One Night One Love

One Night One Love
Bab 45 : Masalah Yuna


__ADS_3

Yuna yang diundang langsung oleh Kevin selaku Kakak dari pengantin wanita pun turut hadir di pesta pernikahan Laura dan Freddin. Dia tampil sangat memukau sehingga membuat Kevin ingin segera melamarnya.


"Kita nikah sekarang saja" ajak Kevin.


"Ihh kamu aku tidak mau terburu-buru" jawab Yuna mencubit lengan Kevin.


"Ayo aku kenalkan pada keluargaku" ujar Kevin.


"Tidak usah sekarang aku belum siap" jawab Yuna.


"Tidak apa-apa, ayolah" ajak Kevin memaksa.


Akhirnya Yuna mengalah dan mau dikenalkan ke Yah dan Ibu tiri Kevin. Saat melihat wajah Ibu tiri Kevin, Yuna langsung kaget dan matanya berkaca-kaca. Dia sangat mengenali perempuan itu, perempuan yang membuatnya merasa terhina hingga bekerja keras dan sesukses sekarang.


Dia adalah Ibu dari mantan Yuna yang dipaksa putus dengannya karena mereka tidak selevel. Melihat hal itu Yuna langsung pergi sebelum wanita tua itu melihat dirinya. Kevin segera mengejar Yuna yang terlihat sangat ketakutan.


"Yuna tunggu kamu kenapa?" tanya Kevin tidak mengerti.


"Tidak apa-apa, kedepannya kita tidak perlu bertemu kembali" ujar Yuna.

__ADS_1


Kevin yang tidak mengerti merasa frustasi harus mencari tahu masalah apa lagi sekarang ini. Dari analisisnya Yuna mulai bersikap aneh saat melihat kedua orangtuanya. Mungkin salah satu dari keduanya ada yang mengenal Yuna. Kevin bertekad akan mencari tahu sendiri apa sebenarnya ketakutan yang dirasakan pacarnya sehingga ia diputuskan begitu saja.


Selama acara pesta Kevin menjadi tidak fokus dan perhatiannya hanya tertuju ke Yuna. Karena sudah tidak sabar lagi akhirnya Kevin meninggalkan pesta dan langsung menuju ke Cafe milik Yuna.


Benar saja wanita itu tengah duduk di Cafe yang sedang tutup dengan tangisan. Kevin masuk ke dalam karena pintu tidak dikunci. Melihat Kevin masuk Yuna segera menghapus air matanya.


"Kamu kenapa disini harusnya kamu di pesta sekarang" tanya Yuna kaget.


"Bagaimana bisa aku menikmati pesta kalau kamu pergi begitu saja" jawab Kevin.


"Bukankah sudah ku bilang untuk tidak menemui ku lagi" ujar Yuna.


"Tapi aku mau putus denganmu" ujar Yuna.


"Beri aku alasan yang masuk akal agar aku mempertimbangkan niat mu untuk putus" ujar Kevin sangat logis.


"Aku.. aku sudah tidak mencintaimu" ujar Yuna terbata-bata.


"Tidak mungkin, kamu pasti berbohong, kamu mulai berubah saat melihat orangtuaku" ujar Kevin cerdas.

__ADS_1


"Apa ada yang salah dari mereka, Papa ku pernah jahat padamu?" tanya Kevin ingin tahu letak permasalahannya.


"Tidak, aku tidak kenal dengan Papamu" jawab Yuna.


"Ohh berarti Ibu tiriku, dia memang kejam sedari dulu, apa yang dia lakukan padamu?" tanya Kevin lagi.


"Aaa bukan, dia tidak melakukan apa-apa" ujar Yuna.


"Oke aku paham sekarang inti permasalahannya adalah Ibu tiriku" ujar Kevin langsung mengerti.


"Kenapa kamu bilang begitu?" tanya Yuna.


"Saat aku tanya Ayahku kamu menjawab tanpa ragu-ragu, tapi saat aku tanya Ibu tiriku kamu menjawab dengan nada ketakutan" ujar Kevin sangat cerdas.


"Tidak, kamu jangan lakukan apapun aku mohon" ujar Yuna sangat takut.


"Kalau begitu kamu harus cerita yang jujur padaku, kalau tidak aku akan menanyakan langsung pada Ibu tiriku" ujar Kevin agar Yuna mau jujur pada dirinya.


"Ya sudah aku akan cerita, tapi kamu janji tidak akan memberitahu Ibu tiri mu tentang apapun" ujar Yuna memohon.

__ADS_1


"Iya kamu cerita saja apa permasalahannya" ujar Kevin menenangkan kekasihnya.


__ADS_2