Perjuangan Gadis Desa

Perjuangan Gadis Desa
Ujian Kelulusan


__ADS_3

Hari berlalu dengan cepat hari ini adalah hari di mulainya ujian kelulusan. Setiap siswa kelas 3 sudah mempersiapkan diri untuk hari ini.


Semua ingin cepat lulus dan memulai kehidupan baru di bangku SMA...


Banyak dari mereka berpikir masa SMA adalah masa yang paling indah dan paling di nanti. Semua berpikir menjadi murid SMA itu hal yang sangat menyenangkan untuk mereka.


Tanpa mereka tau, masa SMA adalah masa paling sulit untuk di lewati. Masa dimana banyak sekali godaan dan cobaan untuk mereka. Banyak yang gagal saat sudah menjadi murid SMA, tapi tidak sedikit juga yang berhasil melewatinya.


Semua hal itu tergantung cara mereka bergaul dan memanfaatkan waktu. Karena pada saat itu sebenarnya adalah oenentu masa depan mereka.


Mira dan Widi sangat siap dengan Ujian ini, mereka sudah melewati banyak ujian sebelum ujian ini. Dan sekarang adalah ujian penentuan untuk mereka.


Selain Mira dan Widi hal ini juga berlaku untuk Anton, Dia juga mengikuti ujian, tetapi bedanya dia melakukannya di sebuah yayasan. Karena para guru di sekolahnya mengatur temapt itu untuk dia ikut ujian. Hal ini karena mereka ingin menjauhkan Anton dengan Bima. Tetapi tindakan ini sangat Anton sayangkan, dia pasti akan membalas semua orang yang pernah berlaku buruk kepadanya. Anton akan menerima hal ini dulu sebelum nanti dia siap untuk membalas semua orang. Itulah keinginan hati Anton sekarang.


Mira, Widi atau Anton semua sangat siap untuk memulai ujian dan menyongsong masa depan mereka.


Walaupun untuk ujian percepatan kelas hasilnya belum di umumkan. Tetapi Mira atau Widi yakin mereka lolos.


" Mir, kamu dapat ruangan mana? "

__ADS_1


" aku 1A kamu ruangan mana? "


" Aku 2A"


" Kita sebrangan dong Wid... "


" Iya seberangan kelasnya... aku kesel deh Mir, kenapa kita beda kelas ya.. "


" Takut kita saling bantu untuk nyontek kali... heheheh"


" ah kamu masih aja ngelawak.. "


" Habis kamu tau kalau pembagian kelas berdasarkan nomor absen, jadi kita jelas gak akan satu kelas. Nomor absen kita kan jauh. "


" Tergantung apa mereka berani minta sama aku gak... "


" hehehe kamu itu ya, sejak kejadian dulu itu, banyak yang segan untuk ngomong sama kamu tau.. "


" Tau, karena itu juga aku bilang, kalau ada yang berani minta ya bisa jadi aku kasi. "

__ADS_1


" Apa kamu tega gak kasi mereka? "


" Tega, karena aku belajar banyak hal dari yang udah pernah aku lewati, semua orang hanya ingin mencari keuntungan saja saat menjalin pertemanan. Simbiosi mutualisme antara manusia itu yang aku pelajari sekarang dari pengalaman aku Wid. "


" Benar juga, kalau tidak menguntungkan mereka tidak akan mau berteman dengan kita. Eh.. ... tapi aku beda ya.... "


" iya... aku tau Wid.... kamu beda.


untuk mencari satu teman sejati itu sangat sulit. dari ribuan orang mungkin hanya satu orang yang menjadi teman yang tulus.


aku beruntung memiliki kamu sebagai teman terbaik aku. "


" aku juga beruntung Mir,"


" ya udah sana ke kelas kamu. aku juga mau siap siap untuk ujian nanti. "


" iya udah aku ke kelas dulu ya... nanti selesai ujian tunggu aku pulangnya ok... "


" ok... siapapun yang duluan selesai tungguin yang belum selesai ya... "

__ADS_1


"iya.. bye.. "


Mira dan widi selalu begitu dalam melewati hari mereka di SMP dan berharap nanti di SMA mereka juga bisa bersama begini.


__ADS_2