
Angel sedang melihat pantulan dirinya di cermin dengan memakai kaos over size berwarna putih dan celana jeans di padukan dengan sneaker berwarna senada dengan kaosnya tak lupa Ia juga memakai topi, terlihat sempurna penampilannya di wajahnya tercetak senyum pertanda Ia puas dengan apa yang Ia pakai.
"Oke sudah cukup, sekarang tinggal nunggu Raihan datang" katanya sambil menyambar tas di atas tempat tidurnya.
Sepanjang perjalanan Ia menuruni tangga dan menuju ke dapur, Angel nampak terus bersenandung menandakan bahwa moodnya sedang baik.
Lantaran Ia merasa haus Angel langsung membuka kulkas dan mengambil botol air mineral di teguknya sampai setengah botol, saat Ia berbalik hampir saja Ia menyemburkan minuman yang ada di mulutnya kepada orang yang ada di depannya.
"Ngagetin aja sih Bang, hampir aja Gue sembur. Lagian itu muka kenapa item gitu, abis cuci muka sama oli?" kata Angel sambil menutup botol yang Ia pegang. "Ini namanya masker, Lo mana tau yang beginian" jawab Raihan, Angel hanya mengangkat bahunya acuh.
"Btw Lo mau kemana rapi amat" tanyanya sambil berjalan menuju ke ruang keluarga "Mau keluar" jawabnya sambil meletakkan botol minumannya di atas meja karena mereka sudah sampai di ruang keluarga.
"Duduk dulu sini, lagian mau keluar sama siapa? Angga?" tanyanya sambil menepuk sofa di sebelahnya, namun Angel nampak enggan untuk duduk.
"Ah akhirnya datang juga" kata Angel saat melihat seseorang muncul di ruang keluarga, Jojo yang merasa penasaran pun menoleh kearah belakang dan ternyata orang yang datang adalah Raihan.
"Eh Lo Rai, Gue kira siapa" ucap Jojo "Emang yang Lo pikirin siapa?" tanya Raihan yang kini langsung duduk "Gue kira Angel mau keluar sama Angga, lagian sekarang kan weekend udah pastilah perginya sama pacarnya nggak taunya malah sama Lo" jawab Jojo.
"Emang salah Gue keluar sama Angel?" tanya Raihan sambil menahan ketawanya "Ekspresi macam apa itu, Lo nanya tapi muka Lo kok ngejek gitu" protes Jojo "Maaf tapi Gue salfok sama muka Lo Bang, item gitu" ujar Raihan sambil cengengesan.
"Kalian berdua ya emang sama aja, Gue itu lagi pake masker biar muka Gue tambah ganteng" ucap Jojo "Buriq ma buriq aja Bang, mau di apain juga sama aja" celetuk Angel.
__ADS_1
Namun nampaknya Jojo tidak sependapat dengan Angel, terlihat dari jari telunjuknya yang Ia gerakan ke kanan dan ke kiri.
"Rai, dari pada Lo pergi sama Angel mending Lo di sini aja main sama Gue. Biarin Angel keluar sama pacarnya, kita yang jomblo gini di rumah aja" bujuk Jojo "Hii ogah banget, biarin Gue jomblo mending keluar aja sama Angel. Gini ya Bang Gue jomblo nggak papa ya masih ukur segini lah Abang udah umur berapa masih jomblo aja, kasian itu muka udah di beri Alloh sedemikian rupa bagusnya tapi Lo sia-siain" kata Raihan yang di acungi jempol Angel.
"Dasar kalian berdua ya memang sudah sekongkol mau ngejatuhin Gue, tunggu pembalasan Gue ya" protes Jojo "Mau balas dendam ceritanya, nggak baik Lo Bang" ucap Angel yang di acuhkan Jojo.
"Tapi btw kalian janjian ya pake baju couple gitu?" tanya Jojo saat melihat penampilan mereka, Angel dan Raihan saling pandang karena mereka baru menyadarinya.
"Nggak janjian tapi emang kemistri kita itu sulit di hilangkan" jawab Angel sedangkan Raihan hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Memang mereka tidak ada janjian atau bagaimana hanya saja memang itu hal yang sering terjadi pada mereka berdua seolah-olah mereka sudah merencanakannya.
Namun belum sempat Jojo menjawabnya, tangan Raihan sudah di tarik Angel. "Udah kita berangkat aja, nggak usah ngurusin Dia" katanya sambil berjalan yang di ikuti Raihan.
"Maksud Gue bukan kaya gitu! Woi! Lo denger nggak!" teriak Jojo sambil melihat Raihan dan Angel pergi meninggalkannya. "Kayanya Dia marah, tapi dari pada itu gara-gara mereka masker Gue jadi kaya gini" gumam Jojo sambil meraba wajahnya.
Raihan langsung melajukan mobilnya meninggalkan rumah Angel.
"Rai Lo nggak marah sama Abang kan?" tanya Angel sedikit ragu karena sejak tadi Raihan hanya diam saja "Nggak kok, nggak usah Lo pikirin" jawabnya "Jangan masukin hati apa yang Abang tadi katakan ya? Lo tau kan Bang Jojo emang suka gitu kalau ngomong" kata Angel sambil memperhatikan Raihan.
Raihan lantas menoleh dan tersenyum "Iya Lo tenang aja, Gue nggak papa." ujar Raihan sambil mengusap kepala Angel, Angel hanya tersenyum dan mengangguk.
__ADS_1
"Tapi kalau boleh tau kita mau kemana?" tanya Angel melihat ke arah jalanan "Udah nanti juga Lo tau" jawab Raihan sambil kembali fokus pada jalanan di depannya.
Cukup lama mereka berada di jalanan hingga Angel nampak familiar dengan jalanan yang mereka lalui, Ia langsung menoleh ke arah Raihan "Rai, jangan bilang kalau kita mau ke" belum sempat Angel menyelesaikan pertanyaannya Raihan langsung memotongnya.
"Iya kita mau ke sana, seperti apa yang Lo pikirkan. Sudah lama bukan" kata Raihan. Angel hanya mengangguk dengan senyum yang begitu cerah.
"Ayok turun" ajak Raihan saat mereka sudah sampai di parkiran, Angel langsung bergegas turun dari mobil dan berjalan beriringan dengan Raihan. Nampak senyumnya masih mengembang, dan sorot matanya sangat berbinar.
"Karena ini weekend jadi rame ya? Kita harus sabar mengantre" kata Raihan saat mereka sudah berhasil masuk di area taman hiburan. Angel hanya mengangguk dan terus tersenyum, "Sepertinya Lo seneng banget Gue ajak kesini" tanya Raihan "Iyalah, udah lama banget kita nggak kesini" jawabnya ceria.
Mereka sangat menikmati berbagai wahana yang ada di sana, sesekali mereka sedikit tarik menarik lantaran mereka tidak mau mengalah untuk menaiki wahana yang ada di sana. Toh pada akhirnya semua wahana mereka naiki.
"Gue laper" kata Angel sambil menyentuh perutnya, Raihan nampak melihat jam yang ada di tangannya. "Wah ternyata kita udah melewati jam makan siang, Lo mau makan apa?" tanyanya pada Angel "Apa ya? Kita lihat ke stand makanan dulu, Gue belum kepikiran mau makan apa" jawab Angel sambil berjalan menuju ke stand-stand makanan yang berjejer itu.
"Lo mau makan apa?" tanya Raihan saat mereka sudah sampai di tempat tujuan "Kayanya Gue mau makan cumi bakar aja, minumnya jus tomat" jawab Angel. "Ya udah Lo duduk aja, Gue yang pesen" ucap Raihan sambil berjalan menjauhi Angel, Angel hanya menurut saja.
Tidak menunggu lama Raihan sudah membawa apa yang di minta Angel. "Cepet banget" celetuk Angel "Iya, soalnya sudah bukan waktu makan siang" jawab Raihan sambil meletakan makanan di atas meja.
Mereka sangat menikmati makanannya, tidak lupa mereka juga mengecek foto yang telah mereka ambil dari beberapa spot tadi.
Mereka hanya tertawa melihat hasil jepretan mereka yang terkadang sangat jelek itu.
__ADS_1