel dia bergegas menuju kesekolahan. "gue tau pasti Lo kesel karena gue kasih hadiah" gumamnya sambil masih fokus dengan setirnya.
30 menit Raihan sampai di sekolahan, dia langsung menuju ke kelasnya tapi tidak lupa dia menghampiri angel.
"gimana hadiahnya Lo suka?" katanya sambil duduk di meja yang di tempati angel, tapi angel acuh seolah tidak melihatnya. "woi ditanya juga, budeg Lo ya?" kata Raihan lagi sambil tersenyum licik. "Ciiih, gak lucu tau!" ketusnya. "tapi gue terhibur" katanya sambil mengambil ponselnya dan melihatnya "Lo itu lucu banget tau" Raihan menunjukkan foto yang diambilnya.
angel langsung melotot melihat fotonya di ponsel Raihan "apaan sih Lo, hapus gak" kata angel sambil berusaha merebut ponsel Raihan tapi dia kalah cepat. "kalau gue gak mau emang kenapa?" tanya Raihan sambil meninggalkan angel yang sudah sangat marah. "RAIHAAAN" teriak angel tapi Raihan sudah berlalu
putri masuk kelas dia melihat sahabatnya dengan air muka yang sangat menakutkan "kamu kenapa? pagi-pagi sudah bete gitu" tanya putri "gak papa" jawabnya ketus. putri yang tau sahabatnya itu sedang kesal memilih untuk diam saja.
setelah menyelesaikan pelajaran bel istirahat pun berbunyi. "kantin yuk?" ajak putri "gak, gue lagi males. takutnya nanti ketemu Raihan" "ada apa sih sama kalian, lagi berantem?" tanya putri menyelidik " gak, gue lagi kesel aja" "ya udah aku kantin dulu, kamu mau nitip gak?" "gak usah" setelah itu putri keluar dan menuju kantin.
sesampainya di kantin dia bertemu Angga dan Rendi . "loh kok sendiri put, angel mana?" tanya Angga "dia di kelas" "oh, ya udah gue kekelas Lo yaah?" kata Angga yang segera pergi meninggalkan Rendi dan putri "sialan gue di tinggalin" gerutu Rendi "udah duduk aja kak, jangan marah-marah nanti cepet tua" celetuk putri "eh ternyata Lo bisa ngelucu juga yaa" kata Rendi, namun dia di kacangin.
ternyata Angga menuju ke kelas angel dia membawakan minum dan roti. "kok gak ke kantin?" katanya sambil menaruh roti dan minuman yang tadi dia bawa. "lagi males aja kak" "ya udah itu di makan yaa, gue takut Lo sakit kalo gak makan" "iya nanti gue makan" "jangan nanti, di makan sekarang. gue balik kelas" katanya sambil mengacak rambut angel "iya" katanya sambil mengambil roti.
__ADS_1
tiba-tiba Angel tersenyum "itu orang kenapa sih, baik banget gue kan jadii" gumamnya tapi tidak di teruskan dia malah tersenyum sendiri. "kenapa Lo senyum sendiri, udah gila yaa?" kata Raihan sambil memegang dahi angel "apaan sih, gak jelas" Raihan hanya mengerikan bahunya "niih gue beliin jus tomat" kata Raihan sambil menyerahkan jusnya "telat Lo, gue udah di kasih sama orang lain" "bodo amat lah, yang penting jangan lupa di minum yaa" kata Raihan sambil berlalu meninggalkan angel. "kebiasaan" kata angel tapi dia langsung mengambil jus yang di bawa Raihan