PACAR BRONISKU

PACAR BRONISKU
Bab 43


__ADS_3

Aku terus berlari,kampus Andrew tidak jauh dari Cafe milikku,dan aku harus terus berlari untuk menemuinya.Aku berharap dia baik-baik saja,dan aku ingin melihatnya baik-baik saja.Aku mengingat kata-kata Ken dalam telfon,dia mengatakan."Apa kau suka kejutan dariku?Itu belum seberapa,mungkin bisa dibilang hanya peringatan,tapi...Untuk pacarmu itu,mungkin akan ku buat pengecualian,kembalilah padaku,dan aku akan biarkan dia hidup dengan damai,hidupnya kau yang memutuskan." Aku tidak menyangka Ken akan melakukan hal seperti itu,bisa disimpulkan kecelakaan Laura itu ulahnya,dan kami tidak memiliki bukti kalau dia yang melakukannya,itu jelas seperti murni kecelakaan.Dan Andrew,aku tidak bisa membiarkan hal buruk terjadi padanyya,aku tidak akan membiarkannya.


KAMPUS.


Aku berlari hingga depan kampus Andrew,tenagaku sepertinya sudah habis,aku sudah terengah-engah,hingga semua itu setimpal ketika aku melihatnya berdiri tepat didepanku.


"Kau ini,apa kau baru saja berlarian?" Ucap Andrew,melihatnya sehat dan tidak terjadi apapun padanya membuatku langsung memeluknya erat,aku benar-benar sudah hampir mati ketakutan sepanjang jalan.


"Syukurlah,kau tidak apa-apa?" Aku benar-benar lega.


"Hei...Apa yang terjadi?Kau menelfonku dengan suara panik,sekarang kau nampak terengah-engah,dan kau tiba-tiba memelukku?" Andrew yang masih merasakan pelukan ku.


Aku pun baru sadar,dan melepas pelukanku,"Ehmm...Itu,yang terpenting kau baik-baik saja,aku sangat lega."


Andrew menatapku,dan dia tau aku menyembunyikan sesuatu darinya,dan mungkin aku memang tidak pandai menyembunyikan banyak hal darinya.Kami berjalan kearah parkiran mobil Andrew,dia menggenggam tanganku erat,aku menceritakan semua nya tentang panggilan Ken kepadaku,dan Andrew hanya tersenyum.


PARKIRAN MOBIL.

__ADS_1


"Julia,ada sesuatu yang ingin kusampaikan." Andrew menatapku penuh kasih sayang.


"Katakanlah." Aku tidak tau,apa yang ingin dikatakan Andrew.


"Setelah semua ini selesai,mari segera menikah." Andrew mengatakan itu dengan penuh keyakinan,aku tidak tau,apa yang harus aku katakan,tapi aku merasa jalan hidupnya masih panjang,kenapa dia harus memikirkan hal itu sekarang.


KOTA Z.


Ken yang masih mengurusi urusan kantor,dia nampak mengecek beberapa berkas perusahaan.


"Tuan,ini data yang anda inginkan,10 persen saham yang anda ingin tau itu juga ada disana.Saham itu beratasnamakan Vivian,dan berdasarkan data dia tidak pernah menghadiri rapat saham tahunan." Mely sekretaris Ken menjelaskan.


"Oh ya,satu lagi,Nona Susan ada didepan,dia terus meminta agar diijinkan bertemu dengan anda."


"Ck...Wanita itu,usir dia,kalau tidak mau pergi,suruh security mengusirnya."


"Baik." Sekretaris Mely keluar dari ruangan Ken.

__ADS_1


DILUAR RUANG KEN.


Susan benar-benar masih disana,begitu melihat Sekretaris Mely keluar dari ruangan Ken,dia bergegas menghampiri nya.


"Bagaimana?Apa dia mau menemuiku." Susan penuh semangat.


"Maaf nona,anda sebaiknya pulang saja,direktur tidak mau menemui anda."


"Aku tidak percaya,bagaimana bisa dia membuangku begitu saja." Susan terlihat marah.


"Bukankah itu salah anda,anda tidak lebih baik dari nona Julia,tapi anda berani menggoda direktur,sekarang kalau anda dibuang ya jangan salahkan orang lain." Kata Sekretaris Mely pedas,membandingkan antara Julia dan Susan,bagaimanapun Mely sudah ikut bekerja bersama Ken lebih dari 6 tahun,dan dia tau betul perbedaan Julia dan Susan.


"Dasar kau,kau hanya sekretaris rendahan,bagaimana bisa kau berkata seperti itu."


"Maaf nona,tapi anda memang sudah dibuang,jadi jangan menghabiskan waktu anda disini,kalau anda tidak mau pergi,saya bisa memanggil security untuk anda." Sekretaris Mely pergi meninggalkan Susan.Dan Susan benar-benar tidak tau lagi harus bagaimana membujuk Ken agar mau kembali bersamanya,dia akhirnya pergi dengan perasaan kesal dan marah.


###

__ADS_1


Maaf karena ada kendala,bab 43 dan 44 ada perubahan cerita,author harap para pembaca tidak kecewa,terimakasih.


__ADS_2