Oh My Friend

Oh My Friend
54


__ADS_3

Kini Angel berada di kamarnya, Ia langsung pergi ke kamar setelah selesai makan. Bukannya Ia ingin belajar tapi kini Ia malah sedang memainkan gitarnya dengan sangat apik.


"Bukannya belajar malah main" kata Jojo saat Ia sudah berhasil masuk ke kamar Angel, Angel hanya meliriknya tanpa ingin menjawab ucapan sang Abangnya. "Coba nyanyi yang bagus" katanya sambil duduk di sebelah Angel "Ngapain kesini sih, tadi udah disini sekarang kesini lagi. Bosen tau Bang liat muka Lo terus" ucap Angel sambil menghentikan aktivitasnya. "Sama Abang sendiri masa gitu, Abang itu lagi galau tau" ucapnya membela diri "Gak ada yang nanya! Udah sono keluar gih!" pinta Angel sambil mendorong bahu Jojo "Pelit amat sih, barang sebentar aja Abang mu ini pengen disini" ucapnya memelas "Terserahlah" gerutu Angel.


Angel terus memainkan gitarnya tanpa berniat menanggapi semua ocehan dari Abangnya. Hingga Ia menghentikan permainannya dan menoleh ke arah Jojo, yang di tatap sedikit bingung sampai Jojo bertanya Ada apa? tanpa mengeluarkan suaranya.


"Lebih baik sekarang Lo balik aja ke kamar gih, Gue udah ngantuk. Lagian besok Gue masih ada ulangan, takutnya malah kesiangan" pinta Angel dengan suara lembutnya berharap Abangnya akan mengerti dan segera meninggalkan Angel. Karena merasa kasihan dengan Angel, akhirnya Jojo mengalah dan kembali ke kamarnya. "Ya udah sekarang tidur gih, maaf udah ganggu waktu Lo" katanya sambil mengacak-acak rambutnya. Angel hanya tersenyum dan mengangguk saja "Ya udah Abang keluar ya" pamitnya dan di angguki Angel.


*Waktu bergulir begitu cepat, tidak terasa ini adalah hari terakhir Angel menjalankan ulangannya. Ia terlihat tengah bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah, Angel segera menuju ke meja makan.


"Sayang kenapa nggak sarapan bareng?" tanya Bunda saat Angel hanya mengambil roti dan langsung meminum susunya. "Angel langsung berangkat aja ya Bun, Yah, Bang" pamitnya sambil menyalimi mereka satu persatu. "Kenapa buru-buru sih" protes Jojo "Ada urusan yang sangat penting" jawabnya sambil berjalan meninggalkan meja makan. "Hati-hati sayang jangan ngebut-ngebut" pinta Bunda yang di respon dengan lambaian tangan Angel. "CK sok sibuk" cibir Jojo "Mungkin memang Dia ada urusan" ucap Ayah yang sedari tadi hanya diam. "Iya, lagian memangnya cuma kamu saja yang sibuk" imbuh Bunda, Jojo hanya mengangkat bahunya.

__ADS_1


"Kalau gitu Ayah berangkat dulu ya Bun, Kamu juga berangkat bareng Ayah kan?" pamit dan tanya Ayah "Tentunya, tapi Jojo mau habisin sarapannya dulu" jawab Jojo sambil meminum susunya "Ya sudah kalau gitu Ayah tunggu di depan, jangan kelamaan" pintanya yang di angguki Jojo "Bunda juga mau berangkat" katanya kepada Ayah dan Jojo "Ya udah kamu hati-hati kalau mau berangkat" kata Ayah.


"Tumben akhir pekan berangkat?" tanya Jojo "Bunda belum cerita ya? Bunda minggu depan ada seminar di liar kota jadi sekarang Bunda dan dosen lainnya akan membahasnya" jawab Bunda "Benarkah? Tapi" belum selesai Jojo berkata Bunda sudah memotongnya "Bukankah Kamu sudah di tunggu Ayah" "Ah benar, Jojo berangkat dulu ya Bun" pamit Jojo sambil buru-buru menuju ke depan.


Sedangkan di lain sisi Angel sedang berada di sebuah rumah, nampaknya Ia sedang menunggu seseorang.


