
"Selamat malam pak" sapa Angel pada satpam yang sedang jaga "Selamat malam non, nona mau kemana di jam segini" jawabnya sambil bergegas membuka gerbang "Saya mau ke rumah Raihan, terima kasih pak" kata Angel saat gerbang sudah terbuka "Sama-sama, hati-hati non" ucap satpam yang di angguki Angel.
Tidak butuh waktu lama karena memang rumah Angel dan Raihan hanya berjarak beberapa blok saja.
"Assalamualaikum umi" ucap Angel saat masuk bertemu umi di dapur, karena memang tadi Angel sudah tanya dengan asisten rumah tangga Raihan bahwa umi sedang ada di dapur.
"Wa'alaikumsalam. Tumben kesini" jawabnya saat melihat Angel sudah tersenyum di belakangnya "Hehe Angel pengen belajar bareng Raihan" jawabnya sambil menghampiri umi "Ya udah sana panggil saja Dia lagi belajar di kamarnya" "Nggaklah, nanti Angel malah di usir. Umi kaya nggak tau aja kalau Raihan sedang belajar pasti Dia nggak mau di ganggu apa lagi sama Angel" kata Angel sambil duduk. "Ya udah Umi yang panggil tapi tolong ini teh di anterin ke ruangannya Abi ya?" kata umi sambil memberikan nampan berisi teh "siap umi" jawab Angel sambil menerima nampan dan berjalan menuju ruang kerja Abi.
"Abi!" teriak Angel saat Ia baru saja masuk, sedangkan yang di panggil sedikit tersentak "Angel, apakah Kamu tidak bisa pelan-pelan saja saat memanggil Abi. Apa Kamu ingin Abi jantungan?" katanya dengan memegangi dadanya tapi itu semua hanya drama. Angel segera mendekati Abi dan menaruh minumannya di atas meja "Abi tidak apa-apakan? Apakah ada yang sakit?" tanya Angel khawatir "Iya ada yang sakit" jawabnya sedikit meringis menahan sakit "Dimana yang sakit Bi? Biar Angel panggil ambulan ya?" tanyanya kembali sambil mengambil ponselnya.
Saat Angel berusaha mengetikan nomer di ponselnya tiba-tiba "Hahaha Abi tidak apa-apa, Abi hanya ingin melihat ekspresi wajah mu yang sangat menggemaskan itu" kata Abi sambil tertawa karena melihat Angel yang begitu panik. "Ihh Abi jahat!! Angel marah, Angel nggak akan bicara sama Abi" kata Angel dan Ia pun segera berlari keluar ruangan "Angel tunggu dulu Abi hanya bercanda" teriak Abi namun diabaikan oleh Angel. Namun sepertinya sekarang Angel yang mengerjai Abi, buktinya saat Ia berhasil keluar Angel langsung tertawa cekikikan.
Angel segera berjalan menuju ruang tengah untuk menunggu Raihan.
Di kamar Raihan.
"Rai, Umi masuk ya?" kata Umi dari balik pintu "Masuk saja Mi, ada apa?" tanya Raihan saat Umi sudah memasuki kamarnya "Itu ada Angel di bawah, katanya mau belajar bareng" jawab Umi sambil mendekati Raihan. "Suruh dia pulang saja Mi" kata Raihan sambil kembali fokus pada bukunya "Nggak baik Rai, Dia sudah jauh-jauh kesini masa langsung di suruh pulang. Temani Dia gih" bujuk Umi. Raihan hanya memutar matanya malas, Dia sangat hafal dengan apa yang di lakukan Angel.
__ADS_1
Angel tidak akan belajar melainkan akan mengganggu Raihan belajar. Akhirnya Raihan menurut dan menemui Angel untuk belajar bersama.
"Nah kaya gitu dhoong baru anak Umi" puji Umi saat Raihan merapikan bukunya dan bergegas keluar kamarnya.
Raihan menuruni anak tangga di ikuti Umi, Angel langsung tersenyum saat melihat Raihan turun namun tidak dengan Raihan Dia terlihat sangat malas untuk menemui Angel.
"Kalian belajar yang benar ya? Umi ambilin minum dulu" kata Umi "Iya mi, makasih. Oh iya jangan lupa sama camilannya ya?" kata Angel tanpa berdosa namun di turuti oleh Umi.
"Lo kesini mau belajar apa ngemil?" tanya Raihan ketus. "Belajarlah" jawabnya acuh sambil mengeluarkan buku dan juga kentang goreng yang Ia bawa dari rumah. Raihan hanya menggelengkan kepalanya melihat apa yang di lakukan Angel.
"Ya udah nggak usah ke ganggu sama aktivitas Gue, belajar aja Lo" kata Angel saat melihat Raihan memperhatikan apa yang di lakukannya.
"Ini minumnya ya? Oh iya tadi Umi juga buat biskuit resep baru, di cicipi ya?" kata Umi sambil menaruh toples berisi biskuit "Waah pasti enak nih, kapan-kapan Angel di ajarin bikin ya mi?" kata Angel sambil membuka toplesnya, mendengar perkataan Angel Raihan meresponnya dengan nada mengejeknya "Jangan mau mi, nanti bisa-bisa dapurnya meledak" katanya tanpa memalingkan pandangannya dari buku. Angel memutar matanya malas namun Umi malah menyahutinya dengan tertawa "hahaha benar juga ya Rai, syukur aja Umi belum menyetujuinya" Raihan hanya manggut-manggut sedangkan Angel sudah terlihat kesal "Ih Umi mah gitu" katanya. Umi dan Raihan hanya tertawa bersama "Ya udah di lanjutin belajarnya, Umi pergi dulu."
Setelah kepergian Umi, Angel dan Raihan kembali fokus pada bukunya masing-masing. Cukup lama mereka serius dengan bukunya, saat Raihan sudah merasa cukup dengan belajarnya Ia menoleh ke arah Angel namun tak di sangka ternyata Ia malah sudah tertidur.
"Dasar" cicitnya sambil tersenyum, walau sedikit tak tega Ia berusaha membangunkan Angel. Namun namanya juga Angel kalau sudah tidur Ia seperti orang mati, sampai-sampai Raihan merasa frustasi karena Angel tetap lelap dalam tidurnya.
__ADS_1
"Woi bangun! Kalau mau tidur itu di rumah jangan disini. Angel bangun" katanya sambil terus menggoyangkan tubuh Angel, namun masih nihil. Raihan menghembuskan nafasnya secara kasar. Tanpa pikir panjang Raihan langsung menggendong Angel untuk mengantarnya pulang, "Ya ampun badan segini kecilnya kenapa berat amat sih" gerutunya saat berhasil menggendongnya.
Ia menaruh Angel di mobilnya dengan sangat hati-hati, Ia membetulkan kepalanya dan tak lupa memasang sabuk pengaman. Walaupun dekat kita tetap harus menjaga keselamatan.
Saat tiba di rumah Angel, Raihan langsung membunyikan klaksonnya di lihatnya oleh satpam saat melihat yang datang Raihan dan Angel satpam tersebut langsung membukakan gerbangnya.
"Terima kasih pak" kata Raihan saat melewati satpam tersebut, pak satpam hanya membungkukkan badannya. Sebelum Ia menurunkan Angel, Raihan memencet bel terlebih dahulu.
"Loh Rai, mana Angel katanya Dia belajar di tempat Lo" tanya Jojo saat melihat Raihan ternyata sendiri. "Tunggu sebentar Bang, tolong pintunya tetap di buka" ucap Raihan dan langsung meninggalkan Jojo, Jojo sedikit bingung dengan apa yang di katakan Raihan namun Ia tetap melakukannya.
Saat Raihan menggendong Angel, Jojo langsung mendekati "Kenapa Dia?" tanyanya khawatir "Dia tidur, udah Gue bangunin tapi nggak bangun-bangun" jawabnya sambil berjalan, "Bang tolong bawain tasnya, itu masih di mobil" kata Raihan yang sudah masuk kedalam rumah.
Jojo bergegas mengambilnya dan berjalan mendahului Raihan untuk membantu membuka pintu kamar Angel.
Saat sampai di kamar Raihan langsung menjatuhkan Angel "Gila Lo, anak orang itu" protes Jojo "Maaf Bang, sumpah punggung Gue udah nggak tahan" katanya sambil menepuk-nepuk punggungnya.
"Lihat Bang, Gue jatuhin tapi Dia tetep pules aja tidurnya" kata Raihan yang di setujui Angel. "Bener-bener anak ini" sahut Jojo. "Ngomong-ngomong Lo mau langsung balik atau mau duduk dulu" tanya Jojo saat mereka sudah keluar dari kamar Angel "Langsung aja ya Bang, lagian udah malem" jawab Raihan "Ya udah kalau mau langsung, hati-hati Lo and thanks udah nganterin Angel" ujar Jojo sambil menepuk bahu Raihan "Iya bang" jawab Raihan.
__ADS_1
Raihan langsung bergegas menuju ke rumahnya.