
Terik cahaya matahari siang tak menyurutkan niat sepasang kekasih ini untuk terus berburu kuliner.
Si cowok yang bernama Daffatara Miller yang memiliki usaha kafe dan restoran sangat hobi berburu makanan dengan sang kekasih Rayana Tizaura Alendra.
"Yang kafe kamu tambahin menu yang kayak gini dong tapi bedain farian rasanya, kan disini milk fruit kalau di kafe kamu milk vegetarian gitu kan jarang ice cream yang rasa sayur, jadi anak kecil yang nggak suka sayur bisa deh makan sayur lewat ice cream." Usul Raya sambil terus menikmati ice cream di hadapannya.
"Aku pernah denger sih, boleh deh di coba nanti aku obrolin sama chef." Jawabnya tak mau mengecewakan sang kekasih.
"Ini juga lobster nya kok enak banget sihhh," Ucapnya lagi dan lagi.
Meskipun banyak omong, Raya banyak memberi motivasi dan inspirasi untuk Daffa.
"Sayang kamu udah habis berapa porsi aja coba? Katanya mau diet tapi makan aja terus." Peringatnya, karena Raya akan ngomel sepanjang hari saat berat badan nya naik meskipun hanya 1 kilo.
"Diet nya kapan-kapan deh aku masih mau abisin ini semua."
"Awas aja kalau ngomel-ngomel pas liat timbangan."
🐾🐾
__ADS_1
Saat ini mereka berdua telah berada di dalam apartemen Daffa. Seperti biasanya, keduanya sudah seperti pasangan suami istri yang tinggal satu atap dan saling memberi perhatian.
"Yang mau nginep sini apa balik ke apartemen kamu?" Tanya Daffa yang kini tengah tiduran di atas sofa dengan berbantal paha Raya.
"Disini aja apartemen aku belum selesai direnovasi."
"Papi kamu kan pulang kalau dia ngecek kamu gimana?" Tanyanya.
Raya hanya tertawa "iya kemarin pulang tadi pagi udah terbang lagi ke Thailand." Jawabnya santai.
Raya adalah anak tunggal dari keluarga Alendra yang kaya raya, bahkan hartanya tak akan habis 7 turunan sekaligus.
Ayahnya, Reza Aleandra membesarkan nya seorang diri sejak umurnya masih 10 tahun menjadikan nya anak kurang perhatian dan kasih sayang. Sehingga membuat nya terjerumus dalam pergaulan bebas.
"Yaudah tidur yuk ngantuk nih." Ajak Daffa.
"Gendong." Ucap Raya sambil merentangkan kedua tangannya manja.
Dengan senang hati Daffa mengangkat tubuh mungil Raya menuju kamarnya.
__ADS_1
Satu kamar? Ya jelas. Meskipun status mereka hanya pacaran mereka berdua seperti layaknya suami istri pada umumnya.
Tidur satu ranjang dan saling mencari kehangatan.
Di dalam kamar mereka tidak langsung tidur, melainkan Daffa yang terus terfokus pada ponselnya.
Raya yang merasa teracuhkan karena ditinggal telefon dengan chef di kafenya. Ia langsung memeluk Daffa yang kini tengah duduk di tepi ranjang.
Tak hanya memeluk Raya juga menciumi bahu sampai leher Daffa.
Daffa mengerang karena perbuatan sang kekasih dan langsung memutuskan panggilan telefon.
"Nakal." Daffa membalikkan tubuhnya dan balik menyerang Raya.
Raya hanya tertawa dan menyambut dengan senang hati sentuhan dari Daffa sampai akhirnya mereka melakukan itu dan itu lagi.
Jangan ditanya berapa banyak mereka sudah melakukannya, seperti halnya suami istri pada umumnya.
Bagi mereka itu sudah seperti kebutuhan yang wajib terpenuhi.
__ADS_1
***
Hallo, aku masih coba-coba di mangatoon. semoga suka :)