
Saat mereka sedang berada dalam perjalan kembali pulang, tiba-tiba Angel memecah keheningan di dalam mobil.
"Ayah, Angel ngerasa Bunda tadi waktu pamitan rada aneh" celetuk Angel "Maksudnya?" tanya Ayah yang masih fokus dengan jalanan. "Angel rasa kaya ada sesuatu" jawab Angel sambil berfikir "Sesuatu?" kini giliran Jojo yang sedikit penasaran "Iya, kaya.." ucap Angel terpotong. "Kaya gimana?" tanya Ayah dan Jojo bersamaan. "Ah nggak papa, nggak jadi" kata Angel sambil menggelengkan kepalanya.
"Dasar udah bikin orang penasaran tapi nggak jadi ngomong" protes Jojo, namun di abaikan Angel. Ia malah terlihat sibuk menelpon seseorang.
Saat panggilan itu di jawab Angel langsung berkata.
"Bi tolong siapin seragam Angel ya?" kata Angel sedangkan yang di telpon pun sepertinya mengiyakan apa yang di inginkan nona mudanya itu.
"Terima kasih Bi" ucap Angel seraya mematikan panggilannya.
Kini Angel sedang berkutat dengan pesan singkat yang ingin Ia kirimkan kepada seseorang.
Angel
Rai, Lo belum berangkatkan?
Pesan pun terkirim tak lama balasannya pun sampai.
**Raihan
Ini Gue mau berangkat.
Kenapa?
Angel
__ADS_1
Bisa bawain seragam gue nggak?😊
Gue lagi di jalan, abis nganter Bunda.
kayanya kalau Gue pulang dulu, gue bakalan telat
Raihan
Ok**
Kini Angel bernafas lega.
"Kenapa udah macet aja, baru juga jam segini" kata Ayah sambil melirik jam di tangannya. "Ini kan udah masuk jam sibuk" ucap Jojo "Ini adalah salah satu kenapa Angel nggak mau bawa mobil kalau macet nggak bisa cari jalan tikus" kata Angel sambil menyandarkan punggungnya.
"Maafin Ayah sepertinya kamu bakalan telat ke sekolahnya" kata Ayah "Nggak papa yah, santai aja" balas Angel "Terus kalau Jojo telat juga ke kantornya gimana? Ayah sih enak pemilik perusahaan kalau Jojo kan cuma karyawan biasa" protes Jojo "Mana hari ini ada meeting" cerocos Jojo.
"Oh iya yah, di depan ada halte Angel turun di sana saja" kata Angel saat mobil mereka sudah kembali melaju "Lah bukannya mau sekolah? Kenapa turun di depan?" tanya Ayah bingung. "Lo mau bolos sekolah ya?" tanya Jojo selidik. "Enak aja, nggak! Angel mau langsung berangkat ke sekolah lagian kalau pulang dulu pasti bakalan telat" jawab Angel "Terus seragam mu gimana?" tanya Ayah "Udah Ayah nggak usah khawatir udah ada yang bawain" jawab Angel sambil tersenyum.
"Pasti Lo nyuruh Raihan, parah banget sih. Mentang-mentang itu anak baik" protes Jojo "Abang apaan sih, orangnya aja mau kok. Kok Abang yang sewot" gerutu Angel.
"Udah udah kalian ini kenapa kalau bareng bawaannya bertengkar terus" relai Ayah "Lagian kamu juga Angel kasian Raihan, Dia itu anak yang baik tapi kamu selalu ngrepotin Dia terus" sambung ayah. Angel hanya tersenyum dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Oh Angel harus turun disini yah" kata Angel saat terlihat halte busnya, Ayah menepikan mobilnya.
"Ya udah kamu hati-hati ya?" kata Ayah sambil melihat Angel, Angel mengangguk sambil mengacungkan jempolnya. "Tunggu dulu, ini uang buat bayar ongkos bus" kata Ayah sambil mengeluarkan uang 2 lembaran ratusan ribu.
"Ayah, naik bus tidak semahal itu" protes Jojo kepada Ayahnya. "Biarin, lagian itu juga buat uang saku" kata Ayah "Ck dulu Jojo nggak di kasih segitu" protesnya lagi "Kamu kenapa, dulu sekarang ya berbeda. Dulu semuanya masih murah kalau sekarang zamannya sudah beda" kata Ayah yang di setujui Angel.
__ADS_1
"Lagian nih yah, Angel itu penghasilannya lebih besar dari Jojo. Kenapa Dia selalu di kasih lebih banyak ketimbang Angel" Dumel Jojo "Kamu ini masih iri aja sama adik mu, kan Kamu sendiri yang milih kerja di perusahaan dari pada buat usaha sendiri" kata Ayah.
"Aduh kalian ini kenapa jadi kemana-mana, lagian ya Angel juga lagi nabung tau! Duitnya nggak Angel buat foya-foya, ya udah kalau gitu Angel turun dulu. Ingat jangan berantem lagi, kalau sampai berantem lagi karena masalah yang sepele awas aja ya. Angel nggak akan tinggal diam" kata Angel kepada dua orang dewasa di depannya.
Angel turun dan tidak lupa untuk salim kepada Abang dan Ayahnya.
Sedangkan di tempat lain Raihan nampak sedang mampir di suatu tempat yang sepi.
"Bi, Bi Darmi! Bi" panggil Raihan pada seseorang yang tidak muncul-muncul.
Raihan berinisiatif untuk pergi ke dapur, Ia harap orang yang Ia cari ada di sana. Dan syukurlah orang tersebut memang berada di sana.
"Oh Bi ternyata Bibi disini, dari tadi Raihan panggil ternyata disini" kata Raihan " Oh den Raihan, maaf Bibi tidak dengar. Ada apa den?" kata Bi Darmi yang langsung memberhentikan pekerjaannya. "Raihan mau ambil seragam Angel" kata Raihan " Biarkan Bibi ambilkan den, Den Raihan tunggu saja disini" kata Bi Darmi yang akan beranjak dari tempatnya. "Tidak usah Bi, biar Raihan ambil sendiri. Bibi disini aja, lanjutkan pekerjaan Mu. Ada di kamarkan Bi?" tanya Raihan "Iya ada di kamarnya non Angel" jawab Bi Darmi.
Raihan langsung pergi untuk mengambilnya, setelah Ia mendapatkan apa yang Ia cari, Raihan langsung pergi dari rumah Angel tk lupa Ia berpamitan dengan Bi Darmi.
Ia langsung bergegas menuju ke sekolahan, saat mobilnya sudah terparkir Ia melihat seseorang tengah duduk dengan memakai jaket bomber dan masker.
"Nih baju Lo!" kata Raihan sambil memberikan tote bag kepada Angel, Angel langsung mendongak dan menatap Raihan. "Eh kok Lo tau kalau ini Gue?" tanya Angel yang heran, "Dari radius 1km aja Gue tau kalau itu Lo, buruan ini ambil bentar lagi bel" kata Raihan kembali. Angel langsung meraih tote bag itu "Makasih ya? Lo emang the best" kata Angel sambil mengacungkan jempolnya.
"Ya udah gih, ganti dulu baju Lo" suruh Raihan yang di angguki Angel "Oke okee, ya udah Gue tinggal ya? Makasih banget ya" kata Angel sambil berlari meninggalkan Raihan. "Bilang makasih tapi sambil lari dasar" gumam Raihan, Ia pun segera meninggalkan parkiran dan menuju ke kelasnya.
Sedangkan Angel langsung buru-buru pergi ke toilet untuk mengganti bajunya, tidak perlu waktu lama Angel sudah siap dengan seragamnya.
Saat Angel berjalan menuju lokernya untuk menaruh baju yang tadi Ia pakai, tanpa sengaja Ia bertemu dengan Rendi.
"Kak Rendi, selamat pagi" sapa Angel, sedangkan yang di sapa nampak sedikit terkejut karena Ia sedikit melamun. "Oh Angel, pagi. Lo dari mana?" tanya Rendi "Abis dari toilet, oh iya Kak. Ngomong-ngomong Lo udah ketemu kak Angga belum?" tanya Angel "Belum, dari tadi Gue belum liat malah. Emang ada apa?" tanyanya kembali "Oh nggak ada apa-apa sih, cuma dari kemarin Dia nggak ada kabar" jawab Angel. "Emmh aneh juga sih, nggak biasanya dia kaya gini. Tapi dari tadi pagi juga dia belum keliatan, padahal OSIS lagi sibuk banget ngurus acara buat minggu ini" kata Rendi sedikit bingung.
__ADS_1
"Gitu ya?" kata Angel sedikit kecewa "Ya udah kalau gitu Lo balik kelas dulu aja, misalnya Angga sudah ada atau udah ada kabar, nanti Gue suruh ngabarin Lo secepatnya. Oke" kata Rendi sambil menepuk pundak Angel. Angel hanya tersenyum dan menuruti apa kata Rendi.