
Bel pulang sudah berbunyi nampak para siswa berhamburan keluar, tak terkecuali dengan seseorang yang tengah sibuk dengan ponselnya.
"Angel, kamu mau langsung pulang?" tanya Putri saat mereka sudah keluar dari kelasnya. "Iya Gue langsung pulang" jawabnya sekenanya. "Pesan dari siapa? Kok serius banget" tanyanya lagi. Angel tidak langsung menjawab namun Ia menghentikan langkah kakinya.
Melihat hal itu Putri juga ikut berhenti dan menatap sahabatnya itu.
Angel langsing memasukan ponselnya dan melihat kearah Putri sambil tersenyum, "Maaf itu tadi pesan dari Raihan, katanya nggak bisa pulang bareng soalnya mau latihan basket" jawab Angel sambil melanjutkan langkahnya.
"Sepertinya minggu ini kita benar-benar akan sibuk" kata Angel "Sepertinya begitu" imbuh Putri "Tapi tenang aja, Lo nggak usah mikirin kostum Gue karena Gue bakal nyari sendiri. Lo siapin punya Natan aja" kata Angel "Loh memangnya kenapa?" tanya Putri bingung. "Gue sengaja nunjuk Lo jadi stylish biar Gue bisa bantu Lo, lagian nih ya Gue nggak ikut class meeting" jawab Angel "Loh kenapa?" tanya Putri "Males aja" jawabnya cuek.
Saat mereka tengah asyik mengobrol tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Angel.
"Angel!" panggilnya, Ia segera menghampiri Angel dan Putri.
"Saya pergi dulu ya? Udah di tunggu soalnya" pamit Putri yang di angguki Angel.
"Ada apa kak?" tanya Angel ketika orang itu ada di sebelahnya, orang itu terlihat kelelahan terlihat dari nafasnya yang terengah-engah.
"Gue cuma mau bilang kalau Angga hari ini nggak masuk, tadi kerjaannya juga di wakilin sama wakilnya" kata Rendi dengan nafas masih memburu, Angel terlihat geli dengan apa yang di lakukan Rendi. "Kalau cuma mau bilang gini kan bisa kirim pesan aja, kenapa malah kakak capek-capek lari" kata Angel.
Rendi terlihat menggaruk tengkuknya "Iya ya, kenapa Gue nggak kepikiran" katanya sambil menahan malu "Terserahlah, yang penting Gue udah kasih tau Lo. Kalau gitu Gue balik dulu ya? OSIS masih sibuk, di tambah ketuanya nggak datang" gerutunya sambil berjalan meninggalkan Angel.
__ADS_1
"Gue cari dari tadi ternyata Lo disini" kata Natan sambil menepuk pundak Angel "Mau latihan sekarang?.." tanya Angel "Iya, mau latihan di mana?" tanya Natan. "Di rumah Gue aja" jawab Angel sambil berjalan menuju ke gerbang sekolah.
"Mau kemana.? Gue bawa motor" kata Natan sambil menarik tas Angel. Angel hanya pasrah saat di tarik Natan.
"Rumah Lo dimana?" tanya Natan saat mereka sedang memakai helm. "Lo belum pernah ke rumah Gue ya?Nanti Gue tunjukin jalannya" jawab Angel sambil menaiki motor.
Natan langsung melajukan motornya meninggalkan sekolah.
Sedangkan di tempat lain terlihat beberapa siswa sedang berkumpul dengan menggunakan baju olahraga, di depan mereka ada seseorang yang sedang memberi tahu kepada mereka yang ada di lapangan.
"Oke sekarang kita akan latihan lebih giat dari biasanya, karena memang kita akan segera mencari kapten yang baru. Berhubung kapten basket sekarang sudah kelas 12, Ia harus fokus dengan belajarnya" kata pelatih kepada siswa yang ada di lapangan.
