Perjuangan Gadis Desa

Perjuangan Gadis Desa
Malapetaka


__ADS_3

Anton yang masih berjuang dengan hidupnya di rumah sakit sampai saat ini belum sadarkan diri.


Para guru di sekolah Pelita Jaya sudah menyelidiki hal ini dan menemukan banyak fakta yang mengejutkan.


Anton ternyata sangat sering di tindas oleh siswa disekolah itu. Dan yang lebih parah anak pengusaha besar juga ikut andil di dalam hal ini.


Bima. Bima adalah anak pengusaha yang kaya di daerah sana. Dan Bima juga ternyata yang meracuni Anton.


Para guru bingung dengan hal ini, apa yang harus mereka lakukan. Karena apabila mereka melaporkan hal ini kepolisi atau menindak tegas Bima, sama saja artinya sekolah tersebut akan kehilangan donatur besar. Karena ayah Bima sudah memberikan sumbangan yang banyak untuk sekolah Plita Jaya.


Mereka semua bingung, apa harus membuat keadilan untuk seorang anak yatim piatu disekolah itu dan mengorbankan sekolah tempat mereka mencari nafkah?? Haruskah itu??


" Seprtinya kita harus menutup kasus ini pak, bu. Karena apabila terus berlanjut, nanti akan menjadi maslah besar di sekolahan ini. "

__ADS_1


Wakil kepala sekolah tidak berani mengambil resiko untuk tindakan kriminal ini.


Sedangkan kepala sekolah merasa ini bukan hal yang baik, bila ini di biarkan akan banyak kejahatan yang ternjadi nanti. Dan nama sekolah semakin lama semakin buruk. Selain itu Anton adalah siswa berprestasi dan membanggakan nama sekolah.


Tetapi, yang sekarang di lawan adalah anak dari pengusaha kaya yang artinya mereka menghadapi masalah besar. Bagaikan makan buah simalakama para guru tidak bltau harus berbuat apa.


Anton yang berada di rumah sakit perlahan mulai menunjukkan tanda yang bagus. Dia sudah melewati masa kritisnya dan menunjukan respons yang positif.


Hanya ini yang bisa guru lakukan untuk menyelamatkan kedua posisi.


Mereka berpikir dengan menjauhkan Anton dari sekolah akan membuat semua lebih baik dan terkendali. Mereka juga tidak harus menindak tega Bima karena perbuatannya. Bima hanya akan mendapatkan teguran ringan dari perbuatannya itu.


Keputusan guru sudah final dan tidak bisa di ubah lagi. Mereka tidak tau keputusan yang mereka ambil ini akan menjadi awal kehancuran sekolah Pelita jaya.

__ADS_1


Anton susah dari dulu menunggu waktu yang tepat untuk membalas Bima. Dia hanya menunggu kelulusanya saja agar bisa bebas melawan Bima nanti.


Anton sekarang bagaikan boom waktu untuk sekolah itu. Bima tidak tau akibat perbuatannya dia sudah membentuk monster di dalam diri Anton.


Hari beganti dan Anton sudah sadarkan diri. Dia mengingat semua kejadian yang menimpanya dan ingin melaporkan tindakan Bima kepada pihak sekolah terlebih dahulu.


Tetapi saat seorang guru datang dan memberikan kabar dan pemberitahuan tentang keputusan sekolah, Anton mengurungkan niatnya dan memilih menerima semua dulu. Dan akan memulai semua rencananya nanti saat dia sembuh dan lulus dari SMP tersebut.


Anton akan mematangkan rencananya dan membuat serangan mematikan untuk semua orang.


Saat Anton sendiri di kamar rumah sakit tidak sengaja dia melihat meja di sebelah ranjangnya. Disana terdapat saputangan yang pernah Mira berikan.


Saputangan itu selalu dia bawa kemana mana karena dia merasa baru pertama ada wanita yang menarik perhatianya. Walaupun terkesan cuek tapi dia seperti wanita yang hangat. Jadi Anton nyaman dan ingin bertemu lagi dengan Mira.

__ADS_1


__ADS_2