
Sedang di parkiran nampak Angel sedang menunggu seseorang. "Gila! Lama banget sih Lo, Gue sampai jamuran nunggu Lo" teriak Angel saat melihat seseorang berjalan mendekatinya.
"Eh Lo nunggu Gue? Lagian Lo nggak ngabarin Gue, jadinya tadi Gue ngobrol dulu sama temen basket" katanya "Sini kunci mobil Lo" pinta Angel sambil mengambil kunci yang di pegang Raihan.
Di dorongnya tubuh Raihan untuk masuk ke dalam mobil "Lo apa-apaan sih" protes Raihan "Udah diem nggak usah protes nurut aja" ucap Angel sambil menutup pintu mobil.
"Kalau gitu ayo kita berangkat!" seru Angel sambil memakai sabuk pengaman, Raihan hanya menggelengkan kepalanya "Lo beneran sakit ini mah" celetuk Raihan sambil bergumam tidak jelas.
Pletak!! "Aduh sakit ogeb!" ringis Raihan sambil mengusap kepalanya yang di jitak. "Makannya diem aja, lagian Gue itu sehat wal afiat ya! Jangan ngasal kalau bicara, Lo masih sayang nyawa Lo kan" cerocos Angel sambil melajukan mobilnya.
Raihan hanya diam saja setelah apa yang di katakan Angel barusan, saat Dia menatap jalan lewat jendela ada yang salah dengan rute yang mereka lewati.
"Ngel! Kita mau kemana? Bukannya mau pulang" tanya Raihan sambil menatap Angel yang sedari tadi masih tersenyum "Udah Lo ikut aja, Gue lagi pengen jalan-jalan sama Lo" jawabnya tanpa mengalihkan pandangannya.
Tidak lama setelahnya Angel memberhentikan mobilnya "Loh kenapa berhenti?" tanya Raihan "Udah diem aja ya, Gue lagi pengen beli sesuatu. Lo tunggu aja disini dan duduk manis, nggak perlu banyak tanya" jawab Angel sambil melepaskan seat belt nya.
Tidak menunggu lama Angel kembali dengan membawa sebuah kotak, "Wah Lo nurut banget ya, kalau gitu Gue kan jadi tambah sayang" celetuk Angel saat baru masuk ke mobil sedangkan Raihan cengo mendengar apa yang di katakan Angel.
"Sumpah Lo beneran sakit ini mah" ucap Raihan sambil menggelengkan kepalanya dramatis. Angel hanya tersenyum saja "Gue bisa ikut gila" gumam Raihan sambil mengalihkan pandangannya.
__ADS_1
"Rai! Bangun Rai! Udah sampe" ucap Angel sambil menepuk pelan pipi Raihan, nampak Raihan menggeliat dan berusaha membuka matanya. Angel langsung keluar mobil dan duduk di hamparan rumput dan di ikuti Raihan yang nampak masih sulit membuka matanya.
"Kenapa nggak bilang kalau Lo mau kesini? Kalau Lo bilang kan Gue bisa nganterin" kata Raihan saat matanya sudah terbuka sempurna "Nggak papa, lagian Gue lagi pengen jadi supir Lo" jawab Angel.
"Tunggu dulu kok muka Lo kaya gitu? Tadi perasaan Lo senyum terus" heran Raihan saat melihat ekspresi Angel yang terlihat sedih, Angel tidak menanggapi pertanyaan Raihan Ia malah nampak sedang mencari sesuatu.
"Aduh ponsel Gue mana ya, kayanya jatuh" panik Angel sambil mengobrak obrik tas dan mengecek setiap saku. "Emang jatuh dimana?" "Kalau Gue tau nggak bakal Gue sepanik ini" "Ya udah Gue bantu cari ya?" tawar Raihan, Angel mengangguk.
"Kalau gitu Lo cari di sekitaran sini, Gue cari di mobil barang siapa jatuh di sana" kata Angel sambil berjalan cepat menuju mobilnya.
Di lihatnya dari kejauhan nampak Raihan masih terus mencari ponsel Angel, yang sejatinya tidak pernah jatuh dan semua itu hanya akal-akalan Angel saja.
"Happy birthday to you, happy birthday to you, happy birthday happy birthday happy birthday to you" 🎂 Angel bernyanyi dan menunjukan kue yang Ia bawa. Namun Raihan nampak bingung dengan apa yang di lakukan Angel.
"Apa apaan itu ekspresi Lo" ketus Angel saat melihat Raihan nampak bingung "Emang siapa yang ulang tahun?" tanyanya tanpa dosa, Angel memutar bola matanya malas "Ya Lo lah! Gue tau pasti Lo lupa sama ulang tahun sendiri makanya Gue inisiatif nyiapin ini, tapi ada apa dengan wajah Lo itu" ketusnya kembali. Raihan menepuk jidatnya sendiri dan tersenyum canggung.
"Baru inget Lo, makanya Lo harus bersyukur punya temen kaya Gue. Sekarang cepat tiup lilinnya pegel nih tangan Gue!" pinta Angel, Raihan langsung meniup lilinnya.
"Selamat ya! Wish you all the best" kata Angel sambil tersenyum. "Nah karena udah tiup lilin gimana kalau sekarang kita foto dulu, di hari yang bahagia ini seharusnya kita abadikan betul nggak?" kata Angel sambil mengambil ponselnya dan langsing mendekat ke arah Raihan "Selamat!" katanya sambil mengambil fotonya.
__ADS_1
Mereka akhirnya bercanda dan tertawa bersama di tempat rahasia mereka hingga tak terasa waktu sudah sore.
Saat mereka sedang dalam perjalanan pulang, tiba-tiba Raihan memecah keheningan di antara mereka. "Karena sekarang hari bahagia Gue, Lo mau nggak ngabulin permintaan Gue?" tanya Raihan "Apa?" jawab Angel tanpa ada minat untyk melihat ke arah Raihan.
"Gue pengen besok Lo nemenin Gue pergi, seharian penuh" kata Raihan "Emang mau kemana?" tanya Angel "Besok Lo juga bakalan tau, sekarang yang penting Lo mau dulu" "Ya ampun emang selama ini Gue nggak pernah mau atau nolak gitu, besok mau berangkat jam berapa?" tanya Angel "Pagi aja kali ya?" tanya Raihan balik "Terserah Lo aja Gue mah tinggal ngikut aja" kata Angel. "Ya udah besok pagi Gue jemput Lo, tapi Lo harus udah siap" ucap Raihan yang di jawab Anggukan Angel.
"Lo mau Gue anterin ke rumah apa gimana?" tanya Raihan saat mereka sudah memasuki area perumahan. "Langsung ke rumah Lo aja, lagian motor Gue masih di sana" jawab Angel.
Angel langsung turun dari mobil Raihan menuju motornya yang masih terparkir di rumah Raihan.
"Eh Lo mau langsung pulang, nggak masuk dulu gitu?" tanya Raihan "nggak, lagian Gue mau pergi ada urusan" jawabnya sambil menaiki motornya "Sok sibuk banget sih Lo" ucap Raihan "Emang Gue sibuk kaleee, makanya Lo harus bersyukur karena Gue mau pergi sama Lo" kata Angel "Terimakasih Nona karena anda sudah berkenan meluangkan waktu Anda " kata Raihan sambil membungkuk dan meletakan tangannya di depan dada. Angel hanya terkekeh melihat apa yang di lakukan Raihan, "Kalau begitu saya permisi Tuan" ucap Angel tidak lupa menundukkan kepalanya.
Angel langsung melajukan motornya menuju rumahnya untuk berganti pakaian, tidak membutuhkan waktu lama Angel terlihat sudah selesai mengganti seragamnya dengan baju santainya.
Ia langsung pergi meninggalkan rumahnya untuk menuju ke suatu tempat, sepertinya Ia mengambil sesuatu dari tempat itu.
"Permisi mbak saya mau ambil pesanan saya" kata Angel saat sudah masuk ke ruangan itu "Boleh saya lihat struknya dulu" kata Pelayan itu, Angel langsung menunjukannya. "Kalau begitu anda bisa tunggu sebentar akan saya ambilkan dulu" kata pelayannya.
Angel mengangguk dan pelayan itu masuk ke salah satu ruangan yang ada di sana, tidak menunggu lama pelayan itu sudah kembali. "Silahkan di lihat dulu" katanya sambil membuka kotak itu "Waah oke nih mbak, saya suka sekali. Oh iya yang ini di bungkus ya mbak, soalnya mau saya kasih ke seseorang kalau yang ini di masukin ke kotak saja" perintah Angel saat melihat pesanannya, Ia terlihat sangat puas karena hasilnya sangat bagus melebihi ekspektasinya.
__ADS_1
Tidak perlu menunggu lama pelayan itu sudah menghampiri Angel dengan membawa paper bag, "Silahkan, jangan lupa mampir kesini lagi" katanya dengan senyum ramahnya "Baik terimakasih" jawab Angel sambil menerima paper bag itu. "Terima kasih atas kunjungannya" kata pelayan itu sambil membungkukkan tubuhnya.