Oh My Friend

Oh My Friend
03


__ADS_3

sesampainya di rumah gue markirin motor d garansi dan masuk ke rumah, "assalamualaikum bunda" "wa'alaikumsalam non" "loh bi, bunda mana?" "oh nyonya belum pulang non, katanya beliau sedang ada acara di kampus" "oh ya udah bi, angel ke kamar dulu ya bi" "iya non".


udah biasa kalau pulang kerumah bunda sama ayah belum pulang. gue maklumin punya bunda yang kerjanya jadi dosen di salah satu universitas ternama d kota B pasti beliau sangat sibuk, sedangkan ayah seorang pengusaha properti yang sangat maju d kota B ini. selain di kota B beliau juga mempunyai beberapa perusahaan d luar kota.


"bingung mau ngapain, mending liat" brosur yang tadi" gumam gue sambil tiduran d atas kasur king size ini. ahh nanya Raihan aja deh mau ikut yang mana pikir gue sambil mengotak Atik hp hitam yang gue pegang "Rai, Lo mau ikut ekskul apa" pesan gue ke Raihan tidak menunggu lama Raihan sudah menjawabnya "gue mau ikut basket aja" "enaknya gue ikut apa ya?" tanya gue lagi "terserah Lo aja" "gue bingung niih, banyak yang ingin gue ikutin" jawab gue "Lo kan suka bela diri kenapa gg pilih taekwondo aja" "ya udah deh gue ambil itu sama musik" "iya" itulah pesan yang Raihan kirim ke gue.

__ADS_1


tidak terasa matahari sudah menunjukkan keindahan warnanya pertanda siang sudah berganti malam. gue keluar dari kamar setelah selesai untuk melaksanakan kewajiban seorang umat, "bi, bunda belum pulang?" tanyaku sambil menuruni tangga "belum non, nona mau makan dulu?" "boleh bi, angel sudah lapar" tidak lama setelahnya belum sempat gue makan bunda sama ayah pulang "assalamu'alaikum" salam ayah dan bunda bersama sambil masuk ke rumah tapi ada yang berbeda koq mereka datang dengan seseorang yang sangat gue kangenin "wa'alaikumsalam" jawabku sambil berlari menghampiri ayah bunda dan Abang gue. iya cowok itu adalah Abang gue, bang Jonatan tapi gue biasa manggilnya bang jojo dia baru pulang dari kuliahnya. bang jojo kuliah d luar negri menyelesaikan S2 d Jerman. "abaaang!" teriak gue sambil berlari mendekati mereka dan langsung memeluk bang jojo " waaah siapa ini koq udah gede?" tanya bang jojo sambil membalas pelukan gue, "siapa lagi kalo bukan adek Abang" jawab gue sambil melepaskan pelukan hangat abang. "pelukannya udah dulu kasian Abang pasti capek" kata bunda " Abang istirahat dulu sana" ujar ayah sambil tersenyum memandang Abang. "baik yah, Abang mau mandi dulu" "iya Sono mandi gih bau tau" kata gue sambil menutup hidung dan mengibaskan tangan seolah-olah bang jojo beneran bau. bang jojo hanya tertawa sambil berlalu meninggalkan kami. "ya udah bunda juga mau mandi dulu nanti setelah mandi kita makan bersama, angel belum makan kan?" "iya angel belum makan, tadi niatnya mau makan dulu malah bunda sama ayah pulang eh enggak taunya sama Abang juga ya udah akhirnya angel belum sempat makan" "kalau begitu angel tunggu sebentar yaa? oh iya suruh Raihan kesini juga tadi uminya bilang pergi ke luar kota sama om kemungkinan disana beberapa hari jadi suruh Raihan ikut makan malam disini kasian pasti dia sendirian" "oke Bun"


gue pergi ke kamar mengambil benda pipih dan mengirim pesan ke Raihan untuk makan malam d rumah, hp pun bergetar gue lihat Raihan sudah membalas pesan singkat yang gue kirim. "iya sebentar lagi gue kesitu" pesan Raihan ke ponsel gue.


perlu kalian ketahui gue sama Raihan tinggal d satu komplek hanya berbeda beberapa blok jadi tidak menunggu lama Raihan pun sampai d rumah.

__ADS_1


setelah makan malam Raihan pamit pulang, kami bergegas pergi ke kamar masing-masing. tapi tidak dengan bang jojo dia malah ikut masuk ke kamar gue.


"dek, Abang mau nanya sama kamu. Abang boleh masuk?" tanyanya yang masih berdiri di depan pintu yang sudah di bukanya "nanya tinggal nanya bang, masuk juga tinggal masuk kenapa harus nanya sih sama adik sendiri juga" jawab ku yang tadi sudah tiduran sekarang duduk d tepi ranjang. "gimana sekolahmu?" "biasa bang, baru masuk ya masih gitu-gitu aja. belum ada yang istimewa" "udah punya teman baru belum" "ih Abang kaya enggak tau adik mu aja, angel kan mudah bergaul udah pasti sudah punya teman lah" "syukurlah kalau kaya gitu" "eh bang angel boleh nanya?" bang jojo hanya mengangkat sebelah alisnya dan menatapku "bang jojo kuliahnya kan udah selesai berarti Abang udah stay dong di rumah?" dia hanya manggut-manggut sambil ngeliatin gue. "Abang mau nerusin usaha ayah yaa?" "kayaknya iya" "berarti Abang jadi CEO dong" tanya ku lagi "enggak dek" "lho koq bisa? abang kan anaknya ayah" tanyaku dengan nada bingung " gini ya dek, biarpun Abang anak ayah Abang enggak langsung jadi CEO tpi Abang akan memulainya dari bawah. kaya karyawan biasanya kalau Abang berprestasi Abang akan naik jabatan" gue hanya ber'oh' ria mendengar penjelasan bang jojo. "kaya kamu yang punya bengkel, kamu kan membangunnya dari bawah tapi karena kamu bisa mengelolanya sekarang sudah menjadi besar" gue hanya ngangguk-ngangguk.


"dek, kamu sama Raihan gimana?" "gimana apanya sih bang? angel enggak paham" "kalian kan udah gede apa enggak ada rasa dalam hati gitu" "idiiih Abang ada-ada aja angel sama Raihan itu cuma teman lagiang angel enggak mau punya pacar kaya raihan, udah orangnya dingin cuek enggak banyak ngomong pasti angel kalo pacaran sama Raihan enggak betah deh" "ya udah tidur gihu udah malem besok sekolah kan?" gue hanya ngacungin jempol untuk menjawab Abang.

__ADS_1


bang jojo berdiri sambil mengacak rambut ku dan pergi keluar kamar.


__ADS_2