
Anton menjalani harinya dengan berbagai macam pengobatan untuk memulihkan kondisinya.
Di dalam hati Anton sangat tidak terima dengan keputusan dari sekolah Pelita Jaya. Dia merasa tidak mendapat keadilan dalam hal ini. Ini membuat dia semakin marah dan benci dengan orang kaya yang mengandalakan kekuasaan untuk mendapat apa yang dia mau.
Anton berjanji akan membalaskan setiap rasa sakitnya kepada orang yang selalu menghinanya.
Emosi Anton sangat besar dan dia semakin bersemangat untuk sembuh.
Satu satunya hal yang bisa meredam emosinya selain ibu panti yaitu saputangan pemberian Mira. Tidak tau apa yang telah terjadi kepada Anton, tapi dia sangat tenang saat melihat saputangan itu.
Mira dan Anton walaupun di tempat yang berbeda mereka sama sama memiliki ambisi yang besar untuk kehidupannya. Walaupun Anton membalut itu dengan dendam tapi itu disebabkan karena banyak orang yang sudah menghina dirinya dan tidak ada tempat untuk dia bersandar.
Mira setelah mendapatkan pelajaran dari kakeknya dia merasa pelajaran itu sangat bermanfaat dan bisa untuk mengontrol emosi dan pikirannya.
__ADS_1
Dia lebih mudah fokus dan tidak mengambil tindakan yang terburu buru.
Kakek Mira telah banyak melihat perubahan cucunya ini. Cucu yang dia harapkan bisa menjaga dirinya sendiri nanti dan bisa melihat dunia dengan usahanya sendiri.
Kakek Toto sangat tau bahwa Mira mempunyai ambisi yang besar sampai sampai dulu Mira sering menempatkan dirinya dalam resiko besar dalam latihan beladiri. Dia ingin cepat belajar dan bisa banyak hal dengan cepat. Walaupun bagus untuk semangat belajarnya, tapi tidak dengan tindakan yang Mira ambil dengan sembrono.
Maka dari itu saat melihat perubahan Mira setelah berlatih pernapasan kakek Toto menjadi lebih tenang dan semakin bangga. Mira bisa lebih cermat dan berhati hati dalam tindakan.
Setelah liburan Widi akan lebih tenang dan semangat tetapi saat mulai sibuk lagi dengan pelajaran, Widi akan merengek lagi kepada Mira agar dia bisa liburan lagi.
Terkadang Widi heran kenapa Mira terlihat baik baik saja, hanya sesekali terlihat capek tetapi dia tidak mengeluh sama sekali. Widi ingin seperti Mira tapi dia pikir itu mustahil. Karena latihan Mira sangat berat dan dia sesekali ikut juga latihan. Bukan ketenangan yang dia dapat malah badan dia sakit semua sampai tidak ada tenaga untuk bangun dari tempat tidur.
Maka sejak saat itu Widi lebih memilih merengek ke Mira agar dia bisa berlibur saat dia lelah.
__ADS_1
Ujian percepatan kelas tinggal seminggu lagi di mulai. Nanti akan ada ujian tulis dan peraktek juga.
Ujian peraktek di tujukan untuk melihat seberapa bakat murid yang akan lompat kelas itu.
Mira dan Widi sudah mendapatkan pemberitahuan itu dan ujian perakteknya itu mengenai bidang setudi pilihan atau jutusan apa yang akan mereka pilih nanti.
Bila memilih Ipa akan ada peraktek biologi, kimia sama fisika di dalamnya.
Bila bahasa akan ada perektek berbagai macam bahasa.
Bila Ips peraktenya mengenai ekonomi, sosiologi akutansi dan banyak lagi jurusan yang bisa mereka pilih dan harus melewati berbagai peraktek.
Mira ingin mengambil jurusan bahasa , Ips dan IT tetapi tidak bisa. karena hanya bisa mengambil satu jurusan saja. Jadi Mira akan mengambil Ips untuk jurusannya sedangkan Bahasa dan IT bisa dia pelajari di luar sekolah.
__ADS_1