"Latihan untuk hari ini kita akan bagi 2 grup, kalian akan menjadi lawan dari grup yang lainnya. Jadi saya harap kalian semua bisa bekerja sama" kata pelatih. "Baik pak" jawab mereka serempak. "Bapak sudah bagi kalian jadi sekarang kalian boleh menuju grup kalian masing-masing" instruksi pelatih yang langsung di laksanakan para siswa.
Sedangkan di pinggir lapangan Pelatih terlihat melihat mereka dan tidak lupa mencatat performa dari mereka.
Sedangkan sekarang Angel dan Natan baru saja sampai di rumah Angel, "Akhirnya sampai" kata Angel saat mereka sudah berhasil memarkirkan motor.
"Langsung masuk aja yuk, anggap aja rumah sendiri" kata Angel sambil berjalan memasuki rumahnya. "Wah gila ini mah rumah sultan" celetuk Natan saat sudah masuk rumah Angel. "Haha nggak perlu sungkan ya? Butuh apa bilang aja, kalau mau ke toilet itu di dekat tangga" kata Angel sambil menunjuk arah toilet.
"Kita mau kemana?" tanya Natan saat mereka berjalan menjauh dari ruang tamu ataupun ruang keluarga "Kita latihannya di taman aja, biar nggak sumpek" jawabnya.
__ADS_1
Mereka lantas menuju taman dan duduk di sebuah gazebo, yang ada di taman. "Lo tunggu di sini ya? Gue mau ambil gitar, kalau mau liat-liat juga boleh" kata Angel yang di angguki Natan.
Angel lantas berjalan kembali ke dalam rumah, Ia segera mencari Bi Darmi.
"Bi tolong siapin minum ya? Yang seger sama jangan lupa camilannya, oh iya di bawa ke taman belakang soalnya ada temen Angel" Pinta Angel saat berhasil menemukan Bi Darmi "Baik Non" jawab Bi Darmi.
Angel langsung bergegas menuju ke kamarnya untuk mengambil gitar dan mengganti seragamnya.
"Sorry lama" kata Angel sambil menaruh gitarnya, "Nggak kok, Gue udah milih beberapa lagu. Tinggal Lo mau yang mana" ucap Natan sambil memberikan ponselnya. "Wow ketua kelas" kata Angel sambil mengacungkan jempolnya.
Angel bergegas mendengarkan beberapa lagu, namun nampaknya Ia terlihat tidak suka.
"Gak ada lagu lainnya?" tanya Angel sambil menyerahkan ponsel Natan. "Sebentar" jawabnya sambil meraih ponselnya dan melihat.
"Gimana kalau yang ini" usul Natan, Angel langsung mendengarkan dan merasa suka dengan lagunya. "Oke kita ambil lagu ini, tapi Lo harus nyanyi bagian akhirnya" ucap Angel yang di angguki Natan.
Mereka terlihat sangat menikmati latihannya, sesekali mereka tertawa karena terkadang baik Angel maupun Natan lupa lirik ataupun kuncinya.
Tidak di rasa ternyata mereka latihan hingga cukup sore, "Eh ternyata udah jam segini, kayanya Gue harus balik deh" kata Natan saat melihat jam di tangannya.
"Gak kerasa, padahal sepertinya latihannya baru sebentar. Lo beneran mau balik? Nggak sekalian makan malam disini" tanya Angel "Ah nggak usah, kapan-kapan aja. Lagian besok juga kita masih latihan" tolak Natan. "Ya udah kalau gitu" kata Angel sambil tersenyum.
__ADS_1
"Besok mau latihan dimana?" tanya Natan sembari berjalan menuju ke arah dalam rumah "Kita latihannya di rumah Gue aja kalau nggak di rumah Lo" jawab Angel "Kenapa nggak di sekolahan aja?" tanya Natan "Nggak deh, Lo tau kan yang lain pasti bakal rese" jawab Angel "Iya juga ya, ya udah kalau gitu. Gue balik ya?" pamit Natan saat mereka sudah berada di teras depan. "Iya, ti ati di jalan Lo" kata Angel.
Sepeninggal Natan, Angel masuk kembali ke rumahnya.