PACAR BRONISKU

PACAR BRONISKU
Bab 46


__ADS_3

RUANG KELUARGA.


Bibi May menidurkan Jihan dikamar tidur tamu karena ini sudah jam nya untuk tidur,sedangkan aku,Andrew dan orang tuanya berada diruang keluarga.


"Aku dengar Ken masih mengejarmu?" Paman Edward memulai pembicaraan.


"Ya...Sebenarnya aku sudah melayangkan surat cerai untuknya,tapi dia menolak menandatangani itu."


"Apa dia tau Jihan anaknya?"Bibi Vivian menyahut.


"Tidak,karena itu sebelum dia tau,aku menyembunyikannya,karena itu kami tidak serumah sekarang." Aku merasa sedih.


"Owh...Gadis malang,bagaimana jika Jihan tinggal disini." Entah dari mana ide bibi Vivian ini,sehingga dia mengatakan perkataan itu.


"Tapi...Itu akan merepotkan kalian." Aku merasa tidak enak hati,aku tidak mau merepotkan mereka.


"Tidak apa,aku sangat menyukai Jihan,lagipula disaat semua pergi aku merasa kesepian dirumah,dan juga rumah ini berada dipinggiran kota,akan sulit baginya menemukan Jihan disini,dan mungkin dia tidak akan menyangka itu."Bibi Vivian berusaha membujukku.


"Apa boleh seperti itu?"


"Tentu saja,Jihan sudah kami anggap sebagai cucu kami sendiri,apa salahnya jika kami ikut merawatnya?" Paman Edward menambahkan,itu membuatku semakin bingung.


Andrew menggenggam tanganku,"Terimasajalah."


"Aku akan coba bicara pada Bibi May,bagaimanapun dia yang menjaga Jihan,kalau bibi setuju,maka aku akan setuju."


"Itu bagus.." Bibi Vivian nampak senang,paman Edward juga.

__ADS_1


KAMAR TIDUR TAMU.


Aku masuk kesana,aku melihat Jihan sudah tidur,dan Bibi may ada disebelahnya,aku pun ikut tiduran di samping Jihan.Aku menggenggam tangannya yang kecil,dia nampak sudah tertidur dengan lelap.


"Julia,kau bersiap tidur?" Bibi May terbangun.


"Ya,bibi...Aku mau menanyakan sesuatu."


"Ya..."


"Bibi Vivian menginginkan kalian tinggal disini,bagaimana menurutmu?"


"Aku,kau yang memutuskan,apapun keputusanmu aku akan mengikutinya."


Aku menghela nafas."Mungkin kalian memang lebih baik disini,Jihan mungkin akan lebih aman disini,dan disini banyak orang,tentu saja itu bisa membantu Bibi untuk menjaganya."


"Terimakasih bibi,aku hanya ingin yang terbaik untuknya,dan aku sendiri tidak bisa menjaganya secara langsung." Aku mencium kening Jihan.


"Aku tau,aku tau." Bibi May mendukungku.


Aku memeluk Jihan,dan setelah ini aku bisa lebih tenang lagi,tidak ada rasa kekhawatiran tentang Jihan,dan dia selamanya tidak akan pernah mengenal ayahnya.


KEESOKAN HARINYA,CAFE JULIA.


Aku kembali mengurus Cafe,dan sampai saat ini Ken nampak tidak melakukan apapun,mungkin aku bisa merasa lebih santai.


"Julia,teganya kau!!."

__ADS_1


"Apa??" Aku bingung,kenapa Fara datang sambil marah-marah.


"Bagaimana bisa kau membawa Jihan tanpa sepengetahuanku,aku sangat kesepian,kau tau itu.." Fara terlihat kesal.


"Owh...Itu ya...Itu karena mamanya Andrew ingin Jihan tinggal disana,jadi aku membawanya kesana." Aku duduk dikursi depan meja kasir.


"Orang tua Andrew?Sibronis itu?Apa kau dan dia memang sudah sedekat itu?" Fara yang keponya kumat.


"Apa maksutmu?"


"Tentu saja,hubungan kalian,apa sudah berada ditahap lebih lanjut,kalau tidak bagaimana bisa orang tuanya mengenalmu dan menginginkan Jihan."


"Kemana arah pembicaraan,'tahap lebih lanj7ut itu'?"


"Ya...Kau tau maksutku,kau dan dia...." Fara memberi kode,dan aku merasa otaknya sedikit bermasalah.


Aku memukul kepala Fara dengan buku menu."Otakmu itu sedang tidak beres ya?Jangan bicara yang aneh-aneh,ingat...Jangan bicara yang aneh-aneh."


Fara memegangi kepalanya yang dipukul Julia,"Oke oke...Tapi kenapa keluarganya cepat mengenalmu?"


"Itu karena..." Aku mulai menceritakan semuanya tentang keluarga Andrew yamg secara kebetulan adalah teman orang tuaku,lalu kami bertemu dan Bla..Bla..Bla...Banyak yang aku ceritakan pada Fara.


"Owh..Seperti itu ya...,Hemmm,mungkin itu yang dinamakan Jodoh tidak kemana."


"Kau ini mulai lagi."


Baru selesai kami berbincang,seorang tamu datang ke Cafe kami.

__ADS_1


"Selamat da...tang."Kataku terhenti saat melihat siapa yang datang,satu lagi orang yang benar-benar tidak ingin aku lihat,dan ini sangat menjengkelkan.


__ADS_2