"Tumben Lo kesini? Biasanya juga kalau mau berangkat bareng Gue yang nyamperin Lo" tanya Raihan saat melihat Angel sudah duduk manis di ruang keluarga. "Sekali-kali Gue juga pengen nyamperin Lo kali" jawabnya "Tapi kayanya ada sesuatu, pasti Lo ada maunya?" katanya curiga, Angel hanya tersenyum karena niatnya sudah tercium.


"Berangkat aja yuk" ajak Angel mengalihkan pembicaraan "Lo nggak sarapan dulu gitu?" tanya Raihan sambil berjalan "Nggak, tadi Gue udah sarapan. Lagian tadi juga Umi sama Abi nawarin tapi Gue udah sarapan takutnya kekenyangan malah nanti tidur di kelas gimana coba" jawabnya sambil tersenyum.


Saat berada di jalan menuju sekolahan Angel terlihat sangat senang, Dia terus bersenandung di sepanjang jalan.

__ADS_1


"Lo kenapa?" tanya Raihan "Kenapa?" tanyanya balik "Ye di tanya malah balik nanya" ucap Raihan sambil terus fokus mengemudikan mobilnya. "Emang kenapa ada yang salah?" katanya sambil terus tersenyum dan bersenandung.


"Wah beneran ada yang nggak beres nih" kata Raihan sambil menepikan mobilnya "Kenapa berhenti?" Tanya Angel heran. "Lo nggak sakitkan?" tanya Raihan sambil meletakan tangannya di kening Angel, Angel hanya menggelengkan kepalanya dan menarik tangan Raihan dari keningnya "Gue nggak sakit, Gue baik-baik aja. Gue lagi bahagia, tapi Lo nggak usah kebanyakan nanya nanti malah mood Gue jadi ancur. Mending sekarang kita berangkat, udah jam segini masa iya di hari terakhir malah telat" kata Angel sambil melihat jam di tangannya. Akhirnya Raihan mengalah dan melajukan mobilnya kembali.


"Akhirnya sampai juga" kata Angel sambil meregangkan tubuhnya "Makasih ya Gue udah di bolehin nebeng, semoga hari terakhir ini Lo bisa ngerjain dengan baik. Karena Gue yakin kali ini Gue bisa ngalahin Lo" kata Angel penuh dengan semangat "Sumpah hari ini Lo aneh banget, Gue ngeri lihatnya" bergidik Raihan. "Kalau gitu Gue masuk dulu ya, daah" katanya mengacuhkan ucapan Raihan. "Benar-benar sakit itu anak" gumam Raihan saat melihat Angel berjalan menjauh dari parkiran.


Detik berganti, menit berganti, jam pun berganti. Kini terlihat ada kelegaan di wajah para siswa yang telah menyelesaikan ujian mereka.


Angel dan Putri baru saja keluar dari kelas, namun ada dua gadis yang berjalan mendekat ke arah mereka. "Leganya akhirnya selesai juga" Kata Adel saat mereka sudah bertatap muka "Gimana kalian lancar ngerjainnya?" tanya Angel "Ya gitu deh, tapi Gue bersyukur karena hari ini berhasil nglewatinnya dengan lancar" kata Dinda. Putri hanya tersenyum dan mengangguk saja melihat ketiga sahabatnya itu.


"Karena sekarang sudah selesai gimana kalau kita ngerayainnya dengan hang out bareng" usul Adel yang di setujui Dinda dan Putri. "Sorry bukannya Gue nolak tapi Gue udah ada janji, jadi Gue nggak bisa ikut" kata Angel sedikit tidak enak. "Masa Lo nggak ikut nggak asik donk" protes Adel. "Iya lagian Lo mau udah ada janji sama siapa?" tanya Dinda "Jangan-jangan Kamu udah janji sama kak Angga ya?" selidik Putri "Bukan, bukan Dia. Kalau gitu Gue cabut dulu ya daaa" kata Angel sambil berlari meninggalkan sahabatnya itu.

__ADS_1


"Terus kita jadi hang out?" tanya Dinda sesaat setelah Angel pergi "Maaf aku nggak bisa, lagian kalau nggak ada Angel rasanya kurang" jawab Putri. Akhirnya Dinda Adel dan Putri tidak jadi keluar, mereka segera pulang ke rumah masing-masing.


Sedang di parkiran nampak Angel sedang menunggu seseorang. "Gila! Lama banget sih Lo, Gue sampai jamuran nunggu Lo" teriak Angel saat melihat seseorang berjalan mendekatinya.


__ADS